Kurangi beban para sopir angkot, Kapolres Langkat berbagi sembako
Elshinta.com, Dalam rangka meringankan beban masyarakat akibat terkena dampak dari kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), Polres Langkat melakukan pembagian bantuan sosial (Bansos) kepada para sopir angkot di jalan Binjai-Stabat, Sei Karang Simpang Tol, Desa Kwala Begumit, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Rabu (14/9).

Elshinta.com - Dalam rangka meringankan beban masyarakat akibat terkena dampak dari kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), Polres Langkat melakukan pembagian bantuan sosial (Bansos) kepada para sopir angkot di jalan Binjai-Stabat, Sei Karang Simpang Tol, Desa Kwala Begumit, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Rabu (14/9).
Kegiatan pembagian Bansos ini dipimpin oleh Kapolres Langkat AKBP Danu Pamungkas Totok dan Ketua Bhayangkari Cabang Langkat Indri Danu Pamungkas serta Waka Polres Langkat Kompol Hendri Nupia Dinka Barus. Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh Wakil Ketua Bhayangkari Cabang Langkat Rani Hendri Barus, Kasat Lantas Polres Langkat AKP Hosea Ginting, Kapolsek Stabat Fery Ariandy, KBO Sat Lantas Polres Langkat IPTU Relapang Sitepu
dan Kanit Laka Polres Langkat IPDA Arifin YS.
“Kegiatan ini dilakukan dalam rangka meringankan beban masyarakat sebagai dampak dari kenaikan harga BBM. Adapun kegiatan tersebut membagikan Bansos kepada sopir angkot berupa 20 paket sembako,” kata Kasi Humas Polres Langkat AKP Joko Sumpeno seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, M Salim, Kamis (15/9)..
Selain memberikan bantuan kepada para sopir, Kapolres Langkat ini juga berhasil meredam gejolak masyarakat yang ditimbulkan oleh kenaikan harga BBM. Salah satunya dengan memfasilitasi para mahasiswa di kawasan Langkat melakukan demonstrasi secara tertutup agar tidak mengganggu ketertiban umum.
Ketua Forum Aliansi Mahasiswa Pelajar Langkat (FAMPL) OK Tata Putra memberikan apresiasi terhadap kinerja jajaran Polres Langkat di bawah komando AKBP Danu Pamungkas Totok.
Menurut OK Tata Putra, meski Kabupaten Langkat dikenal dengan keberagaman suku, agama dan ras, namun Kapolres Langkat mampu mewujudkan situasi dan kondisi di wilayah hukum Polres Langkat bisa kondusif di tengah maraknya aksi demonstrasi menentang kenaikan BBM. Saat di daerah lain para mahasiswa dan masyarakat melakukan aksi unjuk rasa terkait kenaikan BBM bersubsidi dan nonsubsidi, tapi di Langkat suasana masih kondusif. Riak-riak aksi para mahasiswa dilaksanakan secara damai di dalam ruangan dan tidak turun ke jalan.
"Saya selaku Mahasiswa dan ketua Forum Aliansi Mahasiswa Pelajar Langkat, juga sangat memberikan apresiasi kepada Kapolres Langkat atas penyelesaian kasus-kasus yang diselesaikan melalui Restorasi Justice,” terangnya.
Kapolres Langkat Danu Pamungkas Totok, telah menjabat lebih kurang selama satu tahun setelah dipromosikan dari jabatan sebelumnya sebagai pengasuh di Akademi Kepolisian (Akpol). Pria kelahiran Pati, Jawa Tengah, 14 Februari 1982 ini pun dikenal sebagai sosok perwira berkharisma dengan pembawaan santai tapi tegas.Perwira polisi yang satu ini dikenal sangat ramah kepada semua orang sehingga dia diterima banyak kalangan.