Nikotin bermanfaat jika dikonsumsi tepat dengan cara rendah risiko

Elshinta
Sabtu, 13 Agustus 2022 - 17:03 WIB |
Nikotin bermanfaat jika dikonsumsi tepat dengan cara rendah risiko
Pekerja meracik cairan rokok elektronik (vape) di industri kawasan Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (26/11/2019). Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia akan mendorong pembuatan good manufacturing proccess terkait proses produksi cairan nikotin murni kepada Kementerian Perindustrian. ANTARA FOTO/Umarul Faruq/pras.

Elshinta.com - Ahli Toksikologi dan akademisi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga Shoim Hidayat mengungkapkan bahwa nikotin sebetulnya memiliki beragam manfaat bagi tubuh manusia, asalkan dikonsumsi dalam jumlah tepat dan dengan cara yang rendah risiko.

"Misalnya, bagi orang yang sedang depresi, nikotin bisa membantu mengurangi rasa depresi yang sedang dihadapi," kata Shoim pada Sabtu.

Ia menambahkan nikotin juga bisa membantu mengeluarkan hormon-hormon yang dapat menimbulkan rasa senang dan mencegah sejumlah penyakit yang berhubungan dengan kinerja otak manusia seperti alzeimer dan parkinson.

Terlepas dari sejumlah manfaat yang ada, sama seperti bahan kimia lainnya, nikotin tak lepas dari pandangan negatif.

Kendati demikian, risiko nikotin bisa ditekan jika konsumsinya dijaga dalam dosis yang wajar serta dikonsumsi dengan cara yang lebih rendah risiko.

Salah satu praktik konsumsi nikotin yang lebih rendah risiko daripada melalui rokok adalah dengan memanfaatkan produk tembakau alternatif, seperti produk tembakau yang dipanaskan, rokok elektrik, dan kantong nikotin.

Berdasarkan sejumlah hasil kajian ilmiah, baik di dalam dan luar negeri, produk tembakau alternatif memiliki risiko hingga 90 persen - 95 persen lebih rendah dibandingkan rokok.

Untuk menghantarkan nikotin dari rokok, rokok dibakar yang suhunya bisa mencapai lebih dari 600 derajat. Proses pembakaran itu menghasilkan asap yang dapat memicu berbagai penyakit berbahaya. Sementara itu, nikotin yang dihantarkan melalui produk tembakau alternatif, seperti rokok elektrik dan produk tembakau dipanaskan, dilakukan melalui proses pemanasan dan tidak menghasilkan asap.

“Jadi, produk tembakau alternatif itu memiliki risiko rata-rata 90 persen lebih rendah daripada rokok karena produk ini tidak melalui proses pembakaran,” terang Shoim.

Efektivitas nikotin pada produk tembakau alternatif dalam mengintervensi kondisi seseorang dengan kondisi kesehatan mental telah dibuktikan dalam sebuah penelitian oleh Founder Center of Excellence for the Acceleration of Harm Reduction (CoEHAR) dari University of Catania Italy, Ricardo Polossa dan kawan-kawan terhadap 40 orang pasien skizofrenia.

Ricardo menyampaikan fakta ini dalam salah satu kegiatan Global Forum on Nicotine (GFN) yang bertema Benefits of Nicotine baru-baru ini. Mengutip hasil studi yang dipublikasikan pada laman National Institute of Health, sebuah institusi riset medis di bawah naungan Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan Amerika Serikat, prevalensi merokok pada pasien skizofrenia jauh lebih tinggi dibanding orang dewasa pada umumnya.

Namun, ketika diperkenalkan dengan produk tembakau alternatif, pasien skizofrenia tak hanya bisa beralih sepenuhnya dari rokok, tetapi juga tidak mengalami perburukan gejala psikotik selama penelitian meskipun dokter mengurangi dosis obat antipsikotik yang mereka konsumsi.

“Jadi, secara keseluruhan, kita memperbaiki kualitas hidup mereka dan mengurangi dosis obat antipsikotik,” jelas Ricardo.

Kendati demikian, temuan ini merupakan hasil dari pilot project dengan melibatkan pasien dalam jumlah terbatas. Pihaknya pun saat ini tengah mereplikasi studi yang sama dengan melibatkan lebih banyak partisipan lagi untuk menggali lebih dalam manfaat produk tembakau alternatif bagi perokok dewasa.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Benarkah kopi bagus untuk turunkan berat badan?
Selasa, 04 Oktober 2022 - 14:47 WIB

Benarkah kopi bagus untuk turunkan berat badan?

Elshinta.com, Kopi mungkin berperan dalam meningkatkan metabolisme tubuh dan mengurangi nafsu makan ...
Dokter: Olahraga aerobik cocok untuk cegah serangan jantung
Selasa, 04 Oktober 2022 - 13:59 WIB

Dokter: Olahraga aerobik cocok untuk cegah serangan jantung

Elshinta.com, Olahraga aerobik yang biasanya dilakukan dalam intensitas rendah dalam durasi lama bis...
Studi: Minum teh setiap hari turunkan risiko diabetes
Selasa, 04 Oktober 2022 - 13:35 WIB

Studi: Minum teh setiap hari turunkan risiko diabetes

Elshinta.com, Minum teh setiap hari dapat meningkatkan kesehatan, memperpanjang usia harapan hidup d...
Dokter: Konsumsi sayur segar dan tinggi serat jaga kesehatan jantung
Selasa, 04 Oktober 2022 - 06:45 WIB

Dokter: Konsumsi sayur segar dan tinggi serat jaga kesehatan jantung

Elshinta.com, Dokter spesialis penyakit jantung pembuluh darah menyebutkan konsumsi buah dan sayur s...
WaspadaI gejala meningitis sakit kepala yang tak kunjung sembuh
Senin, 03 Oktober 2022 - 22:11 WIB

WaspadaI gejala meningitis sakit kepala yang tak kunjung sembuh

Elshinta.com, Ahli kesehatan dokter spesialis saraf, dr Adisresti Diwyacitta, Sp.S berpesan kepada ...
Dokter sarankan orang tua periksakan mata anak sejak dini
Senin, 03 Oktober 2022 - 13:27 WIB

Dokter sarankan orang tua periksakan mata anak sejak dini

Elshinta.com, Dokter spesialis mata dr. Ratu Windi Meidiana, M.Ked (Oph), SpM menyarankan agar orang...
Dokter paparkan perawatan yang tepat pada orang dengan demensia
Senin, 03 Oktober 2022 - 10:59 WIB

Dokter paparkan perawatan yang tepat pada orang dengan demensia

Elshinta.com, Perawat di RSUI Ns. Hesti Rahayu, S.Kep, M.Kep, Sp.Kep.M.B mencontohkan perawatan yang...
Dokter: Pikun bisa serang orang yang masih muda
Senin, 03 Oktober 2022 - 10:37 WIB

Dokter: Pikun bisa serang orang yang masih muda

Elshinta.com, Dokter spesialis saraf dr Pukovisa Prawiroharjo, SpS(K), Ph.D, mengatakan pikun tidak ...
Dokter: Modifikasi gaya hidup penting untuk penderita diabetes
Senin, 03 Oktober 2022 - 06:15 WIB

Dokter: Modifikasi gaya hidup penting untuk penderita diabetes

Elshinta.com, Memodifikasi gaya hidup adalah salah satu solusi penting yang bisa diterapkan oleh pen...
Kapolsek Secanggang bantu 18 balita stunting dan dua orang dhuafa
Sabtu, 01 Oktober 2022 - 21:56 WIB

Kapolsek Secanggang bantu 18 balita stunting dan dua orang dhuafa

Elshinta.com, Kepala Kepolisian Sektor Secanggang, Polres Langkat, AKP Salija, membagikan bansos pak...

InfodariAnda (IdA)