12 kelurahan di Palangka Raya terdampak banjir kiriman

Elshinta
Senin, 19 September 2022 - 11:37 WIB | Editor : Calista Aziza | Sumber : Antara
12 kelurahan di Palangka Raya terdampak banjir kiriman
Dokumentasi. Warga beraktivitas di tengah banjir yang melanda wilayah Kota Palangka Raya, Minggu malam (18/9/2022). (ANTARA/Rendhik Andika)

Elshinta.com - Sebanyak 12 kelurahan di Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah terdampak banjir kiriman akibat meluapnya sungai besar di Kabupaten Gunung Mas yang menjadi hulu dan alirannya melintasi wilayah setempat.

"Sampai kemarin banjir masih melanda sejumlah wilayah, bahkan bertambah menjadi 12 kelurahan yang terdampak," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya Emi Abriyani di Palangka Raya, Senin.

Dari 12 kelurahan itu, BPBD mencatat 16.767 jiwa atau 4.683 kepala keluarga (KK) terdampak bencana yang melanda saat musim hujan. Selain itu, saat ini juga tercatat 4.075 rumah warga terkena imbas banjir akibat luapan sungai tersebut.

Ke-12 kelurahan di Kota Palangka Raya yang terdampak banjir itu, yakni Kelurahan Pahandut, Langkai, Pahandut Seberang, Tanjung Pinang, Bukit Tunggal, Palangka, Petuk Katimpun, Bereng Bengkel, Kameloh Baru, Danau Tundai, Kalampangan, dan Kelurahan Marang.

"Selain merendam jalan lingkungan, banjir juga mulai merendam sebagian rumah warga. Sementara ketinggian banjir ini mulai 5 sentimeter sampai 50 sentimeter. Akibatnya, aktivitas masyarakat terganggu," katanya.

Pihaknya meminta masyarakat, terutama di daerah rendah dan di kawasan bantaran sungai meningkatkan kewaspadaan terhadap adanya penambahan ketinggian air.

Apalagi, lanjut dia, berdasar informasi BMKG hujan masih akan mengguyur sejumlah wilayah Kalteng, termasuk Kabupaten Gunung Mas dan Kota Palangka Raya. Kabupaten Gunung Mas merupakan daerah yang menjadi hulu sungai yang alirannya melintasi wilayah Kota Palangka Raya.

Hujan yang terus terjadi di kabupaten itu menyebabkan sungai tak mampu lagi menampung debit air. Dampaknya terjadi luapan yang menyebabkan banjir wilayah aliran sungai, termasuk di Kota Palangka Raya.

Untuk itu, dalam rangka memberikan informasi potensi bencana banjir, tim BPBD secara berkala melakukan pemantauan tinggi air sungai di titik-titik pantau yang telah ditetapkan.

Pemerintah merencanakan operasi penanganan siaga darurat bencana dan mengajukan permintaan kebutuhan bantuan siaga darurat. Selain itu,  melaksanakan dan mengkoordinasikan pengerahan sumber daya untuk penanganan siaga darurat bencana secara cepat, tepat, efektif dan efisien.


BPBD setempat juga menyiapkan lokasi yang digunakan sebagai posko dan pusat pengungsian bagi warga setempat yang menjadi korban banjir kiriman. Untuk lokasi posko dan pengungsian sudah siap. Jika sewaktu-waktu diperlukan dapat segera dibangun dan difungsikan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Harimau masuk perangkap di Aceh Selatan alami luka parah
Minggu, 05 Februari 2023 - 23:45 WIB

Harimau masuk perangkap di Aceh Selatan alami luka parah

Elshinta.com, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) menyatakan harimau sumatra (panthera tigris ...
Ribuan pelajar di Sumsel dilatih bantuan hidup dasar kondisi darurat
Minggu, 05 Februari 2023 - 22:31 WIB

Ribuan pelajar di Sumsel dilatih bantuan hidup dasar kondisi darurat

Elshinta.com, Sebanyak 3.050 orang pelajar Sekolah Menengah Atas dan Kejuruan (SMA/SMK) se-Sumatera ...
Aktivitas wisata di Malioboro Yogyakarta semakin pulih
Minggu, 05 Februari 2023 - 22:01 WIB

Aktivitas wisata di Malioboro Yogyakarta semakin pulih

Elshinta.com, Unit Pelaksana Teknis Kawasan Cagar Budaya Yogyakarta mengatakan aktivitas wisata di k...
BMKG imbau waspada hujan petir dan angin kencang di Bali sampai 7 Februari
Minggu, 05 Februari 2023 - 20:15 WIB

BMKG imbau waspada hujan petir dan angin kencang di Bali sampai 7 Februari

Elshinta.com, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk mewasp...
Gunung Semeru erupsi disertai awan panas guguran sejauh 6 km
Minggu, 05 Februari 2023 - 19:45 WIB

Gunung Semeru erupsi disertai awan panas guguran sejauh 6 km

Elshinta.com, Gunung Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur kemb...
Kemenhub optimalkan pelayanan transportasi hingga ke pelosok daerah
Minggu, 05 Februari 2023 - 18:17 WIB

Kemenhub optimalkan pelayanan transportasi hingga ke pelosok daerah

Elshinta.com, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengoptimalkan pelayanan transportasi baik di darat...
Polisi gelar vaksinasi penguat kedua di Bandara Soekarno-Hatta
Minggu, 05 Februari 2023 - 17:10 WIB

Polisi gelar vaksinasi penguat kedua di Bandara Soekarno-Hatta

Elshinta.com, Kepolisian Resor Bandara Soekarno-Hatta Tangerang menggelar vaksinasi penguat kedua at...
HPN dan jurnalisme berkualitas
Minggu, 05 Februari 2023 - 16:22 WIB

HPN dan jurnalisme berkualitas

Elshinta.com, Survei dari Nielsen Media pada tahun 2020 mencatat penyimak media online sudah menga...
BMKG imbau waspadai gelombang sangat tinggi di laut selatan Jabar-DIY
Minggu, 05 Februari 2023 - 07:01 WIB

BMKG imbau waspadai gelombang sangat tinggi di laut selatan Jabar-DIY

Elshinta.com, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau seluruh pengguna jasa ke...
5 Februari 1933: Mengenang peristiwa Kapal Tujuh Provinsi
Minggu, 05 Februari 2023 - 06:50 WIB

5 Februari 1933: Mengenang peristiwa Kapal Tujuh Provinsi

Sejarah peristiwa Kapal Tujuh Provinsi terjadi tanggal 5 Februari 1933 dini hari di pantai lepas Sum...

InfodariAnda (IdA)