Top
Begin typing your search above and press return to search.

Peringati HUT ke-74 Polwan, 134 disabilitas Malang diajak naik kereta api 

Hari Polisi Wanita atau Polwan yang jatuh setiap 1 September dirayakan berbeda. Kali ini Polresta Malang Kota dengan mengajak 134 orang disabilitas beserta orang tua dan pendamping untuk tour ke Kota Blitar.

Peringati HUT ke-74 Polwan, 134 disabilitas Malang diajak naik kereta api 
X
Sumber foto: El Aris/elshinta.com.

Elshinta.com - Hari Polisi Wanita atau Polwan yang jatuh setiap 1 September dirayakan berbeda. Kali ini Polresta Malang Kota dengan mengajak 134 orang disabilitas beserta orang tua dan pendamping untuk tour ke Kota Blitar.

“Tahun ini Polwan memasuki usia ke 74 tahun, tepatnya pada 1 September 2022 nanti. Tema Hari Jadi Polwan ke-74 yaitu "Polri yang Presisi, Polwan Siap Mendukung Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural untuk Mewujudkan Indonesia Tangguh - Indonesia Tumbuh," ujar Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Bhudi Hermanto pada Kontributor Elshinta, El-Aris, Rabu (31/8).

Acara ini merupakan rangkaian dari peringatan HUT Polwan yang telah digelar yakni donor darah, anjangsana ke kediaman senior Polwan, Polwan Goes to School, kerja bakti rumah ibadah, olahraga bersama, ziarah tabur bunga dan beberapa kegiatan lain yang telah dan akan dilaksanakan.

“Dan kali ini kita mengajak 132 orang penyandang disabilitas, 91 pendamping, dan 42 personel Polwan Polresta Malang Kota naik kereta api bersama dari Kota Malang menuju Kota Blitar yang dikemas dalam "Healing Bareng bersama beberapa Komunitas difabel Malang Raya ambil bagian dalam acara ini yakni Difabel Creative Community, Forum Keluarga Disabilitas, Gerakan Untuk Kesejahteraan Tuna Rungu Indonesia, dan Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia,“ ujar Kapolresta Malang Kota.

Di Kota Blitar ada beberapa tempat yang dikunjungi diantaranya Kompleks Pemakaman Proklamator RI Presiden Soekarno dan Kampung Coklat, yang nantinya di Kota Blitar akan turut disambut dan bergabung Polwan Jajaran Polres Blitar Kota dan Polres Blitar.

Sementara itu, Rara Lingga selaku perwakilan dari Komunitas Disabilitas Malang Raya menyampaikan rasa bahagia. ”Hari ini, mungkin bagi sebagian orang yang normal untuk bisa naik kereta api adalah hal yang sederhana, namun bagi kami penyandang disabilitas, bisa naik kereta bersama seperti ini merupakan suatu mimpi kecil yang menjadi nyata, jujur kami merasa bahagia sekaligus terharu, akhirnya bisa naik kereta api juga," akunya.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire