Komisaris PT Wilmar Nabati bantah dapat keuntungan kebijakan minyak goreng

Elshinta
Rabu, 31 Agustus 2022 - 21:55 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan | Sumber : Radio Elshinta
 Komisaris PT Wilmar Nabati bantah dapat keuntungan kebijakan minyak goreng
Sumber foto: Supriyarto Rudatin/elshinta.com.

Elshinta.com - Master Parulian Tumanggor menepis dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menyebut dirinya turut diperkaya dari pemberian ekspor crude palm oil (CPO) dan turunannya, termasuk minyak goreng, tahun 2021-2022.  

Hal tersebut dikatakan, Juniver Girsang selaku Penasehat Hukum Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia Master Parulian Tumanggor, usai sidang dakwaan, Rabu (31/8).

Juniver menjelaskan  kliennya justru dirugikan atas kebijakan soal izin ekspor minyak goreng tersebut.

“Pertama, kalau dikatakan memperkaya malahan faktanya sebetulnya kita dirugikan karena kebijakan yang inkonsisten,” kata Juniver saat mendampingi kliennya di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat seperti dilaporkan Reporter Elshinta, Supriyarto Rudatin.

“Dengan demikian sebetulnya yang harus kita mintai pertanggungjawaban adalah yang membuat kebijakan yang terus menerus berubah dan faktanya produsen itu korban kebijakan” katanya.

Juniver mengatakan Master Parulian tidak terima atas dakwaan jaksa. Master Parulian berencana mengajukan nota keberatan atau eksepsi atas dakwaan tersebut. Terlebih, terkait kebijakan Kemendag yang sebenarnya merugikan kliennya.

“Tidak menutup kemungkinan kami meminta pertanggungjawaban kepada pemerintah yang mengakibatkan produsen ini khususnya klien kami mengalami kerugian,” ujarnya.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) di persidangan, menyebut sejumlah grup usaha diuntungkan dalam perkara korupsi pemberian izin ekspor minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO). 

Dalam dakwaan jaksa menyebutkan ada tiga grup korporasi mendapat keuntungan dari fasiliras pemberian izin ekspor CPO ini.

Pertama, Grup Musim Mas yaitu PT Musim Mas, PT Musim Mas – Fuji, PT Intibenua Perkasatama, PT. Agro Makmur Raya, PT. Megasurya Mas, PT. Wira Inno Mas, yang diuntungkan sejumlah Rp626.630.516.604.

Kemudian, perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam Grup Permata Hijau yaitu dari PT Permata Hijau Palm Oleo, PT Nagamas Palmoil Lestari, PT Permata Hijau Sawit, dan PT Pelita Agung Agrindustri seluruhnya sejumlah Rp124.418.318.216.
 
Serta, Grup Wilmar yakni, PT Wilmar Nabati Indonesia, PT Multimas Nabati Asahan, PT Sinar alam Permai, PT Multimas Nabati Sulawesi, PT Wilmar Bioenergi Indonesia, yang diuntungkan sebesar Rp1.693.219.882.064.
Jaksa Kejaksaan Agung mendakwa lima terdakwa kasus dugaan korupsi pemberian fasilitas ekspor minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) merugikan negara sejumlah Rp.6 triliun dan perekonomian negara Rp.12,3 triliun atau total 18,3 triliun 

Kelima terdakwa adalah Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan RI Indra Sari Wisnu Wardhana dan Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia Master Parulian Tumanggor. 

Kemudian, Senior Manager Corporate Affair PT Victorindo Alam Lestari Stanley MA, General Manager (GM) Bagian General Affair PT Musim Mas Pierre Togar Sitanggang, Penasihat Kebijakan/Analis pada Independent Research & Advisory Indonesia (IRAI). Dan Tim Asistensi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Weibinanto Halimdjati alias Lin Che Wei.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Dua Polisi masih dirawat akibat bom Astanaanyar
Kamis, 08 Desember 2022 - 17:46 WIB

Dua Polisi masih dirawat akibat bom Astanaanyar

Elshinta.com, Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Aswin Sipayung mengatakan hingga Kamis ada dua anggot...
Polisi pastikan bom Astanaanyar berjenis bom panci rakitan
Kamis, 08 Desember 2022 - 17:22 WIB

Polisi pastikan bom Astanaanyar berjenis bom panci rakitan

Elshinta.com, Komandan Satbrimob Polda Jawa Barat Kombes Pol. Yuri Karsono memastikan bom yang dibaw...
Terduga pelaku kekerasan seksual anak di Tambora ditangkap polisi
Kamis, 08 Desember 2022 - 15:34 WIB

Terduga pelaku kekerasan seksual anak di Tambora ditangkap polisi

Elshinta.com, Kepolisian sektor (Polsek) Tambora, Jakarta Barat, menangkap seorang pria berinisial F...
BNPT cari kelompok diduga beri bantuan terkait bom Astanaanyar
Kamis, 08 Desember 2022 - 15:07 WIB

BNPT cari kelompok diduga beri bantuan terkait bom Astanaanyar

Elshinta.com, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol. Boy Rafli Amar di B...
Tersangka Hakim Agung Gazalba Saleh penuhi panggilan KPK
Kamis, 08 Desember 2022 - 14:47 WIB

Tersangka Hakim Agung Gazalba Saleh penuhi panggilan KPK

Elshinta.com, Hakim Agung Gazalba Saleh (GS) memenuhi panggilan untuk diperiksa sebagai tersangka di...
Polri tetapkan tiga tersangka tambang ilegal di Kaltim
Kamis, 08 Desember 2022 - 14:35 WIB

Polri tetapkan tiga tersangka tambang ilegal di Kaltim

Elshinta.com, Penyidik Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menetapkan ti...
Polres Melawi musnahkan 38 senjata api rakitan
Kamis, 08 Desember 2022 - 12:55 WIB

Polres Melawi musnahkan 38 senjata api rakitan

Elshinta.com, Kepolisian Resort Melawi, Kalimantan Barat, memusnahkan sebanyak 38 pucuk senjata api ...
520 Botol berisi arak Bali disita Polres Bima Kota
Kamis, 08 Desember 2022 - 12:31 WIB

520 Botol berisi arak Bali disita Polres Bima Kota

Elshinta.com, Tim Cobra Alpha Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Bima Kota, Nusa Tenggara Barat...
Sidang migor, ahli sebut kelangkaan akibat kebijakan HET tanpa didukung ekosistem memadai
Kamis, 08 Desember 2022 - 10:12 WIB

Sidang migor, ahli sebut kelangkaan akibat kebijakan HET tanpa didukung ekosistem memadai

Elshinta.com, Ahli Birokrat dan Ekonom Lukita Tuwo menyebutkan bahwa kelangkaan minyak goreng diseba...
Ferdy Sambo bantah janjikan uang ke Eliezer, Ricky, dan Kuat
Rabu, 07 Desember 2022 - 23:11 WIB

Ferdy Sambo bantah janjikan uang ke Eliezer, Ricky, dan Kuat

Elshinta.com, Terdakwa kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J), Ferdy Sam...

InfodariAnda (IdA)