Atasi serangan terhadap albino, Tanzania larang dukun
Elshinta
Rabu, 14 Januari 2015 - 00:27 WIB | Penulis : | Editor : Administrator
Atasi serangan terhadap albino, Tanzania larang dukun
<content type="xhtml" xml:lang="id"> <div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml" dir="ltr"> <div class="bbc-image" itemscope="itemscope" itemtype="http://schema.org/ImageObject"> <img alt="Orang-orang dengan albinisme" height="360" itemprop="contentUrl" src="http://a.files.bbci.co.uk/worldservice/live/assets/images/2014/12/10/141210091106_albino_tz_0_640x360_bbc_nocredit.jpg" width="640"/> <p class="bbc-caption">Jumlah orang-orang dengan albinisme di Tanzania diperkirakan mencapai 33.000.</p> <meta content="bbc" itemprop="copyrightHolder"/> </div> <p>Pemerintah Tanzania mengumumkan pelarangan dukun sebagai bagian dari upaya untuk mengurangi jumlah serangan terhadap orang-orang dengan albinisme.</p> <p>Menteri Dalam Negeri Mathias Chikawe mengatakan akan ada operasi nasional untuk "menangkap dan mengadili" dukun-dukun yang masih praktik.</p> <p>Larangan ini disambut hangat oleh Organisasi Albinisme Tanzania (TAS).</p> <p>"Jika kami dan pemerintah bekerja sama dan menunjukkan kekuatan, kita akan bisa mengatasi masalah ini," kata Ernest Njamakimaya, ketua TAS.</p> <p>"Saya yakin kita bisa memberantas kasus ini untuk selamanya," imbuhnya.</p> <p>Para pegiat di negara tersebut mengatakan lebih dari 70 warga albino <a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2014/12/141209_albino_tanzania"> tewas dibunuh dalam beberapa tahun belakangan</a>.</p> <p>Jumlah orang-orang dengan albinisme di Tanzania diperkirakan mencapai 33.000 orang.</p> <p>Wartawan BBC di negara itu mengatakan ramuan yang dibuat dari organ tubuh orang albino oleh para dukun diyakini mendatangkan keberuntungan dan kekayaan.</p> <p>Larangan diterapkan setelah Perserikatan Bangsa-Bangsa belum lama ini mengutuk penculikan anak perempuan albino berusia empat tahun di kawasan Tanzania barat laut.</p> </div> </content>
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jubir Tanggap Soal Kunjungan Menteri Keuangan AS ke Tiongkok
Senin, 23 April 2018 - 06:04 WIB
Tiongkok telah menerima informasi mengenai kunjungan Menteri Keuangan AS Steven Terner Mnuchin ke Ti...
Makau Menentang Catatan HAM AS
Minggu, 22 April 2018 - 10:04 WIB
Kantor Juru Bicara Pemerintah Daerah Administrasi Khusus Makau kemarin (21/4) menyatakan, pihaknya d...
Aturan Hukum Seputar Foto Di Tempat Publik di Australia
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Bayangkan ini - Anda berada di rumah dan di halaman belakang bersama anak-anak Anda. Anda m...
Serangan Suriah: Kelompok pro jihadis di Indonesia 'berterima kasih' pada serangan AS
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Serangan sekutu AS ke Suriah tidak berdampak langsung pada Indonesia namun bagi kelompok pr...
Ekspor Anggur Australia Ke China Naik 16 Persen
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Angka ekspor minuman anggur (wine) dari Australia ke China mencapai angka tertinggi dalam 1...
Perempuan Palestina berada di garis depan protes anti-Israel
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Dalam pemandangan langka, perempuan Palestina berada di garis depan selama bentrokan Jumat ...
Pembatasan Migran Akan Pengaruhi Ekonomi di Australia
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Sebuah laporan terbaru menyebutkan bahwa bila Australia membatasi jumlah migran yang masuk ...
Arab Saudi hancurkan rudal yang ditembakkan ke Jazan dari Yaman
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Pasukan Udara Arab Saudi pada Jumat (13/4) menghancurkan satu rudal yang ditembakkan oleh g...
Bom di dalam stadion saat pertandingan: polisi terluka, 22 penonton ditahan
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Seorang polisi perempuan terluka parah akibat ledakan bom di Stadion Vasil Levski saat pert...
Dilarikan ke UGD setelah menyantap cabai paling pedas di dunia
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Di Indonesia banyak orang terobsesi pada makanan pedas -namun cabe paling pedas sedunia jus...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 207
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 144
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once