PM Malaysia: Keberadaan PMI di Malaysia bantu perekonomian dua negara

Elshinta
Selasa, 23 Agustus 2022 - 08:11 WIB | Editor : Widodo | Sumber : Antara
PM Malaysia: Keberadaan PMI di Malaysia bantu perekonomian dua negara
Perdana Menteri Malaysia Ismail Sabri Yaakob sebelum memulai sesi wawancara dengan media internasional di Kantor Perdana Menteri di Putrajaya, Senin (22/8/2022). ANTARA/Virna P Setyorini

Elshinta.com - Perdana Menteri (PM) Malaysia Ismail Sabri Yaakob mengatakan keberadaan pekerja migran Indonesia (PMI) di Malaysia telah membantu perekonomian dua negara.

"Jadi saya kira tenaga kerja ini bisa membantu dalam hal perekonomian negara kita dan sekaligus pasti akan mendekatkan hubungan kedua negara," kata Ismail Sabri, ketika menjawab ANTARA dalam sesi wawancara bersama media internasional di Kantor Perdana Menteri di Putrajaya, Senin (22/8).

PM mengatakan hubungan Malaysia dengan Indonesia sangat dekat. Malaysia menganggap Indonesia bukan sebagai negara sahabat, tetapi sebagai negara saudara.

Karena itu dari segi tradisi, ujarnya, apabila seorang perdana menteri Malaysia dilantik, negara pertama yang dikunjungi adalah Indonesia.

"Jadi itulah hubungan yang secara tradisi menggambarkan betapa dekatnya, betapa akrabnya hubungan Malaysia dan Indonesia," kata Ismail Sabri.

Selain hubungan perdagangan, salah satu aspek yang mendekatkan Indonesia dan Malaysia adalah PMI yang bekerja di Malaysia.

Pembangunan di Malaysia, menurut dia, bergantung pula pada keberadaan tenaga kerja dari luar negeri, termasuk Indonesia.

"Kalau tidak ada tenaga kerja ini mungkin cukup ... saya tidak bilang sulit, tapi berdampak dari segi pembangunan," kata Ismail Sabri.

Masuknya PMI, khususnya untuk asisten rumah tangga (ART), sangat penting.

Baru-baru ini sebelum pintu masuk untuk ART dari Indonesia dibuka, kata dia, orang Malaysia menghadapi banyak kesulitan, terutama mereka yang memiliki anak kecil tidak dapat bekerja.

"Efeknya juga berdampak pada produktivitas negara jika terlalu banyak ibu rumah tangga yang seharusnya bekerja tapi tidak bisa bekerja," ujar dia.

Menyangkut pekerja ladang, Ismail Sabri mengatakan Malaysia rugi miliaran ringgit karena buah sawit tidak dipanen akibat tidak ada tenaga kerja.

Maka, kata PM, Malaysia perlu mendapatkan tenaga kerja dari Indonesia. Jika tidak, negaranya akan kehilangan miliaran ringgit.

"Alhamdulillah sudah diinformasikan Menteri Sumber Manusia, kita sudah mendapat tenaga kerja Indonesia," ujar dia.

Indonesia dan Malaysia telah menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding) tentang Penempatan dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Sektor Domestik di Malaysia pada 1 April 2022.

Salah satu yang ada dalam kesepakatan adalah penggunaan Sistem Penempatan Satu Kanal (SPSK) atau One Channel System (OCS) yang mengintegrasikan sistem penempatan tenaga kerja yang ada di Kedutaan Besar Republik Indonesia Kuala Lumpur dengan Jabatan Imigresen Malaysia.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
MUI: Anwar Ibrahim wakili pandangan Islam progresif
Minggu, 27 November 2022 - 14:35 WIB

MUI: Anwar Ibrahim wakili pandangan Islam progresif

Elshinta.com, Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional Sudarnoto Abdul Hak...
Rekomendasi destinasi libur akhir tahun seru di Singapura
Minggu, 20 November 2022 - 10:46 WIB

Rekomendasi destinasi libur akhir tahun seru di Singapura

Elshinta.com, Libur akhir tahun sudah semakin dekat. Singapura masih menjadi negara yang menarik unt...
Imigrasi Malaysia mulai sediakan `autogate` untuk warga asing
Rabu, 16 November 2022 - 11:47 WIB

Imigrasi Malaysia mulai sediakan `autogate` untuk warga asing

Elshinta.com, Warga asing pemegang izin tinggal jangka panjang mendapatkan kemudahan untuk masuk ke ...
Terima keketuaan, Indonesia siap jadikan ASEAN episentrum pertumbuhan
Minggu, 13 November 2022 - 16:48 WIB

Terima keketuaan, Indonesia siap jadikan ASEAN episentrum pertumbuhan

Elshinta.com, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan Indonesia akan menjadikan ASEAN sebagai epise...
 Presiden Jokowi akan hadiri upacara penutupan KTT ASEAN
Minggu, 13 November 2022 - 10:11 WIB

Presiden Jokowi akan hadiri upacara penutupan KTT ASEAN

Elshinta.com, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menghadiri upacara penutupan KTT ASEAN ke-40 dan ke...
Presiden RI ajak Uni Eropa kerja sama atasi krisis multidimensi
Sabtu, 12 November 2022 - 20:44 WIB

Presiden RI ajak Uni Eropa kerja sama atasi krisis multidimensi

Elshinta.com, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengajak Uni Eropa untuk meningkatkan kerja sama deng...
ASEAN Plus Three harus siap tangani krisis pangan dan resesi ekonomi
Sabtu, 12 November 2022 - 15:56 WIB

ASEAN Plus Three harus siap tangani krisis pangan dan resesi ekonomi

Elshinta.com, Presiden Joko Widodo yang didampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga...
Presiden Jokowi: Kemitraan ASEAN-India penjaga stabilitas Indo-Pasifik
Sabtu, 12 November 2022 - 15:35 WIB

Presiden Jokowi: Kemitraan ASEAN-India penjaga stabilitas Indo-Pasifik

Elshinta.com, Presiden Joko Widodo mendorong kemitraan ASEAN-India agar dapat difokuskan pada tiga ...

InfodariAnda (IdA)