Top
Begin typing your search above and press return to search.

Panpel Persik sebut pelaku pemukulan suporter seorang Youtuber

Elshinta.com, Sebanyak empat organisasi profesi wartawan kembali mendatangi kantor Sekretariat Persik Kediri. Tujuan kedatangan para jurnalis ini ke kantor Sekretariat Persik di jalan PK Bangsa Kota Kediri, untuk meminta kejelasan terkait insiden pemukulan oknum suporter, saat berlangsung Derby Jatim Persik Kediri vs Arema FC.

Panpel Persik sebut pelaku pemukulan suporter seorang Youtuber
X
Sumber foto: Fendi Lesmana/elshinta.com.

Elshinta.com - Sebanyak empat organisasi profesi wartawan kembali mendatangi kantor Sekretariat Persik Kediri. Tujuan kedatangan para jurnalis ini ke kantor Sekretariat Persik di jalan PK Bangsa Kota Kediri, untuk meminta kejelasan terkait insiden pemukulan oknum suporter, saat berlangsung Derby Jatim Persik Kediri vs Arema FC.

Saat datang ke kantor Sekretariat Persik. Sejumlah wartawan ditemui oleh Ketua Panpel Persik Kediri Abriadi Muhara. Dalam keterangannya, ia menjelaskan jika pihaknya sudah mengidentifikasi pelaku pemukulan terhadap oknum suporter.

"Mungkin ada tekanan yang dia rasakan sangat mengganggu, Tadinya mungkin dia menghubungi salah satu temannya. Untuk memberikan pengakuan itu. Sehingga pihak keluarga menyampaikan kepada kami, Panpel, bahwa pelaku sudah mengakui," jelasnya.

"Informasi tadi pagi saya terima. Sampai sekarang saya belum dapat namanya. Mohon sabar teman-teman, mudah-mudahan malam (pelaku) bisa hadir di tengah tengah kita," kata Abriadi seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Fendi Lesmana, Rabu (21/9).

Pihak Panpel Persik Kediri sebenarnya sudah berupaya untuk mendatangkan pelaku datang ke kantor Sekretariat Persik Kediri, namun ternyata yang bersangkutan sedang bekerja, tidak berada di rumah.

"Tetapi yang jelas sudah ada pengakuan dari dia, bahwa dia adalah pelakunya. Dia adalah konten creator Youtuber," ungkapnya.

Ketika ditanya bagaimana proses pelaku bisa mendapatkan akses rompi fotografer? Abriadi menjawab jika rompi itu dibagikan ketika ada permintaan untuk akses masuk.

"Kemarin itu antara teman-teman wartawan dan Youtuber kebagian semua. Ini pembelajaran buat semua, Semoga ke depannya kami lebih selektif lagi untuk pembagian rompi," ungkapnya.

Seperti diberitakan kasus pemukulan suporter oleh seseorang ketika pertandingan Persik melawan Arema 17 September 2022 berbuntut panjang .

Empat organisasi profesi jurnalis mendesak agar manajemen Persik segera mencari sang pelaku. Sebab, para jurnalis merasa informasi yang berkembang menyudutkan mereka.

Para jurnalis Kediri juga merasa keberatan dengan pernyataan media officer (MO) dan panpel Persik. Yang menyebut terduga pelaku pemukulan adalah oknum media.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire