Cicipi sorgum ala fine dining, Moeldoko puji kreasi siswa SMK PGRI 2 Kudus

Elshinta
Sabtu, 13 Agustus 2022 - 12:36 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Cicipi sorgum ala fine dining, Moeldoko puji kreasi siswa SMK PGRI 2 Kudus
Sumber foto: Sutini/elshinta.com.

Elshinta.com - Pemerintah saat ini mendorong pemanfaatan sorgum sebagai alternatif pengganti gandum, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko, pada Jumat (12/8), menyempatkan meninjau SMK PGRI 2 Kudus, Jawa Tengah yang mengelar kegiatan Festival Sorgum. Kegiatan ini antara lain diisi dengan kegiatan memasak yang diikuti oleh siswa kelas X hingga XII dan dibagi dalam delapan kelompok beranggotakan 2 orang. Setiap kelompok mengolah delapan jenis masakan berbeda dengan bahan dasar sorgum, yaitu bakwan jagung, nasi goreng, pisang goreng, bubur sumsum, cocogum (kukis), brownies tipis, lemon cupcake, dan muffin pisang. 

Mantan Panglima TNI tersebut kemudian juga mencicipi berbagai varian kuliner yang menggunakan sorgum sebagai bahan dasarnya. Ia menikmati berbagai sajian sorgum tersebut yang disajikan ala fine dining oleh para pelajar. Ia pun memuji kompetensi para siswa yang dinilainya mampu mengolah sorgum menjadi sajian kuliner bernilai tinggi. "Saya mengapresiasi adik-adik kita para pelajar di SMK PGRI 2 Kudus ini memiliki kreatifitas dan kompetensi yang luar biasa di bidang kuliner. Mereka sudah lebih dulu melihat potensi dan mau mengeksplorasi sorgum untuk diolah menjadi berbagai macam sajian yang menurut saya rasanya enak dan punya nilai jual. Saya kira ini patut menjadi contoh, khususnya untuk sekolah-sekolah yang memiliki jurusan yang sama dan bahkan juga para pelaku usaha kuliner lainnya. Jadi, ayo makan sorgum,” tutur Moeldoko seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini.
 
Kedelapan jenis masakan tersebut kemudian dicicipi dan dinilai oleh Moeldoko bersama dengan beberapa influencer di bidang kuliner, salah satunya Farida Nurhan. Moeldoko menikmati beragam sajian sorgum ini dengan konsep ala fine dining. Hasilnya ia mengakui semua jenis kuliner sorgum punya rasa yang enak dan akan mudah disukai oleh masyarakat Indonesia. Dalam proses pengolahan sorgum, SMK PGRI 2 Kudus yang merupakan binaan Djarum Foundation ini juga berkolaborasi dengan perkumpulan Aku Cinta Makanan Indonesia (ACMI) sebagai konsultan pengembangan bahan pangan lokal. "Tepung sorgum memiliki sifat gluten free jadi membutuhkan waktu lebih lama untuk menyatukan adonannya. Tetapi tepung sorgum ini memiliki indeks glikemik rendah sehingga sangat cocok digunakan oleh penderita diabetes, selain itu sorgum juga memiliki serat yang tinggi. Jadi sebenarnya sorgum sangat memiliki banyak manfaat namun belum banyak masyarakat yang mengetahui,”  terang
Santhi Serad Ketua ACMI
 
Salah satu pelajar SMK PGRI 2 Kudus yang mengikuti Festival Sorgum, M. Fauz Gamel, mengaku sangat senang bisa terlibat dalam proses kreatif pengolahan sajian makanan berbahan sorgum.
"Sebagai pelajar SMK yang memiliki keterampilan di bidang kuliner, kami merasa harus terlibat dan ikut mendukung program Presiden Jokowi dalam memanfaatkan sorgum sebagai pangan alternatif. Saya juga sangat bangga karena nasi goreng sorgum yang saya olah dinilai enak dan banyak yang suka. Harapannya saya memperkenalkan sorgum lewat sajian ini kepada masyarakat,” ujarnya.
 
Program Officer Bakti Pendidikan Djarum Foundation, Galuh Paskamagma mengungkapkan dalam menyajikan olahan sorgum tidak hanya membutuhkan hard skill tetapi juga soft skills. Para siswa harus kreatif dalam membuat resep, berpikir kritis dalam melakukan penyesuaian maupun substitusi tepung biasa ke tepung sorgum.
 
Untuk itu penerapan Merdeka Belajar di SMK PGRI 2 Kudus adalah langkah yang tepat untuk mempersiapkan bekal para pelajar untuk mengembangkan kemampuan sesuai dengan bakat dan passion di dunia kuliner.  
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Dinas Pendidikan Jayawijaya wajibkan siswa membaca 15 menit per hari
Selasa, 27 September 2022 - 23:01 WIB

Dinas Pendidikan Jayawijaya wajibkan siswa membaca 15 menit per hari

Elshinta.com, Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya Provinsi Papua mewajibkan siswa sekolah dasar (S...
 Turut cerdaskan anak bangsa, Satgas Yonif 126/KC jadi guru di sekolah perbatasan Papua
Senin, 26 September 2022 - 16:12 WIB

Turut cerdaskan anak bangsa, Satgas Yonif 126/KC jadi guru di sekolah perbatasan Papua

Elshinta.com, Personel Satgas Yonif 126/KC Pos Waris menjadi Guru Pendidik (Gadik) di SD Kanandega K...
Indonesia Belajar angkat wajah anak di Indonesia Timur, terus sekolah meski terbatas
Senin, 26 September 2022 - 10:55 WIB

Indonesia Belajar angkat wajah anak di Indonesia Timur, terus sekolah meski terbatas

Elshinta.com, Acara ini dibuat untuk menampik stigma negatif soal pendidikan di Timur Indonesia, sek...
 Kompetisi Roket Terkendali Tingkat SMP se-Kota Magelang 2022 kembali digelar
Minggu, 25 September 2022 - 19:23 WIB

Kompetisi Roket Terkendali Tingkat SMP se-Kota Magelang 2022 kembali digelar

Elshinta.com,
Mahasiswa Unma, luncurkan website Balagedogmart untuk Program GNRM
Minggu, 25 September 2022 - 18:07 WIB

Mahasiswa Unma, luncurkan website Balagedogmart untuk Program GNRM

Elshinta.com, Memasuki tahun ketiga Universitas Majalengka (Unma) mendapatkan Program Gerakan Nasion...
Indonesia Mengajar berbagi pengalaman abdi di pelosok timur Indonesia
Kamis, 22 September 2022 - 11:57 WIB

Indonesia Mengajar berbagi pengalaman abdi di pelosok timur Indonesia

Elshinta.com, Sejak tahun 2010, Indonesia Mengajar hadir melalui terobosan para Pengajar Muda yang d...
Kemendikbudristek: RPL tidak kurangi kualitas pendidikan
Kamis, 22 September 2022 - 11:36 WIB

Kemendikbudristek: RPL tidak kurangi kualitas pendidikan

Elshinta.com, Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Tekn...
 Tiga nama bakal rektor dibawa ke Majelis Wali Amanah UM
Rabu, 21 September 2022 - 17:46 WIB

Tiga nama bakal rektor dibawa ke Majelis Wali Amanah UM

Elshinta.com, Empat bakal calon rektor Universitas Negeri Malang (UM) saling beradu visi misi di dal...
P2G minta Kemendikbudristek bentuk pokja RUU Sisdiknas
Rabu, 21 September 2022 - 14:49 WIB

P2G minta Kemendikbudristek bentuk pokja RUU Sisdiknas

Elshinta.com, Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) meminta Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Rise...

InfodariAnda (IdA)