Top
Begin typing your search above and press return to search.

25 saksi diperiksa terkait kematian pegawai Bapenda Semarang

Elshinta.com, Paulus Iwan Boedi Prasetijo, seorang pegawai Badan Pendapatan Daerah Kota Semarang yang dilaporkan hilang sejak 24 Agustus 2022 diduga dibunuh pada hari itu juga.

25 saksi diperiksa terkait kematian pegawai Bapenda Semarang
X
Sumber foto: Joko Hendrianto/elshinta.com.

Elshinta.com - Paulus Iwan Boedi Prasetijo, seorang pegawai Badan Pendapatan Daerah Kota Semarang yang dilaporkan hilang sejak 24 Agustus 2022 diduga dibunuh pada hari itu juga. Hal itu terungkap dari paparan Kapolrestabes Semarang Komben Irwan Anwar, Senin (19/9) di Markas Polrestabes Semarang.

Polisi hingga saat ini telah memeriksa 25 saksi yang terdiri dari 8 orang dari keluarga Iwan Boedi, 8 saksi dari tempat ditemukannya jenasah Iwan yang dibakar bersama sepeda motornya, dan sisanya teman kerja Iwan dan beberapa orang lainnya.

Iwan ditemukan telah meninggal dunia dalam keadaan terbakar bersama sepeda motor dinasnya Honda Vario di semak belukar di kawasan Pantai Marina, Semarang pada 8 September 2022.

"Dari penelusuran CCTV, Iwan diketahui berada di dekat SPBU Sumur Boto di dekat rumahnya di kawasan Tembalang, Semarang pada pukul 06.45 dengan mengendarai sepeda motor dinasnya. Pukul 06.54 telah sampai di depan Hotel Noorman di Jl Teuku Umar, kemudian pukul 06.55 telah berada di depan gerbang Akademi Kepolisian Semarang di Jl Sultan Agung. Lalu pukul 07.00 telah sampai di depan Kelurahan Gajahmungkur di Jl Suprartman. Lalu pada pukul 07.11 berada di Jl Madukoro, dan pukul 07.24 pantauan CCTV menunjukkan ada di dekat lokasi ditemukannya jenazahnya di kawasan Marina," kata Kapolrestabes Semarang Irwan Anwar seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Joko Hendrianto, Selasa (20/9).

Ia menegaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium forensik, Iwan Boedi dibunuh terlebih dulu sebelum dibakar. Diduga pembunuh berusaha menghilangkan segala jejak agar sulit dilacak. Semua barang milik Iwan Boedi ikut dibakar, termasuk handphonenya.

"Tim gabungan Mabes Polri, Polda Jateng, dan Polrestabes Semarang masih terus menyelidiki kasus itu. Bagian tubuh Iwan Boedi yang belum ditemukan adalah kepala, dan tulang kaki kanan," katanya.

Iwan Boedi seharusnya akan memenuhi panggilan di kantor Diretorat Kriminal Khusus Polda Jateng pada 25 Agustus 2022 untuk dimintai keterangan perihal dugaan korupsi di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kota Semarang.

Dugaan korupsi itu atas aduan dari Aliansi Masyarakat Kota Semarang tertanggal 5 April 2020 terkait kegiatan persertifikatan tanah fasilitas umum, fasilitas sosial dan utiliti dari PT KAL kepada Pemerintah Kota Semarang sebanyak delapan bidang di Kecamatan Mijen, Kota Semarang.

Sebelum Iwan Boedi terbunuh, tim penyidik dari Direktorat Kriminal Khusus telah menerima keterangan secara lisan dari Iwan bahwa anggaran untuk proses pensertifikatan tahun 2010 itu tidak terserap seluruhnya karena alasan teknis. Iwan Boedi bersedia memberikan keterangan lebih rinci pada 25 Agustus 2022.

Kerangka jenazah Iwan Boedi diserahkan kepada keluarganya pada Selasa ini (20/9) untuk dimakamkan.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire