Pesilat PLAB Kendal juara umum Semarang Pencak Silat Open Championship 2022
Elshinta.com, Para pesilat dari Pusat Latihan Atlet Berbakat (PLAB) Kabupaten Kendal, Jawa Tengah yang berisikan anggota perguruan Persaudaran Setia Hati Trate (PSHT) memborong gelar juara umum pada Semarang Pencak Silat Open Championship 2022 tingkat nasional yang berakhir pada Minggu malam (11/9).

Elshinta.com - Para pesilat dari Pusat Latihan Atlet Berbakat (PLAB) Kabupaten Kendal, Jawa Tengah yang berisikan anggota perguruan Persaudaran Setia Hati Trate (PSHT) memborong gelar juara umum pada Semarang Pencak Silat Open Championship 2022 tingkat nasional yang berakhir pada Minggu malam (11/9).
Kejuaraan yang diikuti 1.371 pesilat yang digelar di GOR Universitas Semarang berlangsung 9 - 11 September 2022. Para pesilat berasal dari Jateng, DIY, Jatim, dan Kalimantan Utara.
PLAB Kendal menjuarai untuk tingkat remaja (SMA) dengan perolehan 8 medali emas, 5 perak, dan 1 perunggu; sementara di tingkat pra remaja (SMP) dengan 23 emas, 9 perak, dan 24 perunggu; dan usia dini dengan 12 emas, 10 perak, dan 10 perunggu. Di sisi lain tim Ikatan Pencak Silat Kota Semarang menjuarai tingkat dewasa dengan 11 emas dan 3 perunggu.
"Kami menerjunkan 109 pesilat di semua kategori. Maklum saja dua tahun dan tiga tahun terakhir tidak ada kejuaraan. Ketika ada kejuaraan di Semarang, maka semua pelatih mengirimkan hasil didikannya. Persiapan kami ya setelah pandemi Covid-19 dinyatakan aman, langsung berlatih. Arah kami ke O2SN dan Pekan Olahraga Daerah untuk para pesilat pelajar. Kami melatih di nomor laga dan seni," kata Kinan Nakhur, pelatih PSHT PLAB Kendal seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Joko Hendrianto, Rabu (14/9).
Sementara itu Iwan Setiadi, pelatih perguruan Perisai Diri dari Padepokan Satria Naga Boyolali mengaku senang dengan perolehan prestasi menjadi Juara Umum III di tingkat usia dini dengan meraih 8 medali emas, 1 perak, 3 perunggu, dan dewasa dengan 3 mas dan 1 perunggu. Timnya menurunkan 33 pesilat yang turun di 36 nomor pertandingan.
"Ikut kejuaraan sebagai ajang untuk menakar diri hasil dari latihan kami. Anak-anak usia dini menjadi punya pengalaman bertarung di arena resmi. Bagi pesilat dewasa, ini untuk menambah jam terbang dan mengasah kemampuan tanding mereka," ujarnya.
Mochamad Soleh pelatih PSHT dari Kuningan Terate Silat Center mengaku menurunkan 40 pesilat. "Kami memperoleh Juara II di tingkat pra remaja dengan 10 emas, 3 perak, dan 3 perunggu. Di usia dini kami meraih 6 emas, 8 perak, dan perunggu. Sementara di tingkat remaja menyabet 1 emas. Bagi kami yang penting adalah para pesilat memperoleh pengalaman bertanding di sebuah kejuaraan yang besar tingkat nasional," ujarnya.
Hasil selengkapnya:
Dewasa
1. IPSI Kota Semarang (11 - 0 -3)
2. Pusat Latihan Atlet Berbakat Kendal (5 - 3 - 1)
3. Padepokan Satria Naga Boyolali (3 - 0 - 1)
Pra Remaja
1. Pusat Latihan Atlet Berprestasi Kendal (23 - 9 - 24)
2. PSHT KTSC (10 - 3 - 3)
3. Naga Hitam Indonesia (10 - 2 - 10)
Remaja:
1. Pusat Latihan Atlet Berprestasi Kendal (8 - 5 -1)
2. SMAN 3 Pati (5 -1 - 4)
3 SMAN (7 - 4 - 2 0)
Usia Dini:
1. Pusat Latihan Atlet Berprestasi Kendal (12 - 10 - 10)
2. Merpati Putih Jatisari Semarang (12 - 9 -12)
3. Padepokan Satria Naga Boyolali (8 - 1- 3)