Karantina Kupang musnahkan ratusan kilogram daging asal Timor Leste

Elshinta
Senin, 15 Agustus 2022 - 18:36 WIB |
Karantina Kupang musnahkan ratusan kilogram daging asal Timor Leste
Sejumlah petugas Balai Karantina Klas I Kupang wilayah WIni bersama tim Gugus tugas memusnahkan daging olahan berkuku belah yang bisa menyebarkan PMK di PLBN Wini. ANTARA/Ho-Balai Karantina Kelas I Kupang

Elshinta.com - Balai Karantina Pertanian Kelas I Kupang memusnahkan 122 kilogram daging olahan berkuku belah asal Timor Leste yang masuk secara ilegal melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Wini, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).

Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Kupang Yulius Umbu H dihubungi dari Kupang, Senin mengatakan, ratusan kilogram daging mentah itu diperoleh setelah pihaknya melakukan operasi patuh pencegahan penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) di PLBN Wini.

“Operasi itu kami lakukan selama tiga pekan terakhir. Kami sita dari pelintas batas yang hendak memasuki wilayah Indonesia melalui PLBN Wini,” katanya.

Ia mengatakan bahwa, dari 122 kilogram daging mentah itu, terdapat 11 jenis barang-barang yang dimusnahkan, seperti daging babi olahan impor Brasil dalam bentuk sosis babi, daging babi goreng, kemudian daging ayam impor Brasil, Portugal dan China dengan total 78 bungkus.

Daging babi dan ayam yang ditemukan itu sudah diolah dalam bentuk sosis, dan juga kornet sehingga mudah menjadi penyebab dan penyebar PMK.

Disamping itu juga dimusnahkan juga beras, pisang dan serta ayam kampung yang ditemukan saat pelintas batas melalui jalur itu.

Penyitaan dan pemusnahan sejumlah makanan pembawa penyakit PMK itu dilakukan juga karena pelintas batas yang melewati PLBN Itu, tidak memiliki dokumen yang lengkap atau ilegal.

“Apalagi negara-negara seperti Brasil itu juga adalah negara zona merah PMK, sehingga rawat jika masuk ke Indonesia, apalagi NTT yang kini aman dari PMK,” tambah dia.

Lebih lanjut kata Yulius, operasi patuh selama ini terus dilakukan oleh pihak Karantina Pertanian Kupang bekerja sama dengan semua pihak mulai dari TNI, Polri dan instansi terkait lainnya.

Hal ini dilakukan untuk mencegah masuknya PMK di wilayah NTT, mengingat saat ini NTT menjadi provinsi dengan nihil kasus PMK dan menjadi satu-satunya provinsi pemasok Sapi dan hewan berkuku belah ke pulau Jawa dan Kalimantan.

"Kita tegas menolak semua produk olahan atau barang-barang yang bisa menjadi media penyebaran PMK," tegas Yulius.

Wilayah perbatasan Indonesia Timor Leste sendiri ujar dia menjadi perhatian serius dari Balai Karantina Pertanian Kelas I Kupang karena daerah perbatasan adalah daerah yang rawan masuknya daging yang bisa menyebarkan PMK.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Pakar: OTT suap urus perkara sinyal baik rombak sistem pengawasan MA
Senin, 26 September 2022 - 18:44 WIB

Pakar: OTT suap urus perkara sinyal baik rombak sistem pengawasan MA

Elshinta.com, Pakar hukum tata negara Bivitri Susanti berpendapat operasi tangkap tangan (OTT) dugaa...
Kuasa Hukum sebut Lukas Enembe tidak hadiri pemeriksaan karena sakit
Senin, 26 September 2022 - 18:26 WIB

Kuasa Hukum sebut Lukas Enembe tidak hadiri pemeriksaan karena sakit

Elshinta.com, Kuasa Hukum Gubernur Papua Lukas Enembe Stefanus Roy Rening mengatakan kliennya sedang...
Komnas HAM dorong terapkan pengadilan koneksitas adili kasus mutilasi
Senin, 26 September 2022 - 15:47 WIB

Komnas HAM dorong terapkan pengadilan koneksitas adili kasus mutilasi

Elshinta.com, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI mendorong penerapan pengadilan konek...
Kapolda: Kelalaian dalam peristiwa ledakan di aspol Sukoharjo didalami
Senin, 26 September 2022 - 14:14 WIB

Kapolda: Kelalaian dalam peristiwa ledakan di aspol Sukoharjo didalami

Elshinta.com, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Ahmad Luthfi belum bisa memastikan kemungkinan adanya u...
KPK panggil dua saksi terkait kasus Lukas Enembe
Senin, 26 September 2022 - 13:24 WIB

KPK panggil dua saksi terkait kasus Lukas Enembe

Elshinta.com, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil dua orang saksi, Senin (26/9), dalam peny...
Kapolri mutasi 30 perwira ke sejumlah jabatan
Senin, 26 September 2022 - 12:50 WIB

Kapolri mutasi 30 perwira ke sejumlah jabatan

Elshinta.com, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menerbitkan surat telegram mutasi 30 perwir...
Pendeta Alberth Yoku: Tindakan korupsi Lukas Enembe tanggung jawab pribadi
Senin, 26 September 2022 - 11:46 WIB

Pendeta Alberth Yoku: Tindakan korupsi Lukas Enembe tanggung jawab pribadi

Elshinta.com, Penetapan Lukas Enembe (LE) sebagai tersangka dalam kasus korupsi oleh Komisi Pemberan...
Guru yang dianiaya muridnya minta tersangka dihukum ringan
Senin, 26 September 2022 - 11:38 WIB

Guru yang dianiaya muridnya minta tersangka dihukum ringan

Elshinta.com, Theresia Afrinsia Darna (53), guru SMA asal Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) yan...
BUMN perkuat fondasi transformasi fungsi hukum
Senin, 26 September 2022 - 10:35 WIB

BUMN perkuat fondasi transformasi fungsi hukum

Elshinta.com, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bekerjasama dengan Forum Hukum BUMN mengge...
Korupsi BPNT, eks Kadinsos Kota Kediri divonis 6 tahun penjara
Senin, 26 September 2022 - 10:27 WIB

Korupsi BPNT, eks Kadinsos Kota Kediri divonis 6 tahun penjara

Elshinta.com, Mantan Kepala Dinas Sosial Kota Kediri, Jawa Timur, Triyono Kutut Purwanto divonis ber...

InfodariAnda (IdA)