Warga Gunung Sahari khawatir rencana eksekusi lahan oleh mafia tanah

Elshinta
Selasa, 16 Agustus 2022 - 07:15 WIB |
Warga Gunung Sahari khawatir rencana eksekusi lahan oleh mafia tanah
Warga RT 10/01 Kelurahan Gunung Sahari Selatan, Kemayoran, Jakarta Pusat berkumpul untuk meminta pendampingan terkait rencana pengosongan lahan di wilayah tersebut, Senin (15/8/2022). ANTARA/ Dokumentasi Pribadi

Elshinta.com - Puluhan warga RT 10/01 Kelurahan Gunung Sahari Selatan, Kemayoran, Jakarta Pusat mengkhawatirkan adanya rencana eksekusi lahan yang selama ini menjadi tempat tinggal mereka oleh mafia tanah.

Ketua RT10/01 Kelurahan Gunung Sahari Selatan, Hana Hamdani di Jakarta, Senin, mengatakan rencana eksekusi lahan dan bangunan itu dilakukan melalui Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dalam waktu dekat.

Namun, warga yang umumnya berusia lanjut (lansia) serta sudah puluhan tahun menetap di lokasi itu, mengaku tidak mendapatkan pemberitahuan apapun akan ada eksekusi lahan dan bangunan.

"Kami takut eksekusi dilakukan tiba-tiba. Di sini ada sembilan bangunan tempat tinggal yang dihuni sembilan KK dengan puluhan warga yang menetap," kata Hana saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin.

Adapun rencana eksekusi pengosongan lahan di wilayah RT 10 Gunung Sahari Selatan itu menyusul adanya amar putusan PN Jakarta Pusat No.256/Pdt.G/2018/PN.Jks.Pst jo Putusan PT DKI Jakarta No.221/PDT/2019/PT.DKI Jo Putusan Kasasi Mahkamah Agung No.510 K/Pdt/2020.

Salah satu warga RT 10, Iwan, mengatakan  rencana eksekusi lahan tempat tinggalnya itu tidak lepas dari dugaan adanya mafia tanah. Sebab, terdapat cacat prosedur pada sertifikat HGB No.188.

"Di dalam arsip kantor BPN Jakarta Pusat terdapat dua salinan akte dengan nomor dan tanggal yang sama, namun terdapat perbedaan hak di mana yang pertama adalah Akte Jual Beli rumah dan pelepasan hak, sedangkan yang kedua, Akte Jual Beli rumah dan pengoperan hak," kata dia.

Selain itu, pada saat pengukuran dan peninjauan di lapangan, pihak RT/RW serta kelurahan tidak pernah diinformasikan.

Begitu juga dengan warga yang tidak melihat adanya petugas BPN yang melakukan pengukuran sehingga diduga adanya permainan rekayasa oknum mafia tanah.

Warga pun meminta Kementerian ATR/BPN untuk melakukan pendampingan guna memberantas mafia tanah.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Polisi pastikan Lesti Kejora alami KDRT dari suaminya Rizky Billar
Jumat, 30 September 2022 - 18:26 WIB

Polisi pastikan Lesti Kejora alami KDRT dari suaminya Rizky Billar

Elshinta.com, Polda Metro Jaya memastikan artis Lestiani alias Lesti Kejora  mengalami tindak pidan...
Dishub Tangerang terapkan pembayaran non tunai untuk pembuatan KIR
Jumat, 30 September 2022 - 13:44 WIB

Dishub Tangerang terapkan pembayaran non tunai untuk pembuatan KIR

Elshinta.com, Dinas Perhubungan kabupaten Tangerang saat ini sudah menerapkan pembayaran secara non ...
Pemkot Jakbar minta guru SD jalankan fungsi bimbingan konseling
Jumat, 30 September 2022 - 07:33 WIB

Pemkot Jakbar minta guru SD jalankan fungsi bimbingan konseling

Elshinta.com, Pemerintah Kota Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) meminta seluruh guru Sekolah Dasar (SD) ...
Dua kebakaran terjadi di Jakarta Jumat dini hari
Jumat, 30 September 2022 - 07:09 WIB

Dua kebakaran terjadi di Jakarta Jumat dini hari

Elshinta.com, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat ada dua kebakaran yang...
Jumat, DKI Jakarta diprakirakan cerah berawan pagi hari
Jumat, 30 September 2022 - 06:57 WIB

Jumat, DKI Jakarta diprakirakan cerah berawan pagi hari

Elshinta.com, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan seluruh wilayah DKI...
Jakbar ajukan tiga sekolah berkonsep `Net Zero Carbon`
Kamis, 29 September 2022 - 21:55 WIB

Jakbar ajukan tiga sekolah berkonsep `Net Zero Carbon`

Elshinta.com, Pemerintah Kota Jakarta Barat mengajukan usul kepada Suku Dinas Pendidikan setempat un...
99 persen KPM di Jakpus telah terima BLT BBM
Kamis, 29 September 2022 - 16:01 WIB

99 persen KPM di Jakpus telah terima BLT BBM

Elshinta.com, Sebanyak 47.477 dari 47.723 atau 99 persen Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Jakarta...
Sudinhub Jaktim rekayasa lalu lintas di Jalan Pendidikan Raya
Kamis, 29 September 2022 - 12:47 WIB

Sudinhub Jaktim rekayasa lalu lintas di Jalan Pendidikan Raya

Elshinta.com, Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur melakukan rekayasa arus lalu lintas di Jalan Pend...
Pemkot Jakarta Selatan gerebek lumpur untuk antisipasi banjir
Kamis, 29 September 2022 - 11:47 WIB

Pemkot Jakarta Selatan gerebek lumpur untuk antisipasi banjir

Elshinta.com, Pemerintah Kota Jakarta Selatan mengadakan gerebek lumpur guna mengantisipasi terjadin...
Target vaksinasi anti rabies di Jakut telah tercapai 81 persen
Kamis, 29 September 2022 - 10:59 WIB

Target vaksinasi anti rabies di Jakut telah tercapai 81 persen

Elshinta.com, Target pelaksanaan vaksinasi anti rabies di Jakarta Utara pada 2022 yang dilaksanakan ...

InfodariAnda (IdA)