Polemik pendirian tempat ibadah di Cilegon, ini saran pengamat 

Elshinta
Selasa, 13 September 2022 - 15:14 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan | Sumber : Radio Elshinta
Polemik pendirian tempat ibadah di Cilegon, ini saran pengamat 
Gabungan elemen masyarakat Cilegon menggelar aksi di Gedung DPRD menolak rencana pembangunan Gereja HKBP, Rabu, (7/9/2022). Sumber foto: https://bit.ly/3dfuspr/elshinta.com.

Elshinta.com - Pemerintah diminta untuk berhati-hati dan mengedepankan pendekatan dialog dalam menyikapi polemik penolakan pendirian Gereja di Cilegon, Banten. Ketua Harian Badan Interaksi Sosial (BISMA) Wadah Forum Kerukunan Umat Beragama, Dr. John Palinggi menyatakan, semua pihak perlu duduk bersama untuk menemukan kesepahaman. 

“Ini kalo tidak diseleseikan secara dingin, ada masalah nanti, sebaiknya pemerintah tidak usah mewacanakan terlalu tajam, tetapi coba didekati masing-masing, agar ada kesepahaman. Karena menyeleseikan konflik perbedaan paham atau pendapat tentang yang berkaitan agama, bila tidak hati-hati, bisa masalah, jadi harus hati-hati lah”. Kata John dalam wawancara dengan Radio Elshinta, Senin (12/9). 

Menurut John, polemik tersebut bisa diseleseikan dengan merujuk pada perundang-undangan yang telah ada, yakni peraturan bersama Menteri Agama dan menteri dalam negeri (PMB) No 9 tahun 2006. Dalam PMB tersebut telah diatur prosedur dan dan persyaratan administratif diantaranya, mengantongi sertifikat pendirian tempat ibadah, memperoleh rekomendasi dari Kantor Wilayah Agama (Kanwil) setempat dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), mendapat dukungan dari sekurang-kurangnya 60 warga di sekitar tempat ibadah, dan tahapan selanjutnya yakni mengajukan ke Kepala Daerah.  

“Di sekeliling rumah ibadah, minimum 60 warga yang mendukung. rekomendasi forum kerukunan umat beragama sangat strategis disini, nah sesudah diajukan ke Bupati/Walikota, 90 hari paling lambat harus ada jawaban, kalo diterima otomatis keluar IMB, kalo ditolak maka disana dikatakan walikota maupun Bupati wajib mencarikan lokasi lain, selain yang ditolak itu”. Jadi sebetulnya kalo ikut prosedur dan persyaratan administratif, gak ada masalah," terangnya. 

Ditambahkan John yang juga pernah membidangi kerukunan umat beragama di Kementerian Agama, kebebasan beragama dan beribadah, dijamin dalam Undang-Undang Dasar (UUD) 1945. Ia juga meminta Kepala Daerah untuk merujuk pada PMB tersebut. 

“Bila kita sudah beda pendapat dalam negara, kan UUD menyatakan, warga negara memiliki kebebasan beribadah menurut agamanya dan juga membangun rumah ibadah, tentu kan bebas, tetapi ada peraturan pelaksanaan yang harus dipatuhi kan?, dilihat aja disortir lah, apakah sudah terpenuhi ? Bapak Walikota juga tolong dilihat ini, tahapan-tahapanya persyaratan administrasi, kalo belum disuruh lengkapi, kalo memang tidak bisa lagi, ya dicarikan  lokasi lain, karena memang begitu aturanya," ucapnya. 

John juga sependapat dengan Kementerian Agama yang menyatakan bahwa, Surat Keputusan Bupati Kepala Daerah Tingkat II Serang Nomor 189/Huk/SK1975 tahun 1975 yang dijadikan dasar penolakan pendirian Gereja oleh warga Cilegon Banten, sudah tidak relevan lagi. Direncanakan Kementerian Agama akan menggelar pertemuan yang menghadirkan Walikota Cilegon, Kemenko PMK, Kemendagri, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), dan jajaran Kementerian Agama.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
 Danrem 174/ATW sebut Festival Budaya Sejuta Rawa gagasan yang luar biasa
Rabu, 07 Desember 2022 - 18:10 WIB

Danrem 174/ATW sebut Festival Budaya Sejuta Rawa gagasan yang luar biasa

Elshinta.com, Kegiatan Festival Budaya Sejuta Rawa Kabupaten Mappi, Papua Selatan tahun 2022 yang di...
 Obati kerinduan warga perantauan, Pemkab Boyolali gelar wayang kulit di Jakarta
Selasa, 06 Desember 2022 - 20:34 WIB

Obati kerinduan warga perantauan, Pemkab Boyolali gelar wayang kulit di Jakarta

Elshinta.com, Pemerintah Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan men...
Kenalkan seni tradisional Jawa, puluhan pelajar MI belajar dalang
Senin, 05 Desember 2022 - 17:05 WIB

Kenalkan seni tradisional Jawa, puluhan pelajar MI belajar dalang

Elshinta.com, Bentuk memperkenalkan seni tradisional Jawa terhadap anak anak, puluhan pelajar ting...
Tunggakan peserta BPJS Kesehatan Kudus capai Rp133,7 miliar
Jumat, 02 Desember 2022 - 11:26 WIB

Tunggakan peserta BPJS Kesehatan Kudus capai Rp133,7 miliar

Elshinta.com, Berdasarkan data dari BPJS Kesehatan Kudus Jawa Tengah, tunggakan peserta mandiri unt...
Jaga kerukunan jelang Pemilu 2024, DPRD DIY gelar pertunjukan wayang kulit 
Jumat, 02 Desember 2022 - 11:14 WIB

Jaga kerukunan jelang Pemilu 2024, DPRD DIY gelar pertunjukan wayang kulit 

Elshinta.com, Pesta demokrasi akbar pemilihan Presiden dan Wakil Presiden tahun 2024 sudah di depan ...
PTITD Martrisia pilih ketua umum baru periode 2022-2027
Rabu, 30 November 2022 - 19:06 WIB

PTITD Martrisia pilih ketua umum baru periode 2022-2027

Elshinta.com, Bertempat di Gedung Tri Bhakti Kota Magelang Jateng, Ong Khing Kiong secara aklamasi t...
Kemenag perkirakan Indonesia dapat kuota haji penuh
Rabu, 30 November 2022 - 15:06 WIB

Kemenag perkirakan Indonesia dapat kuota haji penuh

Elshinta.com, Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU) Kementerian Agama memp...
JAFF 2022 resmi dibuka dengan pemutaran `Piknik Pesona`
Minggu, 27 November 2022 - 16:35 WIB

JAFF 2022 resmi dibuka dengan pemutaran `Piknik Pesona`

Elshinta.com, Festival film Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) tahun ini resmi dibuka dengan a...
Ganjar dorong pemerintah pusat daftarkan kebaya sebagai warisan budaya ke UNESCO
Sabtu, 26 November 2022 - 18:05 WIB

Ganjar dorong pemerintah pusat daftarkan kebaya sebagai warisan budaya ke UNESCO

Elshinta.com, Singapura, Malaysia, Thailand dan Brunai Darussalam, akan mendaftarkan kebaya menjadi ...
Antusias tinggi, Bandara Kertajati kembali terbangkan ratusan jemaah umroh Jawa Barat
Sabtu, 26 November 2022 - 17:04 WIB

Antusias tinggi, Bandara Kertajati kembali terbangkan ratusan jemaah umroh Jawa Barat

Elshinta.com, Setelah sukses menerbangkan ratusan jemaah umrah dari Bandara Kertajati pada tanggal 2...

InfodariAnda (IdA)