Polisi tangkap Ketua AEKI Lampung karena gelapkan uang Rp1,6 miliar

Elshinta
Minggu, 14 Agustus 2022 - 08:15 WIB |
Polisi tangkap Ketua AEKI Lampung karena gelapkan uang Rp1,6 miliar
Polisi tangkap Ketua AEKI Lampung atas dugaan penggelapan uang Rp1,6 miliar. ANTARA/HO-Polda Lampung

Elshinta.com - Jajaran Subdit 3 Ditreskrimum Polda Lampung menangkap Ketua Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia (AEKI) Lampung Juprius atas dugaan tindak pidana penggelapan uang hasil penjualan kopi senilai Rp1,629 miliar.

"Jumlah itu merupakan total barang (kopi, red.) yang dititip jualkan korban kepada tersangka Juprius dengan volume 59.507 ton," kata Kasubdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Lampung Kompol. Rosef Efendi di Bandarlampung, Sabtu.

Ia menjelaskan kronologis kejadiannya. Pada tanggal 5 April 2017 korban atas nama SP mengirimkan kopi asker ke gudang milik tersangka sebanyak 59.507 ton. Barang yang dititipkan untuk dijual itu senilai Rp1.629.540.000,00.

Setelah dikurang dengan biaya administrasi, biaya bongkar, dan biaya pajak penghasilan (PPH) atas penjualan biji kopi tersebut, kata dia, janji akan dibayarkan 1 bulan kemudian.

Namun, kata dia, setelah kopi tersebut laku terjual, terlapor tidak beri uang hasil penjualan kopi tersebut kepada korban. Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian Rp1,629 miliar.

Atas kerugiannya itu, korban SP melaporkan kejadian tersebut ke Polda Lampung dengan Nomor LP/B-1428/ IX/2020/POLDA LPG/SPKT pada tanggal 16 September.

Polda Lampung lantas melakukan penyelidikan kasus tersebut, bahkan tersangka sempat masuk daftar pencarian orang (DPO) sejak 3 Juni 2022.

Setelah melakukan penyelidikan, pihaknya berhasil menemukan keberadaan JP. Pada hari Sabtu (30/7) JP ditangkap Subdit 3 Jatanras di IPB Convention Hotel Bogor, Jawa Barat.

Dari hasil penangkapan, JP diketahui sebagai Ketua AEKI Lampung.

Polisi menyita sejumlah barang bukti berupa 1 lembar nota PT Uppenas Comodities No. 000211 tanggal 5 April 2017 atas nama SP yang berisi penerimaan biji kopi dengan tagihan senilai Rp1.629.540.000,00, 1 lembar nota PT Uppenas Comodities No. 000218 tanggal 7 April 2017 a.n. SP yang berisi penerimaan biji kopi dengan tagihan senilai Rp1.321.250.000,00.

Selain itu, 1 lembar nota PT Uppenas Comodities No. 000224 tanggal 10 April 2017 a.n. SP yang berisi penerimaan biji kopi dengan tagihan senilai Rp228.030.000,00 dan menyisakan tagihan senilai Rp128.030.000,00, dan 1 lembar fotokopi bonggol CEK Nomor 182720 tanggal 11/09/2017 a.n. SP PJR senilai Rp1 miliar.

"Atas perbuatannya, tersangka JP dikenai Pasal 372 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara," kata Rosef.
 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
MRP Papua minta Lukas Enembe patuhi proses hukum di KPK
Sabtu, 01 Oktober 2022 - 18:36 WIB

MRP Papua minta Lukas Enembe patuhi proses hukum di KPK

Elshinta.com, Anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) Dorince Mehue meminta Gubernur Papua Lukas Enembe u...
Syarifuddin sebut OTT momentum perbaiki performa lembaga peradilan
Jumat, 30 September 2022 - 20:46 WIB

Syarifuddin sebut OTT momentum perbaiki performa lembaga peradilan

Elshinta.com, Ketua Mahkamah Agung (MA) M Syarifuddin mengajak seluruh jajaran di lingkungan MA dan ...
Polisi periksa kondisi psikologi Lesti Kejora terkait kasus KDRT
Jumat, 30 September 2022 - 19:45 WIB

Polisi periksa kondisi psikologi Lesti Kejora terkait kasus KDRT

Elshinta.com, Kepolisian segera melakukan pemeriksaan psikologi terhadap artis Lestiani alias Lesti ...
Meski dipenjara seumur hidup, Sunardi terus berkreasi
Jumat, 30 September 2022 - 17:11 WIB

Meski dipenjara seumur hidup, Sunardi terus berkreasi

Elshinta.com, Sunardi (40) asal Bondowoso Jawa Timur patut menjadi inspirasi. Warga Binaan Pemasyara...
Presiden Jokowi tandatangani surat pemecatan Ferdy Sambo
Jumat, 30 September 2022 - 16:25 WIB

Presiden Jokowi tandatangani surat pemecatan Ferdy Sambo

Elshinta.com, Presiden Joko Widodo sudah menandatangani surat pemecatan mantan kepala Divisi Profes...
Oknum polisi di Sultra dipecat akibat suap penerimaan casis Polri
Jumat, 30 September 2022 - 15:40 WIB

Oknum polisi di Sultra dipecat akibat suap penerimaan casis Polri

Elshinta.com, Oknum anggota Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara Brigadir Polisi Satu (Briptu...
Polisi dalami video pembunuhan warga sipil di Papua Barat
Jumat, 30 September 2022 - 15:29 WIB

Polisi dalami video pembunuhan warga sipil di Papua Barat

Elshinta.com, Kepolisian Daerah Provinsi Papua Barat masih mendalami video viral pembunuhan empat wa...
Polrestro Jaksel terima laporan penyanyi Lesti atas dugaan alami KDRT
Jumat, 30 September 2022 - 12:59 WIB

Polrestro Jaksel terima laporan penyanyi Lesti atas dugaan alami KDRT

Elshinta.com, Polres Metro Jakarta Selatan sudah menerima laporan penyanyi  Lesti Kejora atas dug...
Paulus Waterpauw mengutuk kebiadaban KKB
Jumat, 30 September 2022 - 11:47 WIB

Paulus Waterpauw mengutuk kebiadaban KKB

Elshinta.com, Penjabat Gubernur Papua Barat Paulus Waterpauw mengutuk keras serangan kelompok krimin...
Putri Candrawathi diinfokan ke Bareskrim jalani wajib lapor hari ini
Jumat, 30 September 2022 - 11:35 WIB

Putri Candrawathi diinfokan ke Bareskrim jalani wajib lapor hari ini

Elshinta.com, Istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, menjalani wajib lapor sebagai tersangka pembunuh...

InfodariAnda (IdA)