Top
Begin typing your search above and press return to search.

Warga Seureuke, Aceh Utara gotong royong bangun jembatan rusak akibat banjir

Jembatan penghubung antar Desa Seureuke dengan Buket Linteung di Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara rusak terbawa air pasca banjir dan butuh perhatian pemerintah.

Warga Seureuke, Aceh Utara gotong royong bangun jembatan rusak akibat banjir
X
Sumber foto: Hamdani/elshinta.com.

Elshinta.com - Jembatan penghubung antar Desa Seureuke dengan Buket Linteung di Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara rusak terbawa air pasca banjir dan butuh perhatian pemerintah. Jembatan tersebut merupakan salah satu akses warga Seureuke menuju pusat kecamatan untuk beraktifitas mengangkut hasil pertanian dan perkebunan seperti kelapa sawit, pinang dan kakau.

Kepala Desa Seureuke Azis Rusmiono mengatakan pihaknya sudah berulang kali mengajukan permohonan ke pemerintah daerah maupun provinsi tapi belum ada respon pisitif untuk jembatan tersebut.

"Untuk kesekian kalinya warga Gampong Seureuke dan Gampong Buket Linteung Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara dibantu Bhabinkamtibmas Polsek dan babinsa koramil bergotong-royong membangun jembatan darurat secara swadaya, setelah jembatan darurat sebelumnya hanyut diterjang banjir pada Kamis malam (25/8)," ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hamdani, Rabu (31/8).

Azis Rusmiono mengungkapkan, jembatan darurat yang dibangun kali ini menggunakan material dari batang kayu seadanya. Pelaksanaan gotong royong dengan target harus selesai agar kembali bisa dilewati warga.

“Kondisi tersebut sangat memprihatinkan dan menghambat aktivitas masyarakat baik saat mengantar anak ke sekolah, menuju pukesmas, ke kantor kecamatan, bepergian ke kota kecamatan untuk mencari kebutuhan sehari-hari maupun untuk memasarkan hasil pertanian dan perkebunan,” paparnya.

Harap Azis Rusmiono bersama masyarakat yang terimbas kepada pemerintah daerah untuk pembangunan daerah pedalaman jangan sampai diabaikan meskipun lokasi ini di daerah terpencil Aceh Utara.

“Kita sudah 7 kali bangun jembatan ini dengan masyarakat sudah lelah kami menggadai sama pejabat daerah tapi kenapa tidak melihat kami,nah kita harapkan Penjabat Bupati Aceh Utara bapak Azwardi,agar memperhatikan juga, kareba ini lahan penghasilan pertanian dan perkebunan pendapatan daerah Aceh Utara jadi mohon bapak Pj. Bupati melihat kami ini,” tutur Azis.

Lanjut Aziz, jumlah warga yang ada di Gampong Seureuke kurang lebih ada 1.000 KK dari 3.500 jiwa. Jadi, apabila kondisi jembatan ini mengalami kerusakan parah jika tanpa ada penanganan serius, maka aktivitas warga akan sangat terhambat. Termasuk bagi anak-anak Sekolah Dasar (SD) dari Gampong Buket Linteung ke Seureuke. Karena di Seureuke ada SD Negeri 9 Langkahan,” tutupnya.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire