AS umumkan tambahan bantuan Rp445,4 miliar untuk banjir Pakistan

Elshinta
Rabu, 31 Agustus 2022 - 22:41 WIB | Editor : Widodo | Sumber : Antara
AS umumkan tambahan bantuan Rp445,4 miliar untuk banjir Pakistan
Sejumlah korban banjir membawa barang mereka untuk mencari tempat pengungsian saat musim hujan dan banjir di Gari Yasin, Shikarpur, Pakistan, Rabu (31/8/2022). ANTARA FOTO/REUTERS/Akhtar Soomro/rwa.

Elshinta.com - Pemerintah AS mengumumkan tambahan 30 juta dolar (sekitar Rp445,4 miliar) untuk membantu Pakistan pulih dari banjir bandang yang telah menewaskan lebih dari 1.000 orang.

Pendanaan akan mengalir melalui Lembaga Pembangunan Internasional AS (USAID) ke mitra lokalnya di Pakistan.

"Amerika Serikat sangat sedih dengan hilangnya nyawa dan mata pencaharian yang menghancurkan di seluruh Pakistan. Kami mendukung Pakistan selama masa sulit ini," kata USAID dalam pernyataan tertulis.

USAID mengatakan bantuan itu akan memprioritaskan dukungan yang sangat dibutuhkan untuk makanan, nutrisi, uang tunai, air bersih, sanitasi dan kebersihan yang lebih baik, serta bantuan tempat tinggal.

Seorang spesialis manajemen bencana USAID tiba di Islamabad pada Senin (29/8) untuk menilai dampak banjir dan berkoordinasi dengan mitra lokal dalam upaya tanggapan bencana.

Pengumuman dari AS muncul setelah Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres mengeluarkan seruan untuk penggalangan 160 juta dolar (sekitar Rp2,4 triliun) untuk membantu Pakistan mengatasi bencana.

Guterres menggambarkan banjir baru-baru ini, yang telah menggenangi hampir separuh wilayah Pakistan, sebagai "bencana iklim".

Ia pun mencatat bahwa Asia Selatan adalah salah satu "titik panas krisis iklim" di dunia.

Musim hujan paling merusak dalam sejarah Pakistan baru-baru ini ditambah dengan banjir yang mengamuk telah melanda lereng gunung, menyapu seluruh bangunan, dan membanjiri lebih dari 70 distrik, hingga mengubahnya menjadi sungai pedalaman.

Hampir 1.200 orang telah kehilangan nyawa mereka, sementara lebih dari satu juta rumah telah hancur atau rusak sejak pertengahan Juni, menurut Otoritas Manajemen Bencana Nasional Pakistan.

Hujan terus-menerus dan banjir yang mengamuk juga telah menghancurkan sebagian besar infrastruktur negara dan lahan pertanian, termasuk ratusan jalan dan jembatan, dan menghanyutkan hampir satu juta hewan.

Sumber: OANA/Anadolu

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
AS larang peralatan telekomunikasi baru dari Huawei & ZTE
Minggu, 27 November 2022 - 14:11 WIB

AS larang peralatan telekomunikasi baru dari Huawei & ZTE

Elshinta.com, Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengatakan pada hari Jumat (25/11) waktu setempat bahw...
Presiden Biden umumkan bantuan 20 miliar dolar bagi transisi energi RI
Selasa, 15 November 2022 - 22:55 WIB

Presiden Biden umumkan bantuan 20 miliar dolar bagi transisi energi RI

Elshinta.com, Presiden Amerika Serikat Joe Biden pada KTT G20 di Bali, Selasa, mengumumkan AS bersa...
Hasil pemilu sela 2022 perlihatkan politik populis tak laku di AS
Minggu, 13 November 2022 - 14:48 WIB

Hasil pemilu sela 2022 perlihatkan politik populis tak laku di AS

Elshinta.com, Seandainya inflasi tak menyerang Amerika Serikat, Partai Demokrat mungkin menjadi peme...
Kemenkes jajaki kerja sama layanan jantung dengan Cleveland Clinic
Minggu, 25 September 2022 - 00:11 WIB

Kemenkes jajaki kerja sama layanan jantung dengan Cleveland Clinic

Elshinta.com, Kementerian Kesehatan RI menjajaki kerja sama dengan rumah sakit ternama Cleveland Cli...
Google & Apple diselidiki atas tuduhan anti persaingan di Meksiko
Minggu, 11 September 2022 - 16:45 WIB

Google & Apple diselidiki atas tuduhan anti persaingan di Meksiko

Elshinta.com, Apple dan Google diselidiki atas tuduhan praktik anti persaingan di Meksiko setelah ma...
AS umumkan tambahan bantuan Rp445,4 miliar untuk banjir Pakistan
Rabu, 31 Agustus 2022 - 22:41 WIB

AS umumkan tambahan bantuan Rp445,4 miliar untuk banjir Pakistan

Pemerintah AS mengumumkan tambahan 30 juta dolar (sekitar Rp445,4 miliar) untuk membantu Pakistan pu...
Blinken: AS bangga atas sejarah persahabatan dengan Indonesia
Rabu, 17 Agustus 2022 - 13:19 WIB

Blinken: AS bangga atas sejarah persahabatan dengan Indonesia

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken menyatakan kebanggaannya atas sejarah panjang per...
Indonesia dan AS mempererat kerja sama terkait perubahan iklim
Jumat, 05 Agustus 2022 - 13:07 WIB

Indonesia dan AS mempererat kerja sama terkait perubahan iklim

Indonesia dan Amerika Serikat mempererat kerja sama bilateral terkait perubahan iklim dengan Menteri...
Boeing akan buka pusat riset Jepang, perluas kemitraan keberlanjutan
Selasa, 02 Agustus 2022 - 09:23 WIB

Boeing akan buka pusat riset Jepang, perluas kemitraan keberlanjutan

Boeing mengumumkan pada Senin (1/8) bahwa mereka akan membuka pusat penelitian dan teknologi Boeing ...
Brazil minta WhatsApp tunda fitur baru sampai tahun depan
Sabtu, 30 Juli 2022 - 15:15 WIB

Brazil minta WhatsApp tunda fitur baru sampai tahun depan

Jaksa penuntut umum federal di Brazil meminta WhatsApp menunda peluncuran fitur baru sampai Januari ...

InfodariAnda (IdA)