Tiga desa di Sulawesi sukses ekspor komoditas kelautan

Elshinta
Minggu, 14 Agustus 2022 - 08:01 WIB |
Tiga desa di Sulawesi sukses ekspor komoditas kelautan
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman (tengah) didamping Chief of Corporate Affairs PT Astra, Riza Deliansyah (dua kanan), Direktur Promosi dan Pemasaran Produk Unggulan Desa Kementerian PDDT, Syahrul (tiga kiri) saat pelepasan produk ekspor di Makassar, Sulawesi Selatan. ANTARA/HO-Astra International Tbk.

Elshinta.com - Tiga Desa Sejahtera Astra (DSA) binaan PT Astra International Tbk di daerah Wakatobi, Bombana dan Bone, Pulau Sulawesi sukses mengekspor komoditas bidang kelautan seperti perikanan, rumput laut dan minyak nilam ke berbagai negara seperti India, Pakistan dan Tiongkok.

"Melalui ekspor ini kami berharap perekonomian desa bisa terdorong sehingga mampu mengatasi kemiskinan dan pengangguran di desa," ujar Chief of Corporate Affairs PT Astra International Riza Deliansyah di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu.

Riza berharap pihaknya ke depan akan lebih banyak program yang dikolaborasikan antara Astra International dengan pemerintah demi mendorong perekonomian masyarakat pedesaan agar bisa memberikan kesejahteraan ke masyarakat.

"Sekarang ini ada 930 DSA. Melalui DSA, ada 19 ribu lebih tenaga kerja baru. Ada peningkatan pendapatan masyarakat, 88 persen meningkat. Ada 94 jenis produk unggulan, dengan nilai ekspor sudah mencapai Rp22 miliar," sebut dia.

Sebelumnya, Direktur Promosi dan Pemasaran Produk Unggulan Desa Kementerian PDDT, Syahrul saat menghadiri pelepasan ekspor dari tiga DSA di Wakatobi, Bombana, dan Bone di Makassar, menyampaikan perlu kolaborasi dengan semua pihak dalam meningkatkan perekonomian desa. Terutama yang masuk kategori desa tertinggal. Jika hanya pemerintah dan masyarakat desa saja, tidak bisa mengatasi persoalan ini. Ia pun mengapresiasi program DSA dari PT Astra International sebagai wujud kerja sama dengan swasta tersebut.

Untuk itu, kementerian akan menjadikan program DSA sebagai bagian dari rencana strategis tahu 2024, DSA jadi komponen program kementerian.

"Kami akan mengembangkan program DSA. Dengan kolaborasi ini, akan berdampak cepat," tuturnya.

Sejauh ini, ada 900 lebih desa yang diberikan perlakuan khusus dalam program DSA karena dianggap berkontribusi terhadap pengembangan desa-desa yang potensial, tapi masih tertinggal.

Keberhasilan program DSA ini menurut dia, terbukti dengan berhasilnya tiga DSA tersebut mengekspor perikanan senilai Rp1,4 miliar ke Amerika Serikat, minyak nilam senilai Rp4,7 miliar ke India dan Pakistan, serta rumput laut senilai Rp450 juta ke Tiongkok.

Sementara itu, Kementerian Perdagangan melalui Direktur Pengembangan Ekspor Produk Primer Kementerian Perdagangan Merry Maryati, mendorong pengembangan program tersebut. Bahkan pihaknya siap berkolaborasi untuk memperluas pasar ekspor dari produk-produk yang dihasilkan desa seperti DSA.

"Kami ada 46 perwakilan perdagangan luar negeri di 33 negara. Silakan diversifikasi pasar ekspor, agar lebih terbuka luas. Manfaatkan Indonesia Trade Center untuk memperluas pasar, tentunya harus sesuai dengan standar di negara tujuan," tambahnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
 7 warga terjangkit DBD, Pemdes Colo Kudus lakukan fogging
Kamis, 29 September 2022 - 19:48 WIB

7 warga terjangkit DBD, Pemdes Colo Kudus lakukan fogging

Elshinta.com, Maraknya kasus demam berdarah dengue (DBD) didesa Colo Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus ...
Bio Farma awali ekspor IndoVac dengan mendonasikan vaksin
Kamis, 29 September 2022 - 17:59 WIB

Bio Farma awali ekspor IndoVac dengan mendonasikan vaksin

Elshinta.com, Perusahaan BUMN di bidang farmasi PT Bio Farma (Persero) mengawali tahapan ekspor vaks...
Petani dan nelayan bangkit perkuat Lampung sebagai lumbung pangan
Kamis, 29 September 2022 - 17:47 WIB

Petani dan nelayan bangkit perkuat Lampung sebagai lumbung pangan

Elshinta.com, Menjaga produktivitas lahan pertanian dan hasil perikanan menjadi tugas penting yang h...
Kelompok Tani Sidrap: Produksi naik karena program Mandiri Benih Padi
Kamis, 29 September 2022 - 17:35 WIB

Kelompok Tani Sidrap: Produksi naik karena program Mandiri Benih Padi

Elshinta.com, Kelompok Tani Sejahtera di Desa Passeno, Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidrap, Provinsi...
Kementerian BUMN pastikan BUMN rugi tidak dapat PMN
Kamis, 29 September 2022 - 17:23 WIB

Kementerian BUMN pastikan BUMN rugi tidak dapat PMN

Elshinta.com, Staf Khusus (Stafsus) BUMN Arya Sinulingga memastikan BUMN yang rugi tidak akan mendap...
KLHK: Skema multi usaha tak berdampak buruk bagi kondisi hutan
Kamis, 29 September 2022 - 17:11 WIB

KLHK: Skema multi usaha tak berdampak buruk bagi kondisi hutan

Elshinta.com, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memasti...
Ketua IAGI: Konsep green city tepat diterapkan di IKN
Kamis, 29 September 2022 - 17:06 WIB

Ketua IAGI: Konsep green city tepat diterapkan di IKN

Elshinta.com, Konsep greencity yang akan dibangun di kawasan IKN sangat mungkin diterapkan.
Pekalongan optimalkan Jogo Kali antisipasi penumpukan sampah di sungai
Kamis, 29 September 2022 - 16:59 WIB

Pekalongan optimalkan Jogo Kali antisipasi penumpukan sampah di sungai

Elshinta.com, Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah, terus mengoptimalkan tim `Jogo Kali` guna men...
Kabuparen Luwu Utara usulkan bantuan 20 desa KAT ke Kemensos
Kamis, 29 September 2022 - 16:47 WIB

Kabuparen Luwu Utara usulkan bantuan 20 desa KAT ke Kemensos

Elshinta.com, Pemerintah Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan melalui Dinas Sosial mengusulkan pem...
Kementerian PUPR: Progres Bendungan Sepaku Semoi mencapai 63,5 persen
Kamis, 29 September 2022 - 16:35 WIB

Kementerian PUPR: Progres Bendungan Sepaku Semoi mencapai 63,5 persen

Elshinta.com, Direktur Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakya...

InfodariAnda (IdA)