Pertumbuhan kripto di Indonesia dinilai makin positif

Elshinta
Kamis, 01 September 2022 - 22:15 WIB | Editor : Widodo | Sumber : Antara
Pertumbuhan kripto di Indonesia dinilai makin positif
Ilustrasi mata uang kripto. (Pexels)

Elshinta.com - Pertumbuhan kripto di Indonesia dinilai semakin positif karena selain pasarnya yang besar, juga dukungan dari pemerintah melalui serangkaian aturan yang ada untuk menjaga ekosistem kripto.

"Indonesia merupakan salah satu negara yang membuat regulasi terkait dengan transaksi aset kripto seperti regulasi, pajak, anti-money laundry, travel ruleCBDC (Central Bank Digital Currency), hingga nantinya mengenai stablecoin," kata Tirta Senjaya, Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) dalam pernyataannya pada Kamis.

Menurut dia hal tersebut turut mendukung pertumbuhan kripto di Indonesia. "Pemerintah Indonesia sudah mengatur secara baik ekosistem perdagangan kripto, kliring, kustodian, bahkan sebentar lagi akan ada pembentukan bursa kripto."

Seluruh aturan tersebut tujuannya untuk melindungi konsumen. "Kami terus melengkapi, mengevaluasi, dan menambahkan berbagai syarat untuk melindungi konsumen."

Sementara itu, praktisi bidang perdagangan kripto Jeth Soetoyo mengungkapkan bahwa Indonesia dengan populasi penduduk terbesar keempat di dunia menjadi sangat menarik untuk perkembangan kripto.

"Salah satunya jika berbicara tentang regulasi, Indonesia terdepan dibandingkan dengan negara-negara lainnya seperti adanya larangan aktivitas crypto di China, hingga penerapan pajak yang tinggi di India."

Sinergitas dari pelaku usaha dan inisiatif dari Bappebti terjalin sangat baik sehingga pertumbuhan kripto yang sangat pesat dapat diimbangi dengan perlindungan yang komprehensif bagi investor.

Adopsi kripto di Indonesia semakin masif, berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Finder Crypto Adoption Agustus 2022 yang melakukan survei ke 217,947 orang di 26 negara, disebutkan bahwa kepemilikan aset kripto orang Indonesia mencapai 29,8 juta dengan persentase tingkat kepemilikan di mencapai 16 persen atau lebih tinggi dari rata-rata global 15 persen.

Yos Ginting, Ketua Kadin terus memantau perkembangan investasi kripto.

“Penting kita pahami, kripto hanya salah satu pemanfaatan teknologi blockchain yang kebetulan menjadi fokus perhatian semua orang, karena nilai transaksinya besar dan partisipasi ekosistem didominasi oleh investasi karena ada opportunity untuk mendapatkan keuntungan," katanya.

Padahal pemanfaatan teknologi blockchain itu sangat luas sekali dan Indonesia memiliki potensi untuk memanfaatkan teknologi blockchain.

Indonesia memiliki tools yang sama seperti developer blockchain di seluruh dunia dan kita mempunyai objek yang sangat diverse dan lengkap.

"Saya optimistis dengan perkembangan teknologi blockchain di Indonesia, salah satunya respons yang sangat positif pada gelaran acara Coinfest Asia ini yang menarik animo masyarakat," kata Yos.

Pembahasan masa depan kripto digelar dalam acara Coinfest Asia pada 25-26 Agustus 2022 berlokasi di Café Del Mar Bali.

Coinfest Asia dihadiri kurang lebih 1400 partisipan terdiri dari penggiat, pelaku industri, pemerintah, hingga media dari berbagai negara di dunia.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Chairman Huawei: Indonesia buat kemajuan pesat jaringan `broadband`
Minggu, 27 November 2022 - 22:25 WIB

Chairman Huawei: Indonesia buat kemajuan pesat jaringan `broadband`

Elshinta.com, Chairman Huawei Liang Hua menyatakan bahwa Indonesia telah membuat kemajuan pesat dala...
Tips hadapi 2023 tanpa khawatir soal keuangan
Minggu, 27 November 2022 - 15:11 WIB

Tips hadapi 2023 tanpa khawatir soal keuangan

Elshinta.com, Masyarakat tidak perlu khawatir untuk menghadapi tahun 2023, karena mereka dapat meman...
Musk berencana luncurkan kembali layanan premium Twitter
Minggu, 27 November 2022 - 13:57 WIB

Musk berencana luncurkan kembali layanan premium Twitter

Elshinta.com, Elon Musk mengatakan Twitter berencana untuk meluncurkan kembali layanan premiumnya ya...
Hyundai bawa Genesis Electrified G80 di `commemorative exhibition`
Minggu, 27 November 2022 - 11:57 WIB

Hyundai bawa Genesis Electrified G80 di `commemorative exhibition`

Elshinta.com, PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) menggelar pameran peringatan (commemorative exhibit...
Meta bantah kabar Mark Zuckerberg mundur
Kamis, 24 November 2022 - 13:59 WIB

Meta bantah kabar Mark Zuckerberg mundur

Elshinta.com, Meta Platforms Inc membantah kabar yang beredar bahwa CEO Mark Zuckerberg akan mundur ...
SDCI bagikan tips berkendara aman dan nyaman di jalan tol
Senin, 21 November 2022 - 11:15 WIB

SDCI bagikan tips berkendara aman dan nyaman di jalan tol

Elshinta.com, Jalan tol menjadi salah satu pilihan bagi pengendara mobil untuk menghindari kemacetan...
Riset: Penggunaan multi cloud penting bagi perusahaan Asia Pasifik
Rabu, 16 November 2022 - 10:35 WIB

Riset: Penggunaan multi cloud penting bagi perusahaan Asia Pasifik

Elshinta.com, Riset terbaru Vanson Bourne yang dikerjakan atas dukungan dari VMware menyebutkan bahw...
Kemenkominfo: DTE wujud transformasi digital Indonesia tak tertinggal
Senin, 14 November 2022 - 16:30 WIB

Kemenkominfo: DTE wujud transformasi digital Indonesia tak tertinggal

Elshinta.com, Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika Mira Tayyiba mengatakan pam...
Nissan Sakura jadi EV mini terbaik versi RJC Jepang
Sabtu, 12 November 2022 - 11:23 WIB

Nissan Sakura jadi EV mini terbaik versi RJC Jepang

Elshinta.com, Nissan mengumumkan bahwa minivehicle all-electric Sakura memenangkan penghargaan Au...
realme 10 meluncur di Indonesia dengan harga mulai Rp2,4 jutaan
Rabu, 09 November 2022 - 23:11 WIB

realme 10 meluncur di Indonesia dengan harga mulai Rp2,4 jutaan

Elshinta.com, Merk ponsel asal China, realme meluncurkan ponsel realme 10 yang menyuguhkan pengalama...

InfodariAnda (IdA)