Polda Jateng bongkar peredaran sabu jaringan  Malaysia

Elshinta
Minggu, 18 September 2022 - 14:49 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan | Sumber : Radio Elshinta
Polda Jateng bongkar peredaran sabu jaringan  Malaysia
Sumber foto: Joko Hendrianto/elshinta.com.

Elshinta.com - Ditresnarkoba Polda Jateng kembali menggagalkan upaya peredaran narkoba jaringan internasional dari Malaysia. Tiga tersangka yang masih ada hubungan keluarga ditangkap petugas di Nganjuk dan Tulungagung, Jawa Timur.

Hal tersebut diungkap dalam konferensi pers di Mapolda Jateng yang dipimpin oleh Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Jateng Kombes Lutfi Martadian didampingi Kepala Kantor Bea Cukai Tanjung Mas Anton Martin dan pejabat BNNP Jateng, Kamis siang (15/9).

“Pengungkapan berawal pada Kamis, (1/9) petugas Bea Cukai mencurigai empat paket yang berasal dari Malaysia. Setelah pengecekan X-Ray, ditemukan di dalam masing-masing paket itu berisi serbuk kristal. Hasil test kit atas serbuk kristal tersebut positif Methamfetamia (sabu),” ujar Dirresnarkoba seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Joko Hendrianto.

Adapun ketiga tersangka yang diamankan berinisial HS alias MW (42), UK (34) dan KK (47). 

Lutfi Martadian menyebutkan, tersangka HS yang bekerja sebagai buruh di Malaysia. Dia mengirimkan narkoba yang disembunyikan dalam 4 buah pigura dari Malaysia melalui jalur laut menuju alamat yang telah dia dapatkan dari tersangka UK dan KK. 

Barang-barang tersebut ditujukan pengirimannya di dua tempat yaitu di rumah YA (anak tiri tersangka KK) di Nganjuk dan di rumah kerabat tersangka UK di Tulungagung

Selanjutnya petugas melacak pengiriman dan menangkap ketiga tersangka di Kabupaten Nganjuk dan Tulungagung, Jawa Timur pada Senin (5/9).

Dalam penangkapan, petugas membongkar isi  paket dan menemukan narkoba jenis sabu dengan jumlah total 3,5 kg yang disembunyikan dalam 4 paket berisi pigura.

“Ketiga orang yang diamankan adalah HS selaku pengirim paket dari Malaysia serta tersangka UK dan KK yang berperan memberikan alamat pengiriman paket, keduanya dijanjikan upah dari tersangka HS masing-masing sebesar Rp 5 juta,” tuturnya

Dalam keterangannya, tersangka HS mengaku mendapat upah dari seseorang yang menyuruhnya mengirim paket tersebut dari Malaysia sebesar Rp 50 juta.

Atas keterlibatan para tersangka dalam jaringan peredaran narkoba jaringan internasional tersebut, para tersangka dijerat dengan pasal 132 ayat 1 Jo pasal 114 ayat 1 subs pasal 112 ayat 1 UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Ancaman hukuman paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun atau hukuman mati,” ujarnya. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Komplotan residivis spesialis pencurian di rest area diamankan
Sabtu, 26 November 2022 - 13:06 WIB

Komplotan residivis spesialis pencurian di rest area diamankan

Elshinta.com, Menanggapi laporan pencurian seorang pengunjung rest area KM 429 tol Semarang-Solo yan...
Curi burung beserta sangkarnya, tiga ABG di Kudus diamankan aparat Polsek Mejobo
Jumat, 25 November 2022 - 16:08 WIB

Curi burung beserta sangkarnya, tiga ABG di Kudus diamankan aparat Polsek Mejobo

Elshinta.com, Tiga anak baru gede (ABG) di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah masing-masing berinisial L...
 Polresta Malang Kota musnahkan barang bukti narkoba 
Kamis, 24 November 2022 - 17:57 WIB

 Polresta Malang Kota musnahkan barang bukti narkoba 

Elshinta.com, Polresta Malang Kota, Jawa Timur memusnahkan sabu seberat 1082,17 gr, ganja seberat 3...
Polisi ringkus penjual uang palsu secara daring di Semarang
Rabu, 23 November 2022 - 20:21 WIB

Polisi ringkus penjual uang palsu secara daring di Semarang

Elshinta.com, Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Semarang, Jawa Tengah, meringkus seorang pem...
<i>Nyuruh</i> kerabat selundupkan 2 unit HP, napi narkoba jalani `strap sel`
Rabu, 23 November 2022 - 19:06 WIB

Nyuruh kerabat selundupkan 2 unit HP, napi narkoba jalani `strap sel`

Elshinta.com, Lapas Kelas 2A Kediri, Jawa Timur memberikan sanksi kepada BGS narapidana kasus narkob...
 Terungkap, korban begal di Desa Burikan Kudus ternyata hoax
Rabu, 23 November 2022 - 17:46 WIB

Terungkap, korban begal di Desa Burikan Kudus ternyata hoax

Elshinta.com, Adanya seorang pengendara berinisial AAP (18) warga Kecamatan Kota Kabupaten Kudus, Ja...
Polisi tangkap tersangka pembuat uang palsu di Palembang
Jumat, 18 November 2022 - 20:48 WIB

Polisi tangkap tersangka pembuat uang palsu di Palembang

Elshinta.com, Polda Sumatera Selatan menangkap seorang tersangka kasus pembuatan uang palsu di Kota...
Pekerja curi sepatu, perusahaan rugi Rp400 juta 
Jumat, 18 November 2022 - 15:38 WIB

Pekerja curi sepatu, perusahaan rugi Rp400 juta 

Elshinta.com, Empat pekerja pabrik sepatu Selalu Cinta Indonesia (SCI) Salatiga, Jawa Tengah ditahan...
Polres Jayawijaya gagalkan penyelundupan ganja lewat pesawat
Kamis, 17 November 2022 - 21:24 WIB

Polres Jayawijaya gagalkan penyelundupan ganja lewat pesawat

Elshinta.com, Personel Kepolisian Resor (Polres) Jayawijaya, Polda Papua menggagalkan penyelundupan ...
Polisi amankan pengutip retribusi sampah gunakan surat palsu di Lhokseumawe
Kamis, 17 November 2022 - 16:47 WIB

Polisi amankan pengutip retribusi sampah gunakan surat palsu di Lhokseumawe

Elshinta.com, Personel Unit Reskrim Polsek Banda Sakti, Polres Lhokseumawe berhasil mengungkap kasu...

InfodariAnda (IdA)