Top
Begin typing your search above and press return to search.

Gol dianulir wasit, Persik layangkan protes ke Komite Wasit PSSI

Merasa dikerjai, manajemen Persik Kediri berencana melaporkan wasit yang memimpin pertandingan Persik Kediri kontra PSS Sleman ke PSSI. 

Gol dianulir wasit, Persik layangkan protes ke Komite Wasit PSSI
X
Perwakilan pelatih Persik Kediri Jan Saragih usai memimpin timnta berlatih di stadion Brawijaya Kediri. Sumber foto: Fendi Lesmana/elshinta.com.

Elshinta.com - Merasa dikerjai, manajemen Persik Kediri berencana melaporkan wasit yang memimpin pertandingan Persik Kediri kontra PSS Sleman ke PSSI.

Dalam laga pekan ke 6 yang digelar di Stadion Brawijaya Kediri, Selasa (24/8) tersebut, Persik Kediri dikalahkan tim tamu PSS Sleman 0-2.

Dibabak kedua Persik Kediri berusaha untuk mengejar ketertinggakan defisit 1 gol. Tepatnya di menit ke 76, umpan terobosan dari Bayu Otto mampu dikonversi menjadi gol oleh gelandang bertahan Rohit Chand.

Tapi sial gol tersebut dianulir tidak disahkan oleh waait karena menganggap pemain asal Nepal itu sudah dalam posisi offside.

Perwakilan Pelatih Persik Kediri Jan Saragih angkat suara, menurutnya jika saat ini Persik Kediri tengah fokus untuk mengumpulkan data dan bukti sebagai bahan pelaporan ke PSSI.

"Hakim garis seharusnya lihat, saya dapat report. Saya lihat ternyata tidak offside. Kita main home dikerjai. Ayo dong komite yang bertugas untuk saling mensupport," pungkasnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Fendi Lesmana, Kamis (25/8) usai memimpin tim latihan.

Jan Saragih membayangkan jika gol Rohit Chand disahkan, ia yakin hasil akhir pertandingan akan berbeda. "Jika hasilnya 1-1 saya kira Games Different," katanya.

Atas keputusan wasit yang dinilainya kontroversial tersebut, Jan Saragih menilai jelas sangat merugikan timnya, yang saat ini tengah berjuang mentas dari posisi papan bawah.

"Tidak hanya satu bukti, kami masih berupaya mengumpulkan sejumlah bukti lain untuk mendukung pelaporan. Contohnya banyak pemain PSS Sleman yang harusnya offside tapi tidak offside, hingga Rendy Juliasnyah yang diterkam secara keras di kotak pinalti yang kami anggap itu foul tapi tidak foul," ungkapnya.

Ia mengajak Komite Wasit untuk segera berbenah, jika tidak ada koreksi atau pun perbaikan ia khawatir hal ini akan membawa dampak terhadap kemajuan sepakbola bola Nasional. "Artinya kita hanya bisa bereaksi jika yang bertugas tidak segera mengambil sebuah keputusan memperbaiki dan koreksi sepak bola kita akan seperti ini terus," ujarnya.

"Kalau kita latihan sudah maksimal, terus kita berbuat sesuatu bikin gol dan maksimal di pertandingan, tapi akhirnya putus seperti itu kan jelas kurang baik buat kita. Di mana kondisi kita juga agak sulit di bawah," ucapnya.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire