Tim Inovasi Kujang ciptakan alat pengusir hama burung bertenaga surya

Elshinta
Sabtu, 10 September 2022 - 21:31 WIB | Editor : Widodo | Sumber : Antara
Tim Inovasi Kujang ciptakan alat pengusir hama burung bertenaga surya
Tim Inovasi Kujang Care menunjukkan alat pengusir hama burung bertenaga surya yang diciptakan untuk membantu petani saat musim panen saat ajang Pupuk Indonesia Quality Improvement. (ANTARA/HO-Pupuk Kujang)

Elshinta.com - Tim Inovasi Kujang Care dari PT Pupuk Kujang menciptakan sebuah alat pengusir burung bertenaga surya yang bisa dimanfaatkan para petani saat musim panen.

“Biaya produksi alat ini cukup murah, hanya mencapai Rp1,5 juta saja,” kata Rangga Jiwa Wibawa dari Tim Inovasi Kujang Care, di Karawang, Jawa Barat, Sabtu.

Koloni burung seringkali menjadi keluhan petani saat musim panen. Sebagian besar petani mengategorikan koloni burung saat menjelang panen sebagai hama karena memakan buliran padi saat akan dipanen.

Untuk mengatasi serangan koloni burung saat musim panen, biasanya petani memasang bebegig hingga memasang jaring. Namun kini cara itu kurang efektif, sehingga Tim Inovasi Kujang Care PT Pupuk Kujang membuat alat pengusir burung bertenaga surya.

Alat itu dipercaya menjadi solusi mengatasi masalah koloni burung yang memakan buliran padi saat musim panen.

Rangga menyampaikan, dengan menggunakan alat itu, burung pipit bisa takut dan terbang menjauhi tanaman padi yang akan dipanen.

“Burung ini secara natural takut terhadap kilatan cahaya dan gerakan. Kilatan dari rumbai-rumbai aluminium yang bergerak-gerak akan menakuti burung,” katanya.

Rangga mengatakan, tali berumbai itu digerakkan mesin motor dengan beban tarik sebesar 7 kilogram sehingga mampu menggerakkan tali yang membentang di lahan cukup luas. Sumber energinya dari panel surya.

“Untuk memudahkan petani, perangkat itu dibuat portable agar bisa dipindah-pindah. Alat ini juga bisa dioperasikan melalui ponsel,” katanya.

Rangga mengungkapkan, berdasarkan serangkaian uji coba bersama SMKN 1 Telagasari, alat tersebut bisa mengurangi losses padi hingga 15 persen.

Menurut dia, diciptakannya alat pengusir hama burung merupakan ikhtiar untuk menjaga produktivitas.

Tim inovasi Kujang Care adalah satu dari puluhan tim inovasi yang ikut serta di ajang Pupuk Indonesia Quality Improvement (PIQI) 2022. Alat pengusir burung tersebut adalah satu dari sembilan inovasi terbaik di ajang tersebut.

PIQI merupakan tradisi perusahaan untuk menyuburkan budaya riset, inovasi, peningkatan mutu dan problem solving. Sekaligus sebagai sarana silaturahmi dan sharing inovasi antara sesama anak perusahaan Pupuk Indonesia. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Mengatasi bandara sepi dengan skema `block seat`
Senin, 28 November 2022 - 15:51 WIB

Mengatasi bandara sepi dengan skema `block seat`

Elshinta.com, Sejumlah bandara di Tanah Air masih terlihat sepi karena tidak ada penerbangan komersi...
Polda Metro optimis penerapan ETLE tingkatkan disiplin pengguna jalan
Senin, 28 November 2022 - 15:27 WIB

Polda Metro optimis penerapan ETLE tingkatkan disiplin pengguna jalan

Elshinta.com, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya optimis penerapan tilang elektronik (Electroni...
Anjing pemburu jasad temukan sepuluh korban gempa di Cijedil
Senin, 28 November 2022 - 15:03 WIB

Anjing pemburu jasad temukan sepuluh korban gempa di Cijedil

Elshinta.com, Seekor anjing pemburu jasad manusia berjenis Dutch Shepherd, Walet, berhasil menemukan...
Tim SAR gabungan evakuasi jasad ayah dan anak di lokasi gempa Cugenang
Senin, 28 November 2022 - 13:31 WIB

Tim SAR gabungan evakuasi jasad ayah dan anak di lokasi gempa Cugenang

Elshinta.com, Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan mengevakuasi jenazah seorang bapak yang s...
Tim SAR temukan satu korban Helikopter Polri jatuh di Belitung Timur
Senin, 28 November 2022 - 12:57 WIB

Tim SAR temukan satu korban Helikopter Polri jatuh di Belitung Timur

Elshinta.com, Tim SAR gabungan dari Basarnas, TNI, Polri berhasil menemukan satu personel korban kec...
Hujan diprakirakan mengguyur sejumlah kota besar di Indonesia
Senin, 28 November 2022 - 10:42 WIB

Hujan diprakirakan mengguyur sejumlah kota besar di Indonesia

Elshinta.com, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan akan mengguyu...
Basarnas perpanjang operasi SAR gempa Cianjur selama tiga hari
Senin, 28 November 2022 - 10:10 WIB

Basarnas perpanjang operasi SAR gempa Cianjur selama tiga hari

Elshinta.com, Badan SAR Nasional (Basarnas) memperpanjang operasi pencarian korban gempa Cianjur, Ja...
Menuju terwujudnya diversifikasi pangan nusantara
Senin, 28 November 2022 - 09:33 WIB

Menuju terwujudnya diversifikasi pangan nusantara

Elshinta.com, Karisma beras dalam kehidupan berbangsa, bernegara, dan bermasyarakat di negara ini, m...
Pemkot Mojokerto apresiasi bercukur beramal untuk korban gempa Cianjur
Senin, 28 November 2022 - 08:15 WIB

Pemkot Mojokerto apresiasi bercukur beramal untuk korban gempa Cianjur

Elshinta.com, Pemerintah Kota Mojokerto, Jawa Timur mengapresiasi Karang Taruna bersama Komunitas K...
Pengalaman adakan G20 dinilai jadi modal RI tuan rumah ATF 2023
Minggu, 27 November 2022 - 23:55 WIB

Pengalaman adakan G20 dinilai jadi modal RI tuan rumah ATF 2023

Elshinta.com, Sekretaris Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ni Wayan Adnyani menyampaikan pe...

InfodariAnda (IdA)