Direktur AKABI Kementan optimistis Cawas bisa jadi `soybean village`

Elshinta
Jumat, 19 Agustus 2022 - 19:12 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
 Direktur AKABI Kementan optimistis Cawas bisa jadi `soybean village`
Sumber foto: Wiwik Endarwati/elshinta.com.

Elshinta.com - Gerakan merdeka panen kedelai bersama Kementerian Pertanian Republik Indonesia dan Bupati Klaten diselenggarakan di Desa Burikan, Kecamatan Cawas.

Hadir dalam kegiatan tersebut Direktur AKABI, Dekan Fakultas Teknologi Pertanian UGM, Kepala Dinas Pertanian & Perkebunan Provinsi Jawa Tengah, Dekan Fakultas Teknologi Pertanian UGM Yogyakarta, Bupati Klaten, Kepala OPD Kabupaten Klaten, Forkopimcam Cawas, Kelompok Tani dan tamu undangan lain. 

Acara diawali dengan kegiatan panen kedelai oleh Direktur AKABI dan Bupati Klaten dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan oleh Kepala Dinas Pertanian & Perkebunan Provinsi Jawa Tengah. Penghargaan tersebut diberikan kepada Kabupaten atas capaian Juara 2 Lomba Provitas Kedelai Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2022 dan Juara 2 Lomba Provitas Jagung Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2022. 

Bupati Klaten, Sri Mulyani mengapresiasi gerakan yang sangat membanggakan tersebut. Dirinya berharap dengan adanya gotong royong dari seluruh pihak maka Kabupaten Klaten dapat mewujudkan cita-citanya kedepan.  

“Gerakan ini sangat membanggakan. Semoga dengan gotong rotong kita ini bisa wujudkan cita-cita kita. Alhamdulillah, hari ini kita panen. Kita panen 3 bulan untuk merayakan HUT RI dengan hasil yang luar biasa. Tadi cek ubinannya menghasilkan 3,4 ton tiap hektarenya. Insyaallah, kita bisa swasembada kedelai,” tuturnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Wiwik Endarwati, Jumat (19/8). 

Direktur AKABI (Aneka Kacang dan Umbi) Kementerian Pertanian RI, Yuristiyanto menyampaikan panen kedelai tersebut adalah hadiah kemerdekaan dari Kabupaten Klaten karena hasilnya luar biasa yang semula hanya 1,7 ton saat ini dapat mencapai 3,4 ton per hektar. Dalam kesempatan yang sama, dirinya berharap Kecamatan Cawas kedepan dapat menjadi soybean village atau perkampungan kedelai yang mengembangkan dari hulu sampai hilir. 

“Panen kedelai ini adalah hadiah kemerdekaan dari Kabupaten Klaten karena hasilnya luar biasa yang semula hanya 1,7 ton hari ini bisa mencapai 3,4 ton per hektar. Kemudian yang kedua disini juga saya lihat semangatnya para petani luar biasa dengan pendampingan dari Fakultas Teknologi Pangan UGM semangat petani meningkat dan akhirnya saya berharap Kecamatan Cawas ini kedepan akan menjadi soybean village yaitu suatu perkampungan kedelai yang mengembangkan dari hulu sampai hilir jadi sampai ke pengolahan hasilnya di Kecamatan Cawas ini, dan ini akan saya pakai menjadi program pilot project saya di Direktorat Kacang dan Umbi untuk bisa nanti direplikasi di seluruh Indonesia,” jelasnya.

 Yuristiyanto menambahkan bahwa dampak dari soybean village tersebut sangat luar biasa dan yang paling penting adalah Kerjasama seluruh masyarakat untuk mendukung kebangkitan kedelai. Dengan bangkitnya kedelai, dirinya menambahkan bahwa Indonesia akan mensubtitusi impor sehingga Indonesia dapat menghemat devisa. 

“Dampak dari soybean village ini sangat luar biasa ya. Kami hari ini menyalurkan uang kurang lebih hanya 0,6 Miliar Rupiah, itu jatuhnya sekarang sudah sampai 10 Miliar Rupiah, itu artinya 1000% artinya program ini luar biasa dan yang terpenting lagi kita harus bersama-sama untuk mendukung kebangkitan kedelai. Dengan bangkitnya kedelai ini maka kita akan mensubtitusi impor sehingga kita dapat menghemat devisa untuk negeri ini. Semangat Bangsaku, Semangat Negeriku,” pungkasnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Perajin tahu Kulon Progo perkecil ukuran siasati harga kedelai
Senin, 03 Oktober 2022 - 18:56 WIB

Perajin tahu Kulon Progo perkecil ukuran siasati harga kedelai

Elshinta.com, Perajin tahu di Desa Ngentakrejo dan Tuksono, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Y...
Presiden Jokowi `groundbreaking` pabrik pipa di Batang
Senin, 03 Oktober 2022 - 15:45 WIB

Presiden Jokowi `groundbreaking` pabrik pipa di Batang

Elshinta.com, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan kerja ke Jawa Tengah, Senin, untuk m...
Kunjungan wisman naik 2.000 persen capai 1,73 juta hingga Agustus
Senin, 03 Oktober 2022 - 15:37 WIB

Kunjungan wisman naik 2.000 persen capai 1,73 juta hingga Agustus

Elshinta.com, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) k...
BPS: Bensin picu inflasi capai 5,95 persen
Senin, 03 Oktober 2022 - 14:38 WIB

BPS: Bensin picu inflasi capai 5,95 persen

Elshinta.com, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono menyebutkan bahwa bensin menjadi pemic...
BPS catat inflasi 1,17 persen pada September 2022
Senin, 03 Oktober 2022 - 13:56 WIB

BPS catat inflasi 1,17 persen pada September 2022

Elshinta.com, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi sebesar 1,17 persen pada September 2022 a...
BI sebut risiko inflasi lebihi empat persen masih tinggi hingga 2023
Senin, 03 Oktober 2022 - 12:06 WIB

BI sebut risiko inflasi lebihi empat persen masih tinggi hingga 2023

Elshinta.com, Deputi Gubernur Bank Indonesia Aida S Budiman menyebut risiko inflasi melebihi empat p...
Tinjau ATF 2023, Menparekraf merekomendasikan Arkamaya Sembung  
Senin, 03 Oktober 2022 - 10:08 WIB

Tinjau ATF 2023, Menparekraf merekomendasikan Arkamaya Sembung  

Elshinta.com, Pandemi COVID-19 yang terjadi selama dua tahun terakhir ini banyak memberikan dampak ...
Presiden Joko Widodo ingin pengusaha besar dan UMKM kompak
Senin, 03 Oktober 2022 - 09:57 WIB

Presiden Joko Widodo ingin pengusaha besar dan UMKM kompak

Elshinta.com, Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin agar pengusaha besar dan Usaha Mikro, Kecil dan M...
IHSG terkoreksi seiring pasar nantikan rilis data inflasi domestik
Senin, 03 Oktober 2022 - 09:48 WIB

IHSG terkoreksi seiring pasar nantikan rilis data inflasi domestik

Elshinta.com, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin pagi terkore...
Rupiah Senin pagi melemah 28 poin
Senin, 03 Oktober 2022 - 09:23 WIB

Rupiah Senin pagi melemah 28 poin

Elshinta.com, Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin pagi mel...

InfodariAnda (IdA)