Kompres demam menggunakan air hangat atau dingin?

Elshinta
Kamis, 01 September 2022 - 16:11 WIB | Editor : Calista Aziza | Sumber : Antara
Kompres demam menggunakan air hangat atau dingin?
Ilustrasi.

Elshinta.com - Mengkompres adalah salah satu cara untuk menurunkan panas saat seseorang mengalami demam. Namun, manakah yang tepat menggunakan air hangat atau dingin?

Dokter spesialis anak dr. Devi Kristiani, Sp.A, mengatakan kompres adalah alternatif untuk menurunkan panas selain obat.

Namun, menurut dr. Devi saat melakukan kompres lebih baik menggunakan air hangat.

"Kalau demam, yang betul adalah kompres air hangat karena pori-pori di permukaan kulit akan membuka dan pembuluh darah akan melebar mengeluarkan panasnya," ujar dr. Devi dalam diskusi media secara daring "Lifebouy X Halodoc" di Jakarta, Kamis.

dr. Devi menjelaskan mengkompres menggunakan air dingin hanya akan menutup pori dan membuat pembuluh darah menyempit.

"Air dingin bikin pembuluh darah menyempit dan pori-pori nutup, ini yang akan menambah suhu tubuh makin panas di dalam," katanya.

dr. Devi juga mengatakan pengobatan mandiri atau swamedikasi di rumah boleh dilakukan asal tidak salah dalam memilih obat, apalagi jika obat-obatan tersebut membutuhkan resep dokter.

"Yang penting pemilihan obatnya, apalagi memberi antibiotik tanpa resep. Bila kondisi tidak membaik dalam dua hari, harus cari tahu ke tenaga medis," ujar dr. Devi.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Koreksi kelainan refraksi dan optimalkan kualitas penglihatan dengan Schwind Atos
Jumat, 02 Desember 2022 - 17:12 WIB

Koreksi kelainan refraksi dan optimalkan kualitas penglihatan dengan Schwind Atos

Elshinta.com, SILC Lasik Center menghadirkan layanan smart sight untuk mengoreksi kelainan refraksi ...
Dokter sebut mata kering sebabkan ketajaman penglihatan berkurang
Jumat, 02 Desember 2022 - 17:06 WIB

Dokter sebut mata kering sebabkan ketajaman penglihatan berkurang

Elshinta.com, Dokter spesialis mata di RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) Kencana Jakarta,...
Penggunaan acne patch tak terlalu efektif untuk jerawat
Jumat, 02 Desember 2022 - 00:11 WIB

Penggunaan acne patch tak terlalu efektif untuk jerawat

Elshinta.com, Dokter Spesialis Kulit lulusan Universitas Indonesia Dr. Margaretha Indah Maharani, Sp...
Penggunaan `concealer `dapat timbulkan jerawat baru
Kamis, 01 Desember 2022 - 21:55 WIB

Penggunaan `concealer `dapat timbulkan jerawat baru

Elshinta.com, Menutupi jerawat dengan concealer atau foundation justru dapat membuat jerawat sem...
Pasien HIV/AIDS berisiko terkena TB
Kamis, 01 Desember 2022 - 18:22 WIB

Pasien HIV/AIDS berisiko terkena TB

Elshinta.com, Pasien HIV/AIDS berisiko 30 kali lipat lebih tinggi terkena tuberkulosis (TB), kata do...
Waspada demam tak beralasan diikuti diare sebagai tanda tertular HIV
Kamis, 01 Desember 2022 - 15:36 WIB

Waspada demam tak beralasan diikuti diare sebagai tanda tertular HIV

Elshinta.com, Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Konsultan, Hanny Nilasari mengingatkan masyarakat ...
Tips untuk pria merias wajah tampak `natural`
Rabu, 30 November 2022 - 21:35 WIB

Tips untuk pria merias wajah tampak `natural`

Elshinta.com, Makeup biasanya kerap diasosiasikan dengan kebutuhan sehari-hari khusus wanita.
Dokter ingatkan segera periksa ketika nyeri bahu tak kunjung usai
Rabu, 30 November 2022 - 16:59 WIB

Dokter ingatkan segera periksa ketika nyeri bahu tak kunjung usai

Elshinta.com, Dokter olahraga yang terhimpun dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga ...
Duh! 12.533 anak usia di bawah 14 tahun terinfeksi HIV
Selasa, 29 November 2022 - 20:07 WIB

Duh! 12.533 anak usia di bawah 14 tahun terinfeksi HIV

Elshinta.com, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengemukakan sebanyak 12.533 anak di bawah usia 14 ta...
Mencegah sarkopenia dengan asupan protein dan gaya hidup aktif
Selasa, 29 November 2022 - 13:38 WIB

Mencegah sarkopenia dengan asupan protein dan gaya hidup aktif

Elshinta.com, Sarkopenia merupakan salah satu proses penuaan yang paling signifikan berkaitan dengan...

InfodariAnda (IdA)