Nur Aziz paparkan penanganan air minum dan sanitasi Kota Magelang di City Sanitation Summit 2022

Elshinta
Selasa, 13 September 2022 - 19:13 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan | Sumber : Radio Elshinta
Nur Aziz paparkan penanganan air minum dan sanitasi Kota Magelang  di City Sanitation Summit 2022
Sumber foto: Kurniawati/elshinta.com.

Elshinta.com - Wali Kota Magelang dr. Muchamad Nur Aziz menjadi narasumber pada pelaksanaan City Sanitation Summit (CSS) ke XX tahun 2022 yang diselenggarakan oleh Aliansi Kabupaten Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI) di ICE BSD Kabupaten Tangerang, Banten, pekan lalu. 

Pada kesempatan itu,  Aziz memaparkan materi tentang Keterlibatan Masyarakat untuk Percepatan Akses Sanitasi yang Aman dan Berkelanjutan. Dia bersanding dengan narasumber lainnya, yakni Bupati Lumajang Thoriqul Haq dan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar. Adapun sebagai penanggap, antara lain Bupati Biak, Ketua TP PKK/Bunda Sanitasi Kota Magelang Niken Ichtiaty dan Direktur Koperasi Syariah BMI Tangerang.

 Aziz menyampaikan, tahun 2015 akses layananan air minum di Kota Magelang baru mencapai 82,3 persen. Permasalahan yang dihadapi antara lain karena ketersediaan air baku yang terbatas dan debit air semakin menurun. Adapun sebagian besar sumber mata air berada di wilayah Kabupaten Magelang (5 dari 6 sumber air minum).

Kemudian, tingkat kehilangan air yang tinggi, yakni lebih dari 40 persen akibat dari jaringan yang sebagian besar sudah tua, bahkan beberapa diantaranya merupakan peninggalan Belanda.

"Permasalahan air minum di Kota Magelang juga karena keterbatasan kemampuan masyarakat untuk mengakses, juga kontinuitas pasokan yang belum merata," papar  Aziz seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Kurniawati, Selasa (13/9). 

Sedangkan akses layanan sanitasi pada tahun 2015 di Kota Magelang baru sebesar 87 persen, dengan permasalahan secara teknis dan non teknis. Secara teknis karena keterbatasan lahan pembuatan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL), topografi dan muka air tanah dan kesulitan aksesibilitas serta kerapatan bangunan-banguan di Kota Magelang.

"Secara non teknis, meliputi belum memadainya regulasi dan penegakan regulasi, kurangnya kesadaran masyarakat, keterbatasan kemampuan masyarakat terkait pendanaan," imbuh Aziz.

Namun mulai tahun 2021, akses layanan air minum meningkat menjadi 98,7 persen dan akses layanan sanitasi mencapai 98,15 persen. Ini tidak lepas dari upaya pemerintah dalam penanganan air minum dan sanitasi, antara lain dengan mengurangi tingkat kehilangan air minum (NRW), penyertaan modal pada PDAM Kota Magelang, mencari sumber air minum alternatif baru, penyediaan IPAL, dan menggencarkan gerakan Stop Buang Air Besar Sembarangan pada tahun 2022.

Selanjutnya, kata Aziz, Penyusunan Perwal Magelang No. 13 Tahun 2020 tentang Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik untuk Program Layanan Lumpur Tinja Terjadwal (L2T2) dan Layanan Lumpur Tinja Tidak Terjadwal (L2T3), Program Sedot Tinja (SENJA) untuk mewujudkan akses sanitasi aman.

"Kami juga mengadakan penyerapan aspirasi masyarakat dalam Ngopi Bareng Pak Wali dan program unggulan "Rodanya Mas Bagia" untuk penanganan air minum dan sanitasi," ujar  Aziz.

Sebagai informasi, Program SENJA merupakan bagian dari Program L2T2 yang dilaunching 29 Januari 2021 atas inisiasi USAID IUWASH PLUS. Kota Magelang juga sudah memiliki sarana Instalasi Pengelolaan Lumpur Tinja (IPLT), termasuk juga UPT Pengelolaan Air Limbah Domestik (PALD).

Aziz menegaskan, upaya penanganan air minum dan sanitasi tidak luput dari peran banyak pihak, mulai dari dunia usaha, perguruan tinggi, media massa dan masyarakat itu sendiri. Keterlibatan masyarakat meliputi Pembentukan Kelompok Pemanfaat dan Pemelihara (KPP), Tim Monev Partisipatif dan Forum Tembang Tidar (FTT), dan Forum Komunikasi WASH sebagai wadah komunikasi air minum dan sanitasi antara masyarakat, pemerintah, serta stakeholder lainnya.

"Keterlibatan masyarakat juga bisa dilihat dari terbentuknya Kader-kader pemicuan, promotor dari RW dan PKK yang terlatih. Pengusulan air minum dan sanitasi dalam Rencana Kerja Masyarakat (RKM), untuk dibahas dalam Musrenbang Kelurahan dan adanya Bunda Sanitasi sebagai penggerak pembangunan sanitasi di masyarakat," papar Dokter Aziz.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Wujudkan lingkungan sehat, personel Polsek Syamtalira Bayu gotong royong bersama warga 
Sabtu, 26 November 2022 - 15:23 WIB

Wujudkan lingkungan sehat, personel Polsek Syamtalira Bayu gotong royong bersama warga 

Elshinta.com, Wujudkan lingkungan bersih dan sehat, personel Polsek Syamtalira Bayu bersama warga Ga...
Sudin LH Jakut identifikasi perusahaan diduga timbulkan pencemaran debu
Jumat, 25 November 2022 - 18:05 WIB

Sudin LH Jakut identifikasi perusahaan diduga timbulkan pencemaran debu

Elshinta.com, Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Utara melakukan identifikasi terhadap ...
 Bupati Boyolali tanam pohon produktif di lereng Merapi
Jumat, 25 November 2022 - 10:55 WIB

Bupati Boyolali tanam pohon produktif di lereng Merapi

Elshinta.com, Peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN) tahun 2022, digelar di Alun Alu...
Pengamat IPB University: Green industry cluster berperan penting dorong dekarbonisasi
Selasa, 22 November 2022 - 12:05 WIB

Pengamat IPB University: Green industry cluster berperan penting dorong dekarbonisasi

Elshinta.com, Pengamat ekonomi lingkungan IPB University Aceng Hidayat menilai positif upaya Pertami...
500 siswa di Parigi dilibatkan penanaman bakau rangkaian Harkanas
Minggu, 20 November 2022 - 14:15 WIB

500 siswa di Parigi dilibatkan penanaman bakau rangkaian Harkanas

Elshinta.com, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong, Sulawesi Tengah (Sulteng) melibatkan kur...
 Peringati Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional, 3 orang utan kembali dilepasliarkan
Sabtu, 19 November 2022 - 12:48 WIB

Peringati Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional, 3 orang utan kembali dilepasliarkan

Elshinta.com, Masih dalam suasana peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional, Balai Konservasi S...
 PT PIM gelar survei kepuasan masyarakat lingkungan tahun 2022, ini tujuannya
Jumat, 18 November 2022 - 16:58 WIB

PT PIM gelar survei kepuasan masyarakat lingkungan tahun 2022, ini tujuannya

Elshinta.com, PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) Krueng Geukueh, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara melakuka...
Dinilai sudah jadi persoalan akut, Komisi II segera bentuk Panja konflik pertanahan
Senin, 14 November 2022 - 19:05 WIB

Dinilai sudah jadi persoalan akut, Komisi II segera bentuk Panja konflik pertanahan

Elshinta.com, Komisi II DPR akan segera membentuk Panitia Kerja (Panja) terkait persoalan konflik pe...
Satgas Yonif Mekanis 203/AK bantu warga Papua dapatkan air bersih 
Minggu, 13 November 2022 - 14:37 WIB

Satgas Yonif Mekanis 203/AK bantu warga Papua dapatkan air bersih 

Elshinta.com, Wujud nyata Pos Balingga Satgas Yonif Mekanis 203/AK untuk mengatasi kesulitan rakyat ...

InfodariAnda (IdA)