Plt Bupati Langkat tegaskan sinergitas dan pembangunan dengan kepala desa
Plt Bupati Langkat Syah Afandin hadiri silaturahmi kepala desa (Kades) se Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, di salah satu hotel di Kabupaten Deli Serdang.

Elshinta.com - Plt Bupati Langkat Syah Afandin hadiri silaturahmi kepala desa (Kades) se Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, di salah satu hotel di Kabupaten Deli Serdang. Ketua Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Langkat, Hasan Basri menjelaskan silaturrahmi daerah Kades se- Langkat bersama Plt Bupati Langkat dan tiga anggota DPR RI Dapil Langkat, menjadi langkah mempererat tali persaudaraan untuk membangun desa.
"Bupati yang dekat dengan kades maka maju dan sejahtera Kabupaten Langkat. Keyakinan menghilangkan keragu-raguanmu," katanya menyampaikan tema acara.
Ketua Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia Tanjung mengucapkan selamat kepada 164 kades yang baru dilantik. Berjalannya pemilihan serentak aman dan sukses menandakan keberhasilannya. Menurutnya pembangunan di Indonesia sangat besar dan harus diawali dari desa. Untuk membangun daerah tidak hanya peran Bupati dan DPRD, semua tingkatan harus saling bersinergi baik ditingkat provinsi bahkan DPR RI dan pemerintah pusat juga harus ikut andil dalam pembangunan yang ada di Langkat.
Progres pembangunanya saat ini berkembang dan fokus pada pembangunan ditingkat desa. "Sekarang pembangunannya ke desa, jadi tidak mungkin tidak melibatkan kepala desa. Fokus pembangunan dari desa, kami siap untuk bersinergi membangun Langkat yang merupakan daerah pemilihan kami," katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, M Salim, Senin (22/8).
Anggota Komisi VII DPR menyatakan pihaknya akan ikut membangun Langkat sebagai wujud tanggung jawab sebagai DPR RI. "Langkat bagaimanapun harus dibangun, pembangunannya mulai dari desa ke atas. Kita harus bersama-sama, kami, kades dan bupati dipilih rakyat dan kita harus sama-sama membangun Langkat dari desa.
"Jadi kehadiran kami disini membangun sinergitas, dan berkomitmen membangun dari desa demi rakyat Langkat," ujarnya.
Anggota Komisi IX DPR RI, Delia Pratiwi Br Sitepu mengatakan agar jangan berfikir enak jadi kades. Sebab dana desa, harus berhati-hati mengunakan angaran tersebut, karena sebelumnya banyak kades bermasalah karena itu. Ia juga mengatakan agar kades jangan ragu berkonsultasi untuk membangun desanya dengan para DPR RI Dapil Langkat. Anggota DPR RI dari Langkat banyak ada di Komisi II, IV dan IX.
Sementara Plt Bupati Langkat mengatakan silaturahmi ini menjadi moment penting bagi dirinya untuk menyamakan sudut pandang dan persepsi membangun Langkat. Ia juga menjelaskan saat ini ada Rp70 triliun untuk dana desa dan menjadi pos yang tidak dipotong oleh pengaruh pilpres, pileg dan pilkada.
Dana desa dari 67 triliun naik jadi 70 triliun, menurutnya hal ini salah satu perjuangan anggota DPR RI dari daerah. "Saya memberikan apresiasi pada anggota DPR RI yang terus berjuang dan memberikan rambu-rambunya, tetap menjaga koridor dan tidak ada mau satupun kades nantinya berbuat salah. Kalau seandainya ada anak buah saya posisinya terjadi kesalahpahaman, tolong berkordinasi kepada saya," ujarnya.
"Saya yakin kepada tiga orang ini (anggota DPR RI) untuk berjuang demi Langkat. Karena tanpa bantuan pusat sulit membangun Langkat. Melihat dari APBD itu tidak cukup, sangat kecil dengan langkah posisi geografis hari ini, Langkat menjadi kabupaten terbesar nomor dua dengan jumlah penduduk terbesar ketiga di Sumut," katanya.
Dirinya pun kembali menyampaikan bahwa Langkat perlu satu program dari desa, yakni menciptakan lima sarjana melalui beasiswa dari masing-masing desa.