Pesepak bola tewas tersambar petir saat menjalani laga persahabatan

Elshinta
Minggu, 14 Agustus 2022 - 00:01 WIB |
Pesepak bola tewas tersambar petir saat menjalani laga persahabatan
Personel Polsek Cisaat dan Polres Sukabumi Kota saat melakukan olah TKP kasus kematian seorang pesepak bola di Lapang Korpri, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jabar, Sabtu (13-8-2022). ANTARA/Aditia Aulia Rohman

Elshinta.com - Seorang pesepak bola meninggal di tempat akibat tersambar petir saat menjalani laga persahabatan antara Pepermi FC dan YGS FC di Lapang Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri), Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jabar, Sabtu.

"Korban meninggal dunia diketahui bernama Edi Kurniawan (45) warga Kampung Cangkorah, RT 008/004, Desa Cikaret, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi," kata Kapolres Sukabumi Kota AKBP S.Y. Zainal Abidin di Sukabumi, Sabtu.

Informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian, kejadian tersebut berawal saat laga persahabatan Pepermi FC versus YGS FC di Lapang Korpri Cisaat. Saat pertandingan baru memasuki menit ke-15, tiba-tiba petir menyambar beberapa kali.

Wasit yang melihat kondisi cuaca kurang bersahabat meminta pertandingan dihentikan sementara.

Namun, tiba-tiba petir menyambar kembali. Seluruh pemain, penonton, dan panitia terkejut melihat salah satu pemain Pepermi FC bernomor punggung 13 atas nama Edi Kurniawan tergelak di tengah lapang.

Petugas kesehatan pun langsung menuju tengah lapangan untuk memberikan pertolongan pertama. Akan tetapi, korban sama sekali tidak merespons, kemudian mereka bawa ke RS Betha Medika Cisaat untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, sayangnya nyawa pria yang berprofesi sebagai wiraswasta ini tidak tertolong.

Setelah visum et repertum, terdapat sejumlah luka bakar di beberapa bagian tubuhnya akibat sambaran petir. Setelah menjalani pemeriksaan, jenazah pesebak bola ini pun diserahkan kepada pihak keluarga untuk segera dimakamkan.

Sebelum terjadi musibah ini, kata Zainal, pihak pengelola stadion dan wasit meminta untuk menunda pertandingan karena hujan, apalagi beberapa kali bunyi petir.

Akan tetapi, sebelum wasit meniup peluit tanda penundaan pertandingan, petir menyambar lagi, kemudian mengenai salah seorang pemain sepak bola yang berada di tengah lapangan.

"Kami sudah memintai keterangan dari sejumlah saksi terkait dengan kejadian itu. Kasus kematian salah seorang pesepak bola tersebut murni akibat musibah atau tersambar petir," ujarnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Tragedi Kanjuruhan dan gas air mata
Senin, 03 Oktober 2022 - 11:23 WIB

Tragedi Kanjuruhan dan gas air mata

Elshinta.com, Sedikitnya ada delapan peristiwa maut di dalam stadion sepak bola yang didahului oleh ...
PSS Sleman dukung penghentian sementara Liga 1
Senin, 03 Oktober 2022 - 07:31 WIB

PSS Sleman dukung penghentian sementara Liga 1

Elshinta.com, Manajemen PSS Sleman mendukung keputusan operator kompetisi untuk menghentikan sementa...
PSSI: Kompetisi selain Liga 1 tetap berjalan pascakerusuhan Kanjuruhan
Senin, 03 Oktober 2022 - 06:45 WIB

PSSI: Kompetisi selain Liga 1 tetap berjalan pascakerusuhan Kanjuruhan

Elshinta.com, Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi memastikan seluruh kompetisi selain Liga 1 Indones...
Timnas Garuda INAF masih berpeluang rebut poin di laga terakhir
Senin, 03 Oktober 2022 - 06:31 WIB

Timnas Garuda INAF masih berpeluang rebut poin di laga terakhir

Elshinta.com, Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Amputasi Indonesia (PSAI) Yudi Yahya mengatakan, Tim n...
PSSI komunikasi dengan FIFA demi hindari sanksi pascakerusuhan Malang
Minggu, 02 Oktober 2022 - 18:55 WIB

PSSI komunikasi dengan FIFA demi hindari sanksi pascakerusuhan Malang

Elshinta.com, Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi mengatakan pihaknya terus menjalin komunikasi deng...
Pemprov Jatim fokus penanganan korban tragedi Kanjuruhan
Minggu, 02 Oktober 2022 - 14:44 WIB

Pemprov Jatim fokus penanganan korban tragedi Kanjuruhan

Elshinta.com, Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyatakan tengah fokus untuk memberikan penanganan kep...
Kapolda Jabar minta Bobotoh tak ke GBLA dampak Tragedi Kanjuruhan
Minggu, 02 Oktober 2022 - 14:22 WIB

Kapolda Jabar minta Bobotoh tak ke GBLA dampak Tragedi Kanjuruhan

Elshinta.com, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Suntana meminta pendukung Persib Bandung atau Bobotoh t...
Viking: Tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang jadi pelajaran berharga
Minggu, 02 Oktober 2022 - 13:35 WIB

Viking: Tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang jadi pelajaran berharga

Elshinta.com, Menanggapi tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur yang menewaskan 129 penont...
Polda Jabar: Laga Persib dan Persija ditunda dampak tragedi Kanjuruhan
Minggu, 02 Oktober 2022 - 11:36 WIB

Polda Jabar: Laga Persib dan Persija ditunda dampak tragedi Kanjuruhan

Elshinta.com, Polda Jawa Barat memastikan laga antara Persib Bandung dan Persija Jakarta ditunda ...
LIB hentikan Liga 1 Indonesia satu pekan setelah kerusuhan di Malang
Minggu, 02 Oktober 2022 - 10:58 WIB

LIB hentikan Liga 1 Indonesia satu pekan setelah kerusuhan di Malang

Elshinta.com, PT Liga Indonesia Baru (LIB) menghentikan Liga 1 Indonesia musim 2022-2023 selama satu...

InfodariAnda (IdA)