Kepala BNPB imbau kesiapsiagaan Sumbar hadapi dampak gempa

Elshinta
Selasa, 30 Agustus 2022 - 16:11 WIB | Editor : Calista Aziza | Sumber : Antara
Kepala BNPB imbau kesiapsiagaan Sumbar hadapi dampak gempa
Gempa bumi magnitudo 6,4 terjadi di Mentawai, Sumatera Barat, Senin (29/9/2022) (ANTARA/HO.BMKG)

Elshinta.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto mengimbau kesiapsiagaan pemerintah dan masyarakat Sumatera Barat menghadapi dampak gempa, setelah getaran terjadi di Kepulauan Mentawai.

Suharyanto dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa, meminta agar masyarakat yang mengungsi di perbukitan agar dapat kembali ke rumah masing-masing, bagi mereka yang rumahnya tidak mengalami kerusakan struktural atau rusak berat akibat gempa.

Suharyanto memastikan bahwa rentetan gempa bumi yang terjadi tidak memicu tsunami, sebagaimana merujuk pada laporan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

"Rangkaian gempa pada hari Senin (29/8) tidak memicu tsunami, untuk itu masyarakat yang saat ini mengungsi di daerah perbukitan bisa kembali ke rumah masing-masing, bagi yang rumahnya tidak mengalami rusak struktur atau rusak berat akibat gempa," ujar Suharyanto.

Suharyanto mengatakan rumah yang rusak struktur atau rusak berat itu dapat berupa rumah dengan kondisi patah tiang penyangga, kerusakan masif pada dinding dan kerusakan pada penyangga atau penyusun rangka atap. Apabila,  menemui kondisi seperti itu, diimbau agar pemilik rumah segera melaporkan kepada BPBD setempat.

"Masyarakat yang rumahnya mengalami kerusakan struktur atau rusak berat dapat melaporkan data kerusakan bangunan tersebut kepada BPBD setempat untuk pendataan," kata Suharyanto.

Lebih lanjut, Suharyanto mengimbau kepada masyarakat agar meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan terhadap potensi gempa bumi susulan. Peringatan dini gempa bumi dapat diperoleh dengan memanfaatkan barang-barang yang mudah dijumpai di rumah seperti kaleng bekas.

"Pelihara terus kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap potensi gempa susulan. Masyarakat di dalam rumah bisa menyiapkan peringatan dini gempa sederhana dengan menyusun kaleng-kaleng bekas yang disusun bertingkat, sehingga jika terjadi gempa kaleng jatuh dan menimbulkan bunyi sebagai pertanda harus evakuasi keluar rumah," ujar Suharyanto.

Dia mengimbau agar masyarakat memastikan tidak ada barang-barang besar seperti lemari, kulkas, meja dan lain-lain yang bisa menghalangi proses evakuasi keluar rumah saat terjadi gempa.

Terakhir, khusus bagi masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir, Suharyanto berpesan agar bisa mengenali ciri gempa yang bisa memicu tsunami.

"Jika gempa berlangsung secara terus menerus selama lebih dari 30 detik, baik itu dengan guncangan keras maupun mengayun, masyarakat yang berada di daerah pantai agar segera lari ke tempat yang lebih tinggi untuk menghindari kemungkinan terjadi tsunami," ujar Suharyanto.

Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo (M) 6,1 yang terjadi di wilayah Kabupaten Kepulauan Mentawai, Senin (29/8) telah memiliki 13 kali gempa susulan dengan kekuatan dari M 3,5 hingga maksimum M 6,1. Rangkaian gempa tersebut terjadi di segmen megathrust Mentawai yang diketahui menyimpan potensi energi gempa hingga M 8,9, dan berpotensi mampu memicu tsunami.

Data per Selasa pukul 07.00 WIB, dilaporkan satu gedung SMP Negeri 3 Simalegi rusak ringan, satu unit SDN 11 Simalegi rusak berat, satu gedung Puskesmas Betaet rusak ringan, satu gereja rusak ringan, satu gedung aula kantor Camat Siberut Barat rusak ringan dan lainnya masih dalam pendataan.

Guncangan gempa bumi yang dirasakan cukup kuat di Pulau Siberut itu telah memaksa 2.326 warga mengungsi ke perbukitan. Penambahan jumlah pengungsi tersebut dipicu adanya kekhawatiran masyarakat apabila terjadi gempa susulan yang dapat berpotensi tsunami.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Wali Kota Medan: Mulai 1 Desember gunakan KTP jika berobat
Selasa, 29 November 2022 - 07:15 WIB

Wali Kota Medan: Mulai 1 Desember gunakan KTP jika berobat

Elshinta.com, Wali Kota Medan Bobby Nasution menyebut terhitung mulai 1 Desember mendatang warga Kot...
Wali Kota minta venue bekas porprov dimanfaatkan sarana publik
Selasa, 29 November 2022 - 07:01 WIB

Wali Kota minta venue bekas porprov dimanfaatkan sarana publik

Elshinta.com, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menginstruksikan kepada jajarannya untuk memanf...
29 November 1971: Awal berdirinya KORPRI
Selasa, 29 November 2022 - 06:00 WIB

29 November 1971: Awal berdirinya KORPRI

Hari ini 51 tahun yang lalu, Korps Pegawai Republik Indonesia atau biasa disebut Korpri dibentuk. K...
Bupati: 323 orang yang meninggal dunia akibat gempa Cianjur
Selasa, 29 November 2022 - 00:03 WIB

Bupati: 323 orang yang meninggal dunia akibat gempa Cianjur

Elshinta.com, Bupati Cianjur Herman Suherman menginformasikan bahwa terdapat sebanyak 323 orang meni...
Sri Mulyani ajak pelajar lebih dekat dengan uang negara
Senin, 28 November 2022 - 23:33 WIB

Sri Mulyani ajak pelajar lebih dekat dengan uang negara

Elshinta.com, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengajak para pelajar lebih dekat dengan uang n...
Pelawak dan badut menghibur korban gempa Cianjur di pengungsian
Senin, 28 November 2022 - 23:11 WIB

Pelawak dan badut menghibur korban gempa Cianjur di pengungsian

Elshinta.com, Palang Merah Indonesia (PMI) pada Senin menghadirkan pelawak Alfiansyah Bustami alias...
Basarnas Lampung siagakan personel untuk tangani dampak bencana
Senin, 28 November 2022 - 22:05 WIB

Basarnas Lampung siagakan personel untuk tangani dampak bencana

Elshinta.com, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Lampung menyiagakan 110 personel untuk men...
Ganjar instruksikan 35 pemda turun lapangan antisipasi inflasi
Senin, 28 November 2022 - 21:47 WIB

Ganjar instruksikan 35 pemda turun lapangan antisipasi inflasi

Elshinta.com, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menginstruksikan pemerintah di 35 kabupaten/kota u...
One Village One Destination tingkatkan potensi pariwisata Malang
Senin, 28 November 2022 - 21:23 WIB

One Village One Destination tingkatkan potensi pariwisata Malang

Elshinta.com, Program Pemerintah Kabupaten Malang, One Village One Destination atau satu desa satu...
Kemenperin genjot ekspor industri makanan dan minuman
Senin, 28 November 2022 - 20:59 WIB

Kemenperin genjot ekspor industri makanan dan minuman

Elshinta.com, Kementerian Perindustrian terus mendukung industri makanan dan minuman untuk meningkat...

InfodariAnda (IdA)