Polisi terus usut pembunuhan ibu dan anak Subang usai setahun berlalu

Elshinta
Kamis, 18 Agustus 2022 - 21:57 WIB |
Polisi terus usut pembunuhan ibu dan anak Subang usai setahun berlalu
Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Ibrahim Tompo. ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi

Elshinta.com - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat (Jabar) masih terus mengusut kasus pembunuhan ibu dan anak di Desa Jalancagak, Kabupaten Subang, Jabar, setelah satu tahun kasus itu masih belum terungkap.

"Penyelidikan masih tetap dilakukan," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo, di Bandung, Kamis.

Adapun kasus pembunuhan itu diketahui terjadi tepat setahun sebelumnya, yakni pada 18 Agustus 2021.

Ibu dan anak yang bernama Tuti (55) dan Amelia (23) ditemukan meninggal di sebuah mobil yang ada di kediamannya.

Dia memastikan pihak kepolisian sudah berupaya semaksimal mungkin untuk bisa mengungkap pelaku pembunuhan tersebut.

Sejauh ini, kata dia, sudah ada sebanyak 122 saksi yang diperiksa terkait pembunuhan Tuti dan Amelia. Selain itu, menurutnya, polisi juga telah memeriksa 216 barang bukti.

Menurutnya, polisi juga telah melibatkan saksi dari kedokteran forensik, ahli DNA, dan kesehatan jiwa dalam rangka penyelidikan.

Namun, kata dia, polisi belum bisa mengungkap karena butuh kehati-hatian dalam menentukan tersangka.

"Kalau harapan dari pihak korban, kami juga sangat merasakan dan empati dengan kondisi itu, tapi langkah-langkah yang kami lakukan ini, penyidik juga tidak bisa gegabah untuk menetapkan tersangkanya," kata Ibrahim.

Menurut Ibrahim, kini pihaknya telah memperbolehkan keluarga korban untuk menggunakan kembali rumah yang menjadi tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan tersebut.

Pasalnya selama satu tahun berlalu, rumah tersebut sempat dipasang garis polisi, karena diamankan untuk kebutuhan penyelidikan kasus pembunuhan.

Meski begitu, ia memastikan pihaknya telah mengambil sejumlah barang bukti berkaitan dengan kasus pembunuhan itu untuk kebutuhan penyelidikan.

Selain itu, menurutnya, pihaknya juga telah meminta kepada pihak keluarga korban agar tidak mengubah kondisi rumah tersebut.

"Kemarin sudah menyampaikan untuk tidak mengubah (kondisi rumah)," kata dia lagi.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Polresta dan Pemkot Jambi koordinasi tangani geng motor di bawah umur
Kamis, 29 September 2022 - 12:11 WIB

Polresta dan Pemkot Jambi koordinasi tangani geng motor di bawah umur

Elshinta.com, Polresta Jambi dan Pemerintah Kota Jambi koordinasi dan menggodok aturan untuk menanga...
KPK yakin pengalaman Johanis Tanak mampu perkuat pemberantasan korupsi
Kamis, 29 September 2022 - 11:59 WIB

KPK yakin pengalaman Johanis Tanak mampu perkuat pemberantasan korupsi

Elshinta.com, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meyakini pengalaman Johanis Tanak di Kejaksaan Agun...
Pameran UMKM Lebak tampilkan kerajinan warga binaan lapas
Kamis, 29 September 2022 - 07:01 WIB

Pameran UMKM Lebak tampilkan kerajinan warga binaan lapas

Elshinta.com, Pameran produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Kabupaten Lebak, Provinsi Bante...
Polresta Mataram ungkap penipuan bermodus proyek sembako kampanye
Kamis, 29 September 2022 - 06:15 WIB

Polresta Mataram ungkap penipuan bermodus proyek sembako kampanye

Elshinta.com, Aparat Kepolisian Resor Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, mengungkap kasus dugaan pen...
Polres Bogor tangkap tersangka perdagangan anak
Kamis, 29 September 2022 - 00:11 WIB

Polres Bogor tangkap tersangka perdagangan anak

Elshinta.com, Polisi Resor Bogor di Jawa Barat menangkap pria berinisial SH (32) yang diduga melakuk...
Kejaksaan Agung nyatakan berkas Ferdy Sambo sudah lengkap
Rabu, 28 September 2022 - 23:11 WIB

Kejaksaan Agung nyatakan berkas Ferdy Sambo sudah lengkap

Elshinta.com, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Kejaksaan Agung Fadil Zumhana menyatakan berkas pe...
Polresta Tanjungpinang gerebek rumah penampungan pekerja migran ilegal
Rabu, 28 September 2022 - 22:37 WIB

Polresta Tanjungpinang gerebek rumah penampungan pekerja migran ilegal

Elshinta.com, Kepolisian Resor Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, menggerebek sebuah rumah kontraka...
KPK angkut satu koper dokumen usai agenda tertutup di Manokwari
Rabu, 28 September 2022 - 20:11 WIB

KPK angkut satu koper dokumen usai agenda tertutup di Manokwari

Elshinta.com, Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meninggalkan Markas Polresta Manokwari...
Respon saran Ketua KPK, MA mulai benahi sistem peradilan dan manajemen kelembagaan
Rabu, 28 September 2022 - 20:06 WIB

Respon saran Ketua KPK, MA mulai benahi sistem peradilan dan manajemen kelembagaan

Elshinta.com, Ketua KPK Firli Bahuri menyarankan sejumlah langkah perbaikan agar praktik korupsi tid...
Kerugian negara kasus korupsi dana sawit di Bengkulu capai Rp9 miliar
Rabu, 28 September 2022 - 17:35 WIB

Kerugian negara kasus korupsi dana sawit di Bengkulu capai Rp9 miliar

Elshinta.com, Kejaksaan Tinggi Bengkulu mengungkapkan jumlah kerugian negara yang timbul dari kasus ...

InfodariAnda (IdA)