Pusat oleh-oleh di Labuan Bajo fokus berdayakan 350 UMKM lokal

Elshinta
Minggu, 11 September 2022 - 16:31 WIB | Editor : Widodo | Sumber : Antara
Pusat oleh-oleh di Labuan Bajo fokus berdayakan 350 UMKM lokal
Pemilik Exotic Komodo Labuan Bajo Vincentius Felix Sudijono sedang menawarkan produk UMKM kepada pembeli beberapa waktu lalu. ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi

Elshinta.com - Pusat oleh-oleh di Labuan Bajo, Manggarai Barat, yang bernama Exotic Komodo fokus memberdayakan 350 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal dari seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur.

"Ini bentuk kecintaan kepada masyarakat lokal dan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat lewat UMKM," kata Pemilik Exotic Komodo Labuan Bajo Vincentius Felix Sudijono di Labuan Bajo, Minggu.

Sebagai salah satu daerah pariwisata super prioritas (DPSP), Labuan Bajo memiliki beragam potensi khususnya UMKM. Tak hanya Labuan Bajo, produk UMKM dari daerah lain baik di Flores maupun kabupaten lain di NTT juga menawarkan keunikan masing-masing.

Melihat berbagai potensi yang ada, Exotic Komodo ingin terlibat lebih dalam mempromosikan produk UMKM lokal, termasuk meningkatkan perekonomian dari pelaku UMKM.

Selama 10 tahun berdiri, Exotic Komodo berkomitmen untuk memberikan kemajuan bagi pelaku UMKM.

Dia menjelaskan 350 UMKM yang tersebar di seluruh wilayah NTT itu memiliki beragam produk, diantaranya kriya, tenun dan turunannya, aksesori tenun, hingga kuliner.

Kini, Exotic Komodo Labuan Bajo telah menjadi pusat oleh-oleh yang menawarkan produk UMKM lokal terlengkap dan berkualitas dengan variasi harga mulai dari termurah hingga premium.

Vincentius mengatakan pihaknya sangat terbuka bagi UMKM lokal yang ingin memasarkan produknya lewat Exotic Komodo Labuan Bajo. Dia ingin bersama pelaku UMKM untuk memasarkan produk berkualitas UMKM lokal.

"Saya mau jadi berkat di Labuan Bajo dan NTT secara umum. Tentunya bersama-sama masyarakat untuk memasarkan produk berkualitas hasil UMKM," kata dia.

Deputi Bidang Industri dan Investasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Henky Manurung yang sempat hadir dalam kegiatan Temu Bisnis Penguatan Rantai Pasok di DPSP Labuan Bajo beberapa waktu lalu berharap agar 90 persen produk ekonomi kreatif yang ada di Labuan Bajo dipasok dari produk lokal.

Dengan kegiatan temu bisnis itu, Kemenparekraf mendorong agar pasokan produk tidak berasal dari luar Labuan Bajo. Oleh karena itu, pelaku UMKM perlu mendapatkan penguatan dalam rantai pasok sehingga mereka bisa terus menghasilkan produk yang berkualitas dan berkelanjutan.

Sementara itu Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) Shana Fatina berkomitmen untuk membuka akses pasar lebih luas lagi bagi UMKM. Mereka pun akan fokus memberdayakan UMKM lokal sehingga seluruh produk yang ada di Labuan Bajo merupakan produk lokal.

"Kita mendorong konten lokal di Labuan Bajo sehingga nantinya berbagai produk ekraf di Labuan Bajo dan pasokan produk tidak lagi dikirim dari luar. Selama ini 85 persen produk yang tersebar di Labuan Bajo itu berasal dari luar," ujar Shana.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Pengoperasian `Omah UMKM Kudus` ditargetkan pada 2023
Selasa, 22 November 2022 - 19:43 WIB

Pengoperasian `Omah UMKM Kudus` ditargetkan pada 2023

Elshinta.com, Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menargetkan pengoperasian \\\"Omah UMKM Kudus...
Sebanyak 77 UMKM meriahkan Makassar Culinary Night 2022
Minggu, 06 November 2022 - 11:19 WIB

Sebanyak 77 UMKM meriahkan Makassar Culinary Night 2022

Elshinta.com, Sebanyak 77 usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang bergerak di bidang kuliner memeriah...
 65 UMKM akan meriahkan `Ahad Festival` Lhokseumawe
Sabtu, 05 November 2022 - 19:15 WIB

65 UMKM akan meriahkan `Ahad Festival` Lhokseumawe

Elshinta.com, Pemerintah Kota Lhokseumawe, Aceh Utara melalui Disperindagkop akan menggelar event `...
Indef ungkap kendala UMKM dalam transformasi digital
Sabtu, 05 November 2022 - 00:01 WIB

Indef ungkap kendala UMKM dalam transformasi digital

Elshinta.com, Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Agus Herta Sumarto...
`Karnaval Nang Tunjungan` angkat taraf hidup UMKM Surabaya
Selasa, 01 November 2022 - 08:01 WIB

`Karnaval Nang Tunjungan` angkat taraf hidup UMKM Surabaya

Elshinta.com, Komisi B Bidang Perekonomian DPRD Kota Surabaya menilai kegiatan \"Karnaval Nang Tunju...
Pemkot Denpasar hapus sanksi pajak agar usaha rakyat bangkit saat G20
Sabtu, 29 Oktober 2022 - 23:01 WIB

Pemkot Denpasar hapus sanksi pajak agar usaha rakyat bangkit saat G20

Elshinta.com, Pemerintah Kota Denpasar, Bali, memberikan kebijakan penghapusan sanksi administratif ...
Pemkab Biak bantu pasarkan produk UMKM di Sarinah Jakarta
Sabtu, 29 Oktober 2022 - 18:11 WIB

Pemkab Biak bantu pasarkan produk UMKM di Sarinah Jakarta

Elshinta.com, Pemerintah Kabupaten Biak Numfor, Papua ikut membantu memasarkan beragam hasil produk ...
Kadin: Tingkatkan ekspor dan perdagangan RI melalui penguatan UMKM
Minggu, 23 Oktober 2022 - 20:45 WIB

Kadin: Tingkatkan ekspor dan perdagangan RI melalui penguatan UMKM

Elshinta.com, Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Perdagangan Juan P...
Belasan UMK Yogyakarta jalin kemitraan tampilkan produk di waralaba
Senin, 17 Oktober 2022 - 21:55 WIB

Belasan UMK Yogyakarta jalin kemitraan tampilkan produk di waralaba

Elshinta.com, Belasan pelaku usaha mikro kecil binaan Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta menjalin ker...
Pemkot Tangerang libatkan UMKM dalam kegiatan demi pemulihan ekonomi
Minggu, 16 Oktober 2022 - 11:45 WIB

Pemkot Tangerang libatkan UMKM dalam kegiatan demi pemulihan ekonomi

Elshinta.com, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang berkomitmen terus mendukung para pelaku usaha guna¬...

InfodariAnda (IdA)