Pepadi Banyumas-Korem gelar festival dalang anak tanamkan cinta budaya

Elshinta
Minggu, 04 September 2022 - 19:45 WIB | Editor : Widodo | Sumber : Antara
Pepadi Banyumas-Korem gelar festival dalang anak tanamkan cinta budaya
Salah seorang dalang anak, Bayu Irawan memainkan lakon \"Brubuh Ngalengka\" dalam Festival Dalang Anak dan Remaja Eks Keresidenan Banyumas yang digelar di Gedung Kesenian Sutedja, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Minggu (4/9/2022). ANTARA/Sumarwoto

Elshinta.com - Koordinator Wilayah Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Eks Keresidenan Banyumas bekerja sama dengan Komando Resor Militer 071/Wijayakuma menggelar festival dalang anak dan remaja dalam rangka menanamkan rasa cinta terhadap budaya bangsa khususnya wayang kulit.

Kegiatan yang digelar di Gedung Kesenian Sutedja Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Minggu, menghadirkan empat dalang anak dan remaja yang merupakan perwakilan dari empat kabupaten di wilayah eks Keresidenan Banyumas, yakni Banyumas, Cilacap, Purbalingga, dan Banjarnegara.

Saat ditemui di sela acara, Ketua Panitia Festival Dalang Anak dan Remaja Bambang Barata Aji mengatakan pihaknya selaku Korwil Pepadi Eks Keresidenan Banyumas secara rutin menyelenggarakan festival atau lomba dalang karena ada lomba tingkat nasional.

"Untuk tahun ini, kebetulan karena alasan berbagai hal, kesibukan, dan lain-lain sebetulnya tidak kami selenggarakan," kata pria yang akrab disapa BBA itu.

Akan tetapi setelah bertemu dengan Komandan Korem 071/Wijayakusuma Kolonel Infanteri Yudha Airlangga sekitar dua minggu lalu, kata dia, pihaknya mendapat suntikan energi yang luar biasa untuk menyelenggarakan Festival Dalang Anak dan Remaja Eks Keresidenan Banyumas Tahun 2022.

Oleh karena itu, kata dia, pihaknya bekerja sama dengan Korem 071/Wijayakusuma untuk menyelenggarakan festival tersebut sekaligus untuk memperingati Hari Ulang Tahun Ke-61 Korem 071/Wijayakusuma yang jatuh pada tanggal 1 September 2022.

"Sebetulnya simpel saja, tetapi yang paling penting bagi kami, bagi Pepadi adalah semakin banyak memberikan kesempatan anak-anak kita untuk tampil. Itu akan menjadi semakin baik dan otomatis akan membangkitkan rasa cinta budaya dan cinta bangsa," katanya.

Terkait dengan jumlah peserta, BBA mengatakan jika sebenarnya pesertanya cukup banyak karena wilayah Korwil Pepadi Eks Keresidenan Banyumas meliputi empat kabupaten.

Oleh karena secara teknis hanya bisa menyelenggarakan kegiatan selama satu hari, kata dia, pihaknya hanya bisa menghadirkan empat dalang yang merupakan perwakilan dari setiap kabupaten.

"Kalau dua tahun lalu ada delapan dalang karena waktunya cukup. Saat ini karena waktunya sangat terbatas dan persiapan sangat terbatas hanya empat saja," katanya menjelaskan.

Dalam hal ini, kata dia, dari empat dalang yang tampil, tiga orang di antaranya menjadi peserta lomba untuk dipilih sebagai wakil eks Keresidenan Banyumas di tingkat provinsi, sedangkan satu peserta hanya untuk pergelaran wayang kulit saja.

Ia mengaku "ngotot" untuk menyelenggarakan festival dalang dengan berbagai keterbatasan karena juara 1 lomba tingkat nasional yang diselenggarakan pada tahun 2019 berasal dari Banyumas.

"Kalau kita tahun ini tidak mengirim, kasihan anak-anak. Pesertanya bagus-bagus dan bisa dibayangkan anak seusia itu, saya kira lebih suka dengan gadget (gawai, red), tetapi anak-anak ini untuk mencapai ke level ini (menjadi dalang, red.) tidak sederhana, dibutuhkan ketekunan dan tekad yang kuat," kata Bambang.

Sementara itu, Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Yudha Airlangga mengatakan terselenggaranya kegiatan tersebut berawal dari komunikasi yang dilakukan pihaknya bersama dengan Ketua Pepadi Korwil Eks Keresidenan Banyumas Bambang Barata Aji.

Saat itu, kata dia, Korwil Pepadi Eks Keresidenan Banyumas menyampaikan keinginannya untuk kembali menyelenggarakan festival dalang anak dan remaja yang sempat terhenti akibat adanya pandemi COVID-19.

"Tahun ini (Pepadi) memberanikan diri untuk menyelenggarakan festival ini. Tujuannya untuk melestarikan budaya bangsa, khususnya wayang di lingkungan generasi muda, anak-anak dan remaja," katanya.

Selain itu, kata dia, dalam rangka meramaikan Hari Ulang Tahun Ke-61 Korem 071/Wijayakusuma.

Dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut, lanjut dia, pihaknya tidak sendiri karena didukung juga oleh elemen masyarakat lain, baik pemerintah daerah maupun Kepolisian Republik Indonesia supaya terselenggara dengan baik.

"Tujuan lainnya yang paling penting adalah untuk kemanunggalan TNI, Polri, dan masyarakat," katanya.

Danrem mengharapkan melalui kegiatan tersebut dapat dicari bibit-bibit dalang karena generasi muda khususnya anak-anak akan menjadi penerus bangsa.

"Dengan demikian, budaya bangsa khususnya pewayangan dapat tumbuh dan berkembang di tengah gempuran nilai-nilai budaya dari luar," katanya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
 Danrem 174/ATW sebut Festival Budaya Sejuta Rawa gagasan yang luar biasa
Rabu, 07 Desember 2022 - 18:10 WIB

Danrem 174/ATW sebut Festival Budaya Sejuta Rawa gagasan yang luar biasa

Elshinta.com, Kegiatan Festival Budaya Sejuta Rawa Kabupaten Mappi, Papua Selatan tahun 2022 yang di...
 Obati kerinduan warga perantauan, Pemkab Boyolali gelar wayang kulit di Jakarta
Selasa, 06 Desember 2022 - 20:34 WIB

Obati kerinduan warga perantauan, Pemkab Boyolali gelar wayang kulit di Jakarta

Elshinta.com, Pemerintah Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan men...
Kenalkan seni tradisional Jawa, puluhan pelajar MI belajar dalang
Senin, 05 Desember 2022 - 17:05 WIB

Kenalkan seni tradisional Jawa, puluhan pelajar MI belajar dalang

Elshinta.com, Bentuk memperkenalkan seni tradisional Jawa terhadap anak anak, puluhan pelajar ting...
Tunggakan peserta BPJS Kesehatan Kudus capai Rp133,7 miliar
Jumat, 02 Desember 2022 - 11:26 WIB

Tunggakan peserta BPJS Kesehatan Kudus capai Rp133,7 miliar

Elshinta.com, Berdasarkan data dari BPJS Kesehatan Kudus Jawa Tengah, tunggakan peserta mandiri unt...
Jaga kerukunan jelang Pemilu 2024, DPRD DIY gelar pertunjukan wayang kulit 
Jumat, 02 Desember 2022 - 11:14 WIB

Jaga kerukunan jelang Pemilu 2024, DPRD DIY gelar pertunjukan wayang kulit 

Elshinta.com, Pesta demokrasi akbar pemilihan Presiden dan Wakil Presiden tahun 2024 sudah di depan ...
PTITD Martrisia pilih ketua umum baru periode 2022-2027
Rabu, 30 November 2022 - 19:06 WIB

PTITD Martrisia pilih ketua umum baru periode 2022-2027

Elshinta.com, Bertempat di Gedung Tri Bhakti Kota Magelang Jateng, Ong Khing Kiong secara aklamasi t...
Kemenag perkirakan Indonesia dapat kuota haji penuh
Rabu, 30 November 2022 - 15:06 WIB

Kemenag perkirakan Indonesia dapat kuota haji penuh

Elshinta.com, Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU) Kementerian Agama memp...
JAFF 2022 resmi dibuka dengan pemutaran `Piknik Pesona`
Minggu, 27 November 2022 - 16:35 WIB

JAFF 2022 resmi dibuka dengan pemutaran `Piknik Pesona`

Elshinta.com, Festival film Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) tahun ini resmi dibuka dengan a...
Ganjar dorong pemerintah pusat daftarkan kebaya sebagai warisan budaya ke UNESCO
Sabtu, 26 November 2022 - 18:05 WIB

Ganjar dorong pemerintah pusat daftarkan kebaya sebagai warisan budaya ke UNESCO

Elshinta.com, Singapura, Malaysia, Thailand dan Brunai Darussalam, akan mendaftarkan kebaya menjadi ...
Antusias tinggi, Bandara Kertajati kembali terbangkan ratusan jemaah umroh Jawa Barat
Sabtu, 26 November 2022 - 17:04 WIB

Antusias tinggi, Bandara Kertajati kembali terbangkan ratusan jemaah umroh Jawa Barat

Elshinta.com, Setelah sukses menerbangkan ratusan jemaah umrah dari Bandara Kertajati pada tanggal 2...

InfodariAnda (IdA)