Menkominfo bantah isu kebocoran data pengguna telepon seluler di Indonesia 

Elshinta
Jumat, 02 September 2022 - 13:47 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan | Sumber : Radio Elshinta
Menkominfo bantah isu kebocoran data pengguna telepon seluler di Indonesia 
Sumber foto: Eko Sulestyono/elshinta.com.

Elshinta.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate membantah terkait adanya isu dugaan kebocoran data 1,3 miliar data yang diduga berasal dari pendaftaran kartu SIM pengguna telepon seluler atau Simcard di Indonesia. 

"Data itu (kebocoran) tidak ada di Kominfo (Kementerian Komunikasi & Informatika),” kata Johnny G Plate kepada wartawan di Nusa Dua, Badung, Bali seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Eko Sulestyono, Jumat (2/9). 

Tapi atas mandat peraturan perundangan, lanjut dia, Ditjen Aptika harus melakukan audit dan periksa data tersebut berikut statusnya.

Ia menegaskan bahwa Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) harus memperhatikan tiga hal.

Pertama, memastikan untuk perlindungan data pribadi. Dalam memastikan perlindungan data pribadi harus memiliki teknologi enkripsi yang paling canggih agar tidak diterobos.

Kedua, harus memiliki sumber daya manusia yang mumpuni dalam bidang PSE. Ketiga, harus ada organisasi pengawasan dan tata kelola di bidang perlindungan dan data.

“Itu tugasnya PSE. Semua PSE ini diwajibkan untuk memberikan perlindungan dan menjaga data pribadi," jelasnya. 

Bila benar terjadi kebocoran data pada PSE publik dan PSE privat, maka para PSE itu bertugas untuk menjaga perlindungan data pribadi.

Kalau terjadi kebocoran dan ketidakpatuhan oleh PSE, lanjut Plate, Kominfo sebagai regulator akan melakukan audit keamanan teknologi di PSE yang bersangkutan.

Isu terkait adanya dugaan kebocoran data tersebut awalnya beredar informasi di media sosial. Hal itu diunggah oleh akun Twitter @SRifqi. "1,3 miliar data pendaftaran kartu SIM telepon Indonesia bocor! Data pendaftaran meliputi NIK, nomor telepon, nama penyedia (provider), dan tanggal pendaftaran. Penjual menyatakan bahwa data ini didapatkan dari Kominfo RI," begitu tulisnya, hari ini.

Sebagai informasi, kebocoran data di Indonesia bukan hanya sekali terjadi. Contohnya, kebocoran data PLN dilaporkan lebih dari 17 juta dan dijual ke forum peretas breached.to. Data yang bocor mencakup identitas pelanggan, nama pelanggan, tipe energi, KWH, alamat, nomor meteran, tipe meteran dan nama unit UPI.

Kemudian ada kebocoran data juga dialami oleh anak usaha PT Telkom Indonesia Tbk, Indihome. Kira-kira ada 26 juta data yang bocor yang juga dibagikan ke forum serupa.

Agustus 2021, dugaan kebocoran jutaan data pribadi dalam aplikasi untuk pelaju antarprovinsi dan antarnegara di Electronic Health Alert Card (e-HAC) sempat meresahkan masyarakat Indonesia.

Data-data yang bocor tidak hanya sekadar data yang dimuat di Kartu Tanda Penduduk, tetapi juga data hasil tes COVID-19 dan paspor.

Pada tahun 2020, kasus kebocoran data juga terjadi, kala itu melibatkan data 91 juta pengguna Tokopedia yang mencuat pada Mei 2020, serta 1,2 juta data pengguna Bhinneka.com dan 2,3 juta data pemilih dari Komisi Pemilihan Umum Indonesia.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Jadi solusi masa depan, kecerdasan buatan perlu dukungan pemerintah 
Rabu, 07 Desember 2022 - 19:34 WIB

Jadi solusi masa depan, kecerdasan buatan perlu dukungan pemerintah 

Elshinta.com, Bukan tanpa alasan jika Indonesia diyakini akan menjadi pemain utama digital teknologi...
Pemkab Majalengka raih penghargaan EV - DCI
Selasa, 06 Desember 2022 - 13:26 WIB

Pemkab Majalengka raih penghargaan EV - DCI

Elshinta.com, Di penghujung akhir tahun 2022 Kabupaten Majalengka melalui Dinas Komunikasi dan Info...
Ajak santun gunakan medsos, XYZ Indonesia: Untuk keutuhan NKRI
Sabtu, 26 November 2022 - 17:11 WIB

Ajak santun gunakan medsos, XYZ Indonesia: Untuk keutuhan NKRI

Elshinta.com, Komunitas gerakan lintas generasi, lintas agama, lintas etnis, suku dan golongan bersa...
Tanda tangan elektronik: Cara membuat dan fakta menariknya
Sabtu, 26 November 2022 - 12:35 WIB

Tanda tangan elektronik: Cara membuat dan fakta menariknya

Elshinta.com, Apakah Anda familiar dengan tanda tangan elektronik? Seperti namanya, ttd elektronik ...
Satelit Nano pertama Indonesia segera meluncur ke ISS via SpaceX
Selasa, 22 November 2022 - 18:28 WIB

Satelit Nano pertama Indonesia segera meluncur ke ISS via SpaceX

Elshinta.com, Satelit Nano hasil pengembangan ilmuwan muda Indonesia yang didukung penuh PT Pasifik...
 Perkembangan Web3 untuk industri kreatif terus didukung
Senin, 21 November 2022 - 12:35 WIB

Perkembangan Web3 untuk industri kreatif terus didukung

Elshinta.com, Inovasi dalam industri cryptocurrency yang berbasis teknologi blockchain terus berkem...
 RUU Energi Baru Terbarukan mendesak untuk dibahas
Senin, 21 November 2022 - 11:35 WIB

RUU Energi Baru Terbarukan mendesak untuk dibahas

Elshinta.com, Energi Baru Terbarukan (EBT) merupakan sesuatu yang tidak bisa terelakkan lagi. Sebab ...
Ekonom: Talenta di bidang teknologi punya kesempatan kerja tinggi
Minggu, 20 November 2022 - 12:58 WIB

Ekonom: Talenta di bidang teknologi punya kesempatan kerja tinggi

Elshinta.com, Peneliti Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan Universitas Gadjah Mada (Pustek UGM) Hempri Su...
 Perkembangan teknologi digital berkembang pesat
Senin, 14 November 2022 - 15:47 WIB

Perkembangan teknologi digital berkembang pesat

Elshinta.com, Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan mengatakan bahwa dirinya sangat mengapresi...
Kemenkominfo gelar Dgital Transformation Expo di Bali
Senin, 14 November 2022 - 15:36 WIB

Kemenkominfo gelar Dgital Transformation Expo di Bali

Elshinta.com, Digital Transformation Expo (DTE ) adalah side event KTT G20, sekaligus puncak dari Di...

InfodariAnda (IdA)