Kejaksaan Negeri Pasaman Barat tahan mantan Direktur RSUD

Elshinta
Sabtu, 13 Agustus 2022 - 09:41 WIB |
Kejaksaan Negeri Pasaman Barat tahan mantan Direktur RSUD
Mantan Direktur RSUD Pasaman Barat BS saat ditahan tim penyidik Kejaksaan Negeri Pasaman Barat terkait kasus dugaan tindak pidana pembangunan RSUD tahun anggaran 2018-2020, Jumat. (ANTARA/Altas Maulana).

Elshinta.com - Kejaksaan Negeri Pasaman Barat, Sumatera Barat kembali melakukan penahanan terhadap mantan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) inisial BS terkait perkara dugaan kasus korupsi pembangunan RSUD tahun anggaran 2018-2020.

Kepala Kejaksaan Negeri Pasaman Barat Ginanjar Cahya Permana melalui Kepala Seksi (Kasi) Intel Elianto dan Kasi Pidana Khusus Andi Suryadi di Simpang Empat, Jumat mengatakan, tersangka merupakan Pengguna Anggaran dan Pejabat Pembuat Komitmen pada pembangunan RSUD itu.

"Sebelumnya tersangka sudah terlebih dahulu ditetapkan sebagai tersangka pada 28 Juli 2022," katanya.

Ketika itu, kata dia, penyidik akan melakukan penahanan. Setelah selesai dilakukan pemeriksaan kesehatan dan dinyatakan sehat, namun ketika akan dibawa untuk dititip di rumah tahanan Polres Pasaman Barat, tiba-tiba jatuh pingsan sehingga tersangka dibawa ke Rumah Sakit Ibnu Sina untuk dirawat intensif.

Kemudian setelah menjalani perawatan selama tujuh hari dan dinyatakan sudah sehat, penyidik kembali memanggil tersangka untuk kembali diperiksa sebagai tersangka pada Jumat (12/8).

Setelah selesai diperiksa sebagai tersangka pada pukul 17.00 WIB akhirnya tersangka ditahan dan dititipkan ke rumah tahanan Polres Pasaman Barat.

Ia menjelaskan penahanan terhadap tersangka merupakan lanjutan pengembangan penyidikan dalam pembangunan RSUD Pasaman Barat yang anggarannya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2018-2020 (multi years) dengan nilai kontrak sebesar Rp134.859.961.000.

Berdasarkan hasil audit ahli teknis kerugian fisik yang ditimbulkan dari mark up dan kekurangan volume pekerjaan ditemukan sebesar Rp20 miliar dan penyidik telah memenuhi dua alat bukti yang cukup keterlibatannya di dalam pembangunan RSUD itu.

Sebelum dilakukan penahanan, terhadap tersangka dilakukan pemeriksaan kesehatan dan tes usap COVID-19.

Setelah dinyatakan sehat dan negatif COVID-19 kemudian langsung diantarkan dan dititipkan ke Rutan Polres Pasaman Barat selama 20 hari ke depan.

Hingga saat ini Kejaksaan Negeri Pasaman Barat telah menetapkan tujuh tersangka dalam kasus pembangunan RSUD itu.

Ketujuh tersangka itu adalah Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) inisial NI, penghubung atau pihak ketiga inisial HM, Direktur PT MAM Energindo inisial AA, Penggunaan Anggaran kegiatan atau mantan Direktur RSUD yang juga sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) inisial Y, BS, HW dan Direktur Manajemen Konstruksi inisial MY.

"Enam orang di antaranya sudah ditahan di rumah tahanan Polres Pasaman Barat dan satu orang tersangka HW dibantarkan atau memperoleh perawatan di Rumah Sakit Ibnu Sina Yarsi karena mengalami pingsan ketika mau dititipkan di rumah tahanan Polres," katanya.

Ia menegaskan perkara mega proyek ini terus dikembangkan dan didalami karena diperkirakan tersangka baru akan ada lagi dalam waktu dekat. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Jampidsus ingatkan jajaran tak takut hadapi perlawanan para koruptor
Rabu, 28 September 2022 - 09:23 WIB

Jampidsus ingatkan jajaran tak takut hadapi perlawanan para koruptor

Elshinta.com, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah mengingatkan jajar...
Polres Serang tangkap tersangka pembuang bayi ke tong sampah
Rabu, 28 September 2022 - 07:43 WIB

Polres Serang tangkap tersangka pembuang bayi ke tong sampah

Elshinta.com, Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Serang, Polda Banten menangkap tersang...
Kejari Karawang tuntaskan tahap pemeriksaan kasus korupsi pokir DPRD
Rabu, 28 September 2022 - 07:31 WIB

Kejari Karawang tuntaskan tahap pemeriksaan kasus korupsi pokir DPRD

Elshinta.com, Kejaksaan Negeri Kabupaten Karawang, Jawa Barat menuntaskan tahapan pemeriksaan terkai...
Polri latih 264 personel pengawal VVIP G20 adaptasi kendaraan listrik
Selasa, 27 September 2022 - 23:59 WIB

Polri latih 264 personel pengawal VVIP G20 adaptasi kendaraan listrik

Elshinta.com, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri melatih 264 personel pengawal tamu VVIP KTT G20 be...
Muhammadiyah: Keputusan Polri tolak banding Ferdy Sambo tepat dan adil
Selasa, 27 September 2022 - 23:47 WIB

Muhammadiyah: Keputusan Polri tolak banding Ferdy Sambo tepat dan adil

Elshinta.com, Sekretaris Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Abdul Mu`ti mengatakan keputusan Polri men...
Polres Kediri tetapkan 15 tersangka bentrok anggota perguruan silat
Selasa, 27 September 2022 - 22:49 WIB

Polres Kediri tetapkan 15 tersangka bentrok anggota perguruan silat

Elshinta.com, Aparat Kepolisian Resor Kediri, Jawa Timur, menetapkan 15 orang tersangka dalam kasus ...
Sidang migor, terdakwa bantah beri uang pengaruhi kebijakan Kemendag
Selasa, 27 September 2022 - 22:27 WIB

Sidang migor, terdakwa bantah beri uang pengaruhi kebijakan Kemendag

Elshinta.com, Terdakwa kasus korupsi izin persetujuan ekspor (PE) minyak sawit atau crude palm oil (...
 Cegah korupsi di lingkungan MA, ini kata Ketua KPK Firli Bahuri
Selasa, 27 September 2022 - 21:05 WIB

Cegah korupsi di lingkungan MA, ini kata Ketua KPK Firli Bahuri

Elshinta.com, Ketua KPK Firli Bahuri menyampaikan, setidaknya terdapat beberapa upaya yang bisa dila...
Penyidik evaluasi kesehatan Putri Candrawathi jelang berkas P-21
Selasa, 27 September 2022 - 17:22 WIB

Penyidik evaluasi kesehatan Putri Candrawathi jelang berkas P-21

Elshinta.com, Tim penyidik Polri saat ini fokus melakukan evaluasi mengenai kesehatan Putri Candraw...
Mantan Kasubnit Reskrim Polrestro Jaksel disanksi demosi tiga tahun
Selasa, 27 September 2022 - 12:42 WIB

Mantan Kasubnit Reskrim Polrestro Jaksel disanksi demosi tiga tahun

Elshinta.com, Pimpinan Sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) menjatuhkan sanksi administratif berupa ...

InfodariAnda (IdA)