11 warga korban sindikat penipuan kerja di Kamboja kembali ke Malaysia

Elshinta
Jumat, 16 September 2022 - 15:58 WIB | Editor : Calista Aziza | Sumber : Antara
11 warga korban sindikat penipuan kerja di Kamboja kembali ke Malaysia
Ilustrasi - Penipuan melalui pesan singkat, baik SMS maupun aplikasi pesan instan. ANTARA/Ardika

Elshinta.com - Sebanyak 11 warga yang menjadi korban sindikat penipuan penawaran kerja di Kamboja kembali ke Malaysia.

Kementerian Luar Negeri (KLN) Malaysia dalam keterangan tertulis yang dikeluarkan di Putrajaya, Jumat, menyebutkan dengan kembalinya 11 warga negara mereka pada Kamis (15/9) dini hari, maka total sudah 123 orang dari 153 korban sindikat penipuan penawaran kerja di Kamboja yang diselamatkan.

Menurut keterangan tersebut, Kedutaan Besar Malaysia di Phnom Penh masih bekerja sama dengan pihak berkuasa di Kamboja berupaya mendeteksi dan menyelamatkan para korban lainnya, untuk bisa membawa mereka pulang ke Malaysia.

"Alhamdulillah, 11 lagi warga Malaysia yang merupakan korban sindikat penipuan penawaran kerja telah kembali dengan selamat dari Kamboja kemarin, sehingga total 123 orang sejauh ini dari total 153 yang dilaporkan," ujar Menteri Luar Negeri Malaysia Saifuddin Abdullah melalui akun Facebook-nya.

Pada 9 September lalu ada 24 warga yang menjadi korban sindikat penipuan kerja di Kamboja juga berhasil kembali ke Malaysia. Saifuddin menjemput langsung dan membawa mereka pulang dari Kamboja.

Pada Minggu (4/9), Saifuddin mengatakan ada 148 korban penipuan penawaran kerja di Kamboja, 22 di Laos, dua di Myanmar dan 23 di Thailand. Sebanyak 10 orang berhasil diselamatkan dari Laos, dua orang dari Myanmar, dan 10 orang dari Thailand.

Dengan adanya kejadian itu, KLN meminta warga mereka untuk waspada dengan tawaran bekerja di luar negeri, terutama untuk pekerjaan yang menawarkan gaji tinggi dan melalui platform media sosial seperti Facebook, Telegram, hingga Wechat.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
MUI: Anwar Ibrahim wakili pandangan Islam progresif
Minggu, 27 November 2022 - 14:35 WIB

MUI: Anwar Ibrahim wakili pandangan Islam progresif

Elshinta.com, Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional Sudarnoto Abdul Hak...
Rekomendasi destinasi libur akhir tahun seru di Singapura
Minggu, 20 November 2022 - 10:46 WIB

Rekomendasi destinasi libur akhir tahun seru di Singapura

Elshinta.com, Libur akhir tahun sudah semakin dekat. Singapura masih menjadi negara yang menarik unt...
Imigrasi Malaysia mulai sediakan `autogate` untuk warga asing
Rabu, 16 November 2022 - 11:47 WIB

Imigrasi Malaysia mulai sediakan `autogate` untuk warga asing

Elshinta.com, Warga asing pemegang izin tinggal jangka panjang mendapatkan kemudahan untuk masuk ke ...
Terima keketuaan, Indonesia siap jadikan ASEAN episentrum pertumbuhan
Minggu, 13 November 2022 - 16:48 WIB

Terima keketuaan, Indonesia siap jadikan ASEAN episentrum pertumbuhan

Elshinta.com, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan Indonesia akan menjadikan ASEAN sebagai epise...
 Presiden Jokowi akan hadiri upacara penutupan KTT ASEAN
Minggu, 13 November 2022 - 10:11 WIB

Presiden Jokowi akan hadiri upacara penutupan KTT ASEAN

Elshinta.com, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menghadiri upacara penutupan KTT ASEAN ke-40 dan ke...
Presiden RI ajak Uni Eropa kerja sama atasi krisis multidimensi
Sabtu, 12 November 2022 - 20:44 WIB

Presiden RI ajak Uni Eropa kerja sama atasi krisis multidimensi

Elshinta.com, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengajak Uni Eropa untuk meningkatkan kerja sama deng...
ASEAN Plus Three harus siap tangani krisis pangan dan resesi ekonomi
Sabtu, 12 November 2022 - 15:56 WIB

ASEAN Plus Three harus siap tangani krisis pangan dan resesi ekonomi

Elshinta.com, Presiden Joko Widodo yang didampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga...
Presiden Jokowi: Kemitraan ASEAN-India penjaga stabilitas Indo-Pasifik
Sabtu, 12 November 2022 - 15:35 WIB

Presiden Jokowi: Kemitraan ASEAN-India penjaga stabilitas Indo-Pasifik

Elshinta.com, Presiden Joko Widodo mendorong kemitraan ASEAN-India agar dapat difokuskan pada tiga ...

InfodariAnda (IdA)