Mantan PM Najib Razak jalani hukuman di Penjara Kajang

Elshinta
Rabu, 24 Agustus 2022 - 08:43 WIB | Editor : Widodo | Sumber : Antara
Mantan PM Najib Razak jalani hukuman di Penjara Kajang
Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak, didampingi putra sulungnya Mohd Nizar Najib, tiba di Pengadilan Federal, di Putrajaya, Malaysia, (23/8/2022). ANTARA FOTO/REUTERS/Hasnoor Hussain/aww.

Elshinta.com - Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Tun Razak mulai menjalani hukuman 12 tahun di Penjara Kajang.

Berdasarkan laporan Bernama, Najib Tun Razak tiba di Penjara Kajang, Selangor, Selasa, sekitar pukul 18.47 waktu setempat untuk menjalani hukumannya, setelah panel hakim Mahkamah Persekutuan menolak upaya banding yang diajukan terkait kasus penyalahgunaan dana SRC International Sdn Bhd sebesar 42 juta ringgit Malaysia (Rp183,85 miliar).

Najib juga harus membayar denda sebesar RM210 juta atau setara dengan Rp693,79 miliar.

Pada akhir persidangan hakim mengumumkan surat perintah untuk Najib mulai menjalani hukuman penjara.

Ketua Majelis Hakim Tun Tengku Maimun Tuan Mat mengatakan, setelah memeriksa bukti, dalil dan catatan banding, permohonan banding tidak beralasan.

Tun Tengku Maimun yang memimpin majelis hakim yang terdiri dari lima orang menolak permohonan kasasi Najib untuk mengesampingkan keyakinan dan hukumannya oleh Mahkamah Tinggi pada 28 Juli 2020.

Penasihat utama Najib yakni Hisyam Teh Poh Teik sempat meminta penundaan eksekusi sambil menunggu aplikasi peninjauan terhadap keputusan hari ini. Namun permohonannya ditolak.

Hakim lain dalam panel tersebut adalah Hakim Ketua Sabah dan Sarawak Abang Iskandar Abang Hashim dan hakim Pengadilan Federal  Nallini Pathmanathan, Mary Lim Thiam Suan dan  Mohamad Zabidin Mohd.

Penjara Kajang

Penjara Kajang terletak di kawasan Sungai Jelok, Kajang, lebih kurang tiga kilometer (km) dari bandar Kajang dan sekitar 30 km tenggara Kuala Lumpur.

Berdasarkan informasi dari portal resmi Jabatan Penjara Malaysia di bawah Kementerian Dalam Negeri, penjara tersebut mulai dibangun pada 1975 di atas tanah seluas 161,3 hektare (ha), dan beroperasi penuh pada 1985.

Sebelumnya penjara tersebut dikenali sebagai Penjara Pusat Selangor yang merupakan salah satu dari 38 institusi penjara yang terletak di bawah administrasi Jabatan Penjara Malaysia.

Awalnya penjara tersebut hanya menampung 30 narapidana yang dibawa setiap hari dari Penjara Pudu di Kuala Lumpur pada Oktober 1980.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
MUI: Anwar Ibrahim wakili pandangan Islam progresif
Minggu, 27 November 2022 - 14:35 WIB

MUI: Anwar Ibrahim wakili pandangan Islam progresif

Elshinta.com, Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional Sudarnoto Abdul Hak...
Rekomendasi destinasi libur akhir tahun seru di Singapura
Minggu, 20 November 2022 - 10:46 WIB

Rekomendasi destinasi libur akhir tahun seru di Singapura

Elshinta.com, Libur akhir tahun sudah semakin dekat. Singapura masih menjadi negara yang menarik unt...
Imigrasi Malaysia mulai sediakan `autogate` untuk warga asing
Rabu, 16 November 2022 - 11:47 WIB

Imigrasi Malaysia mulai sediakan `autogate` untuk warga asing

Elshinta.com, Warga asing pemegang izin tinggal jangka panjang mendapatkan kemudahan untuk masuk ke ...
Terima keketuaan, Indonesia siap jadikan ASEAN episentrum pertumbuhan
Minggu, 13 November 2022 - 16:48 WIB

Terima keketuaan, Indonesia siap jadikan ASEAN episentrum pertumbuhan

Elshinta.com, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan Indonesia akan menjadikan ASEAN sebagai epise...
 Presiden Jokowi akan hadiri upacara penutupan KTT ASEAN
Minggu, 13 November 2022 - 10:11 WIB

Presiden Jokowi akan hadiri upacara penutupan KTT ASEAN

Elshinta.com, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menghadiri upacara penutupan KTT ASEAN ke-40 dan ke...
Presiden RI ajak Uni Eropa kerja sama atasi krisis multidimensi
Sabtu, 12 November 2022 - 20:44 WIB

Presiden RI ajak Uni Eropa kerja sama atasi krisis multidimensi

Elshinta.com, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengajak Uni Eropa untuk meningkatkan kerja sama deng...
ASEAN Plus Three harus siap tangani krisis pangan dan resesi ekonomi
Sabtu, 12 November 2022 - 15:56 WIB

ASEAN Plus Three harus siap tangani krisis pangan dan resesi ekonomi

Elshinta.com, Presiden Joko Widodo yang didampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga...
Presiden Jokowi: Kemitraan ASEAN-India penjaga stabilitas Indo-Pasifik
Sabtu, 12 November 2022 - 15:35 WIB

Presiden Jokowi: Kemitraan ASEAN-India penjaga stabilitas Indo-Pasifik

Elshinta.com, Presiden Joko Widodo mendorong kemitraan ASEAN-India agar dapat difokuskan pada tiga ...

InfodariAnda (IdA)