Total 16 perwira Polri ditempatkan di Patsus langgar etik

Elshinta
Sabtu, 13 Agustus 2022 - 12:41 WIB |
Total 16 perwira Polri ditempatkan di Patsus langgar etik
Arsif foto - Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo (kedua kiri) bersama Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi (kiri) Karopenmas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan (kedua kanan) memberikan keterangan pers di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Kamis (11/8/2022). ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/tom.

Elshinta.com - Penyidik Inspektorat Khusus (Itsus) menempatkan 16 perwira Polri di tempat khusus atas dugaan pelanggaran etik kepolisian, tidak profesional dalam menangani tempat kejadian perkara penembakan Brigadir J di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu, menyebutkan jumlah ini bertambah dari hari sebelumnya, Kamis (11/8) sebanyak 12 orang.

"Jumlah sampai dengan hari ini 16 orang telah ditempatkan di tempat khusus (patsus)," ungkap Dedi.

Dedi menjelaskan, hasil pemeriksaan dan gelar perkara yang dilakukan Jumat (12/8) malam ditetapkan empat orang perwira menengah (Pamen) di Polda Metro Jaya menjalankan penempatan khusus di Biro Provost Mabes Polri.

"Empat pamen PMJ itu terdiri tiga AKBP dan satu kompol," ujarnya.

Sehingga, lanjut jenderal bintang dua itu, sudah 16 orang perwira Polri yang ditempatkan di tempat khusus karena melanggar prosedur penanganan TKP tewasnya Brigadir J. Ke 16 orang tersebut ditempatkan di dua tempat berbeda, yakni Provost Mabes Polri dan Mako Brimob, Kelapa Dua Depok, Jabar. 

"Jadi enam orang di Mako dan 10 orang di Provost," ucap Dedi.

Sehari sebelumnya, Jumat (12/8), penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri menghentikan dua laporan Polisi terkait TKP Duren Tiga yang sebelumnya dilayangkan ke Polres Metro Jakarta Selatan, lalu kemudian ditarik ke Polda Metro Jaya.

Dua laporan polisi itu adalah laporan dugaan pelecehan seksual yang dilaporkan Putri Candrawathi dan laporan kekerasan atau ancaman pembunuhan yang dilaporkan anggota Polres Metro Jakarta Selatan dengan korban Bharada Richard Eliezer atau Bharada E. Kedua laporan ini, melaporkan Brigadir J sebagai terlapor.

Direktur Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri Brigjen Pol. Andi Rian Djajadi menyebutkan, kedua laporan polisi itu sebagai upaya obstraction of justice atau menghalang-halangi penegakan hukum penyidikan dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J, sehingga dihentikan laporannya.

Sebelumnya diberitakan, Selasa (9/8), Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa ada puluhan personel Polri diduga melakukan pelanggaran Kode Etik Profesi Polri dalam penanganan TKP Duren Tiga.

Jumlah tersebut kemungkinan akan bertambah seiring penyidikan dan pemeriksaan yang dilakukan oleh Tim Itsus Polri.

Pemeriksaan yang dilakukan tim khusus terhadap pelanggaran kode etik profesi Polri atau pun tindakan untuk merusak menghilangkan barang bukti, mengaburkan dan merekayasa dengan melakukan mutasi, ke Pelayanan Markas (Yanma) Polri.

Dalam peristiwa ini Timsus telah menetapkan empat orang sebagai tersangka, yakni Irjen Pol. Ferdy Sambo, Bharada E, Bribka RR dan KM. Keempat disangkakan dengan Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Polresta dan Pemkot Jambi koordinasi tangani geng motor di bawah umur
Kamis, 29 September 2022 - 12:11 WIB

Polresta dan Pemkot Jambi koordinasi tangani geng motor di bawah umur

Elshinta.com, Polresta Jambi dan Pemerintah Kota Jambi koordinasi dan menggodok aturan untuk menanga...
KPK yakin pengalaman Johanis Tanak mampu perkuat pemberantasan korupsi
Kamis, 29 September 2022 - 11:59 WIB

KPK yakin pengalaman Johanis Tanak mampu perkuat pemberantasan korupsi

Elshinta.com, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meyakini pengalaman Johanis Tanak di Kejaksaan Agun...
Pameran UMKM Lebak tampilkan kerajinan warga binaan lapas
Kamis, 29 September 2022 - 07:01 WIB

Pameran UMKM Lebak tampilkan kerajinan warga binaan lapas

Elshinta.com, Pameran produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Kabupaten Lebak, Provinsi Bante...
Polresta Mataram ungkap penipuan bermodus proyek sembako kampanye
Kamis, 29 September 2022 - 06:15 WIB

Polresta Mataram ungkap penipuan bermodus proyek sembako kampanye

Elshinta.com, Aparat Kepolisian Resor Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, mengungkap kasus dugaan pen...
Polres Bogor tangkap tersangka perdagangan anak
Kamis, 29 September 2022 - 00:11 WIB

Polres Bogor tangkap tersangka perdagangan anak

Elshinta.com, Polisi Resor Bogor di Jawa Barat menangkap pria berinisial SH (32) yang diduga melakuk...
Kejaksaan Agung nyatakan berkas Ferdy Sambo sudah lengkap
Rabu, 28 September 2022 - 23:11 WIB

Kejaksaan Agung nyatakan berkas Ferdy Sambo sudah lengkap

Elshinta.com, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Kejaksaan Agung Fadil Zumhana menyatakan berkas pe...
Polresta Tanjungpinang gerebek rumah penampungan pekerja migran ilegal
Rabu, 28 September 2022 - 22:37 WIB

Polresta Tanjungpinang gerebek rumah penampungan pekerja migran ilegal

Elshinta.com, Kepolisian Resor Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, menggerebek sebuah rumah kontraka...
KPK angkut satu koper dokumen usai agenda tertutup di Manokwari
Rabu, 28 September 2022 - 20:11 WIB

KPK angkut satu koper dokumen usai agenda tertutup di Manokwari

Elshinta.com, Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meninggalkan Markas Polresta Manokwari...
Respon saran Ketua KPK, MA mulai benahi sistem peradilan dan manajemen kelembagaan
Rabu, 28 September 2022 - 20:06 WIB

Respon saran Ketua KPK, MA mulai benahi sistem peradilan dan manajemen kelembagaan

Elshinta.com, Ketua KPK Firli Bahuri menyarankan sejumlah langkah perbaikan agar praktik korupsi tid...
Kerugian negara kasus korupsi dana sawit di Bengkulu capai Rp9 miliar
Rabu, 28 September 2022 - 17:35 WIB

Kerugian negara kasus korupsi dana sawit di Bengkulu capai Rp9 miliar

Elshinta.com, Kejaksaan Tinggi Bengkulu mengungkapkan jumlah kerugian negara yang timbul dari kasus ...

InfodariAnda (IdA)