Polrestabes Surabaya sita 90,7 kilogram sabu-sabu

Elshinta
Jumat, 19 Agustus 2022 - 06:45 WIB |
Polrestabes Surabaya sita 90,7 kilogram sabu-sabu
Kapolrestabes Surabaya Komisaris Besar Polisi Akhmad Yusep Gunawan menunjukkan barang bukti sabu-sabu dan menangkap delapan tersangka saat konferensi pers di Mapolrestabes di Surabaya, Kamis (18/8/2022). ANTARA/Didik Suhartono.

Elshinta.com - Aparat Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya menyita barang bukti narkotika, psikotropika dan obat terlarang (narkoba) jenis sabu-sabu seberat 90,7 kilogram.

Kapolrestabes Surabaya Komisaris Besar Polisi Akhmad Yusep Gunawan menjelaskan barang bukti tersebut diperoleh setelah menangkap komplotan pengedar narkoba yang berjumlah delapan orang.

"Dari delapan orang ini, kami juga menemukan barang bukti narkoba jenis ganja seberat 13,6 kilogram," katanya kepada wartawan di Surabaya, Kamis.

Delapan orang pengedar narkoba yang diringkus masing-masing berinisial RM, usia 38 tahun, AN (28), BA (27), AY (28), AL (25), CH (27), EK (27) dan AZ (24).

Menurut penyelidikan polisi, komplotan ini terafiliasi dengan jaringan pengedar narkoba dari negara China, yang masuk ke Indonesia melalui jalur transportasi laut dan darat.

"Pasokan narkoba dari China masuk ke Indonesia dari Sumatera, lalu ke Jakarta untuk selanjutnya diedarkan ke seluruh wilayah Pulau Jawa dan Kalimantan," ucap perwira menengah Polri tersebut.

Kapolrestabes Yusep juga menyampaikan delapan anggota komplotan yang telah dibekuk tersebut bertugas memasok dan mengedarkan narkoba untuk wilayah Kota Surabaya, Sidoarjo dan sekitarnya.

"Total barang bukti yang dapat kami sita nilainya sama dengan Rp90 miliar. Selain itu, angka untuk generasi muda yang dapat kita selamatkan dari bahaya narkoba sebanyak 1,2 juta orang,” katanya.

Kombes Pol Yusep mengungkapkan delapan orang dari jaringan komplotan pengedar narkoba ini maksimal terancam hukuman mati.

Selanjutnya, Kapolrestabes memastikan akan terus mengembangkan penyelidikan untuk memburu para pelaku lain yang terlibat dalam jaringan pengedar narkoba asal negara China tersebut.

Sebelumnya, aparat Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya juga telah mengungkap peredaran sabu-sabu seberat 36,3 kilogram.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Ajun Komisaris Besar Polisi Anton Elfrino Trisanto memastikan telah meringkus komplotan pengedar berjumlah tiga orang.

Dalam perkara ini, sabu-sabu seberat total 36,3 kilogram yang disita polisi paling banyak ditemukan di tempat penimbunan di Mojokerto.

Kapolres menyampaikan, dari ketiga pelaku tersebut juga menyita barang bukti berupa pil ekstasi sebanyak 4.997 butir dan pil koplo 11.509.000 butir.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Pengamat puji sikap MA, dorong terus berbenah pulihkan wibawa lembaga 
Kamis, 29 September 2022 - 20:12 WIB

Pengamat puji sikap MA, dorong terus berbenah pulihkan wibawa lembaga 

Elshinta.com, Respon Mahkamah Agung (MA) dalam menyikapi terbongkarnya dugaan korupsi yang melibatka...
Sidang kasus ekspor CPO, Saksi: Pelaku usaha bantu pemerintah atasi kelangkaan minyak goreng
Kamis, 29 September 2022 - 19:56 WIB

Sidang kasus ekspor CPO, Saksi: Pelaku usaha bantu pemerintah atasi kelangkaan minyak goreng

Elshinta.com, Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi  menyampaikan terimakasih kepada pelaku u...
MK tolak gugatan PKS terkait `presidential threshold`
Kamis, 29 September 2022 - 18:11 WIB

MK tolak gugatan PKS terkait `presidential threshold`

Elshinta.com, Mahkamah Konstitusi menolak gugatan pengujian Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang...
KPK periksa sejumlah pejabat dan karyawan Unila
Kamis, 29 September 2022 - 16:23 WIB

KPK periksa sejumlah pejabat dan karyawan Unila

Elshinta.com, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa sejumlah pejabat dan karyawan Universitas...
KPK segera panggil kembali Lukas Enembe
Kamis, 29 September 2022 - 15:50 WIB

KPK segera panggil kembali Lukas Enembe

Elshinta.com, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera mengirimkan kembali surat panggilan kepada G...
KPK periksa sejumlah pejabat dan karyawan Unila
Kamis, 29 September 2022 - 15:27 WIB

KPK periksa sejumlah pejabat dan karyawan Unila

Elshinta.com, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa sejumlah pejabat dan karyawan Universitas...
Polri pastikan tahap II tidak halangi Sidang Etik Brigjen HK
Kamis, 29 September 2022 - 15:15 WIB

Polri pastikan tahap II tidak halangi Sidang Etik Brigjen HK

Elshinta.com, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Ahmad R...
Usai P-21 Kejari Jaksel tunggu pelimpahan tahap II Ferdy Sambo dkk
Kamis, 29 September 2022 - 12:59 WIB

Usai P-21 Kejari Jaksel tunggu pelimpahan tahap II Ferdy Sambo dkk

Elshinta.com, Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan Syarief Sulaeman Nahdi mengatakan pihaknya men...
Polresta dan Pemkot Jambi koordinasi tangani geng motor di bawah umur
Kamis, 29 September 2022 - 12:11 WIB

Polresta dan Pemkot Jambi koordinasi tangani geng motor di bawah umur

Elshinta.com, Polresta Jambi dan Pemerintah Kota Jambi koordinasi dan menggodok aturan untuk menanga...
KPK yakin pengalaman Johanis Tanak mampu perkuat pemberantasan korupsi
Kamis, 29 September 2022 - 11:59 WIB

KPK yakin pengalaman Johanis Tanak mampu perkuat pemberantasan korupsi

Elshinta.com, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meyakini pengalaman Johanis Tanak di Kejaksaan Agun...

InfodariAnda (IdA)