Top
Begin typing your search above and press return to search.

Pasca kenaikan harga BBM kebutuhan bahan pokok di Lhokseumawe masih stabil

Elshinta.com, Harga sejumlah bahan komoditas pangan di pasar tradisional Kota Lhokseumawe belum mengalami kenaikan dratis pasca pemerintah menaikan harga BBM.

Pasca kenaikan harga BBM kebutuhan bahan pokok di Lhokseumawe masih stabil
X
Sumber foto: Hamdani/elshinta.com.

Elshinta.com - Harga sejumlah bahan komoditas pangan di pasar tradisional Kota Lhokseumawe belum mengalami kenaikan dratis pasca pemerintah menaikan harga BBM.

Harga beras agak sedikit tinggi dari biasanya, jenis beras premium biasa para pedagang menjual dengan harga variasi dari 155 ribu naik hingga 180 ribu rupiah persak.

Kenaikan beras ini memang sudah jauh jauh hari sebelum pemerintah mengumumkan kenaikan bahan bakar minyak dalam sepekan ini.

Salah seorang pedagang beras di pasar tradisional Inpres Lhokseumawe, Rahmad mengatakan, kenaikan kebutuhan pokok tersebut diduga karena pasokannya berkurang.

"Harga beras memang sudah 5 bulan terakhir sebelum pemerintah menaikan BBM memang sudah mengalami naik duluan dari 155 Ribu harga biasa nya naik menjadi 180 ribu rupiah," ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hamdani, Rabu (7/9).

Sementara harga kebutuhan dapur lainnya seperti cabe dan bawang merah, tomat serta telur ayam masih dengan harga stabil. "Namun harga cabe merah dan cabe rawit mengalami sedikit kenaikan harga dari biasanya," kata Darkasyi salah satu pedagang di pasar Inpres Lhokseumawe.

"Cabe merah 90 ribu perkilogram,cabe rawit 40 ribu perkilogram bawang merah tomat dannlain lainya masih harga stabil," katanya.

Menurut pantauan di lapangan dampak harga kebutuhan pokok juga bakal naik, sebab tahun-tahun sebelumnya seluruh komoditas mengalami kenaikan pasca BBM naik.

Menanggapi persoalan harga sejumlah komoditas bahan pokok di Kota Lhokseumawe saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Perindakop Lhokseumawe Rizal mengatakan sedang ada acara dengan Pj. Wali Kota belum ada waktu, saat menghubungi kabidnya juga mengarahkan langsung ke kepala dinas. Hingga berita ini diturunkan belum ada kabar dari pihak dinas.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire