Kemenkop: Kontribusi UMKM terhadap ekspor nonmigas baru 15,7 persen

Elshinta
Minggu, 18 September 2022 - 15:56 WIB | Editor : Sigit Kurniawan | Sumber : Antara
Kemenkop: Kontribusi UMKM terhadap ekspor nonmigas baru 15,7 persen
Sumber foto: Antara/elshinta.com

Elshinta.com - Kementerian Koperasi dan UKM mencatatkan capaian kontribusi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) terhadap ekspor nonmigas baru sekitar 15,7 persen, di bawah kontribusi UMKM China, India, dan Vietnam.

Karena itu, Kemenkop menggelar Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) UKM Berbasis Kemitraan dengan agregator dan UKM ekspor di Tangerang, Banten, untuk menciptakan ekosistem UKM Go Ekspor.

“Upaya ini dilakukan dalam rangka mendukung pencapaian target kontribusi UMKM terhadap ekspor nonmigas sebesar 17 persen pada 2024,” kata Asisten Deputi Pengembangan SDM Usaha Kecil dan Menengah Deputi Bidang UKM Kemenkop Dwi Andriani Sulistyowati sebagaimana dalam keterangan resmi di Jakarta, Minggu.

Menurut dia, pelaku UKM Go Ekspor membutuhkan pengetahuan tentang tren pasar produk ekspor, market intelligence, dan pengembangan produk ekspor.
 

Pelaku UKM dinilai masih memiliki kelemahan, salah satunya tidak melihat tren saat memproduksi sebuah barang. Atas dasar tersebut, perlu didatangkan pakar di bidang desain produk, agregator, dan buying representatif.

Dalam kegiatan tersebut, para pakar melakukan transfer knowledge dengan memberikan ulasan dan masukan secara langsung terhadap setiap produk yang dihasilkan dan dipresentasikan oleh masing-masing UKM.

Dengan begitu, pengembangan SDM UKM Berbasis Kemitraan antara agregator dengan UKM ekspor tak hanya memberikan teori penunjang, tetapi juga diberi praktik langsung.

”Memang ada tahapannya, teori sekitar 30-40 persen. Kemudian kami ajak ke workshop langsung praktik, UKM mengamati, meniru, dan memodifikasi yang disebut ATM (Amati, Tiru, Modifikasi), ditambah adanya success story dari para agregator yang juga sebagai pelaku UKM, untuk menyemangati mereka,” katanya.
 

Nantinya, dia mengharapkan para pelaku UKM dapat menjadi bagian dari rantai pasok agregator dan usaha besar berskala ekspor.

“Kegiatan ini merupakan wadah para pelaku UKM untuk berinteraksi dan saling mengenalkan usaha (company profile) masing-masing. Dengan membangun jaringan (networking), akan menjalin kolaborasi dan sinergi antar sesama pelaku UKM untuk menciptakan dan memproduksi produk-produk kreatif baru dengan kualitas ekspor,” ungkap dia.

Pemilik PT Homeware Internasional Indonesia Edmond Setiadarma mengaku sangat perhatian terhadap permasalahan UKM. Melalui perusahaannya, ia berkomitmen membantu para pelaku UMKM dalam melakukan ekspor.

“Tidak semua UMKM memiliki akses pasar ekspor dan kapasitas produksi yang besar, sehingga kami bantu mengumpulkan produk mereka supaya dapat memenuhi permintaan pembeli. Umumnya, pesanan dari luar negeri memiliki spesifikasi permintaan yang tinggi, kami lakukan standardisasi produk,” ujar Edmond.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Pengoperasian `Omah UMKM Kudus` ditargetkan pada 2023
Selasa, 22 November 2022 - 19:43 WIB

Pengoperasian `Omah UMKM Kudus` ditargetkan pada 2023

Elshinta.com, Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menargetkan pengoperasian \\\"Omah UMKM Kudus...
Sebanyak 77 UMKM meriahkan Makassar Culinary Night 2022
Minggu, 06 November 2022 - 11:19 WIB

Sebanyak 77 UMKM meriahkan Makassar Culinary Night 2022

Elshinta.com, Sebanyak 77 usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang bergerak di bidang kuliner memeriah...
 65 UMKM akan meriahkan `Ahad Festival` Lhokseumawe
Sabtu, 05 November 2022 - 19:15 WIB

65 UMKM akan meriahkan `Ahad Festival` Lhokseumawe

Elshinta.com, Pemerintah Kota Lhokseumawe, Aceh Utara melalui Disperindagkop akan menggelar event `...
Indef ungkap kendala UMKM dalam transformasi digital
Sabtu, 05 November 2022 - 00:01 WIB

Indef ungkap kendala UMKM dalam transformasi digital

Elshinta.com, Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Agus Herta Sumarto...
`Karnaval Nang Tunjungan` angkat taraf hidup UMKM Surabaya
Selasa, 01 November 2022 - 08:01 WIB

`Karnaval Nang Tunjungan` angkat taraf hidup UMKM Surabaya

Elshinta.com, Komisi B Bidang Perekonomian DPRD Kota Surabaya menilai kegiatan \"Karnaval Nang Tunju...
Pemkot Denpasar hapus sanksi pajak agar usaha rakyat bangkit saat G20
Sabtu, 29 Oktober 2022 - 23:01 WIB

Pemkot Denpasar hapus sanksi pajak agar usaha rakyat bangkit saat G20

Elshinta.com, Pemerintah Kota Denpasar, Bali, memberikan kebijakan penghapusan sanksi administratif ...
Pemkab Biak bantu pasarkan produk UMKM di Sarinah Jakarta
Sabtu, 29 Oktober 2022 - 18:11 WIB

Pemkab Biak bantu pasarkan produk UMKM di Sarinah Jakarta

Elshinta.com, Pemerintah Kabupaten Biak Numfor, Papua ikut membantu memasarkan beragam hasil produk ...
Kadin: Tingkatkan ekspor dan perdagangan RI melalui penguatan UMKM
Minggu, 23 Oktober 2022 - 20:45 WIB

Kadin: Tingkatkan ekspor dan perdagangan RI melalui penguatan UMKM

Elshinta.com, Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Perdagangan Juan P...
Belasan UMK Yogyakarta jalin kemitraan tampilkan produk di waralaba
Senin, 17 Oktober 2022 - 21:55 WIB

Belasan UMK Yogyakarta jalin kemitraan tampilkan produk di waralaba

Elshinta.com, Belasan pelaku usaha mikro kecil binaan Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta menjalin ker...
Pemkot Tangerang libatkan UMKM dalam kegiatan demi pemulihan ekonomi
Minggu, 16 Oktober 2022 - 11:45 WIB

Pemkot Tangerang libatkan UMKM dalam kegiatan demi pemulihan ekonomi

Elshinta.com, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang berkomitmen terus mendukung para pelaku usaha guna...

InfodariAnda (IdA)