YouTube perluas cakupan sistem monetisasi bagi kreator

Elshinta
Kamis, 22 September 2022 - 09:37 WIB | Editor : Calista Aziza | Sumber : Antara
YouTube perluas cakupan sistem monetisasi bagi kreator
Perhelatan acara Made on YouTube yang pertama di Los Angeles, California, AS, Rabu (21/9/2022). (ANTARA/HO/YouTube)

Elshinta.com - Platform video dan musik digital YouTube akan memperluas cakupan sistem monetisasi mereka, yang mencakup Program Partner YouTube (YPP), cara baru untuk memperoleh penghasilan dari Shorts, hingga penggunaan musik.

Menurut CEO YouTube Susan Wojcicki, YPP adalah sesuatu yang revolusioner saat diluncurkan pertama kalinya pada tahun 2007. Dalam tiga tahun terakhir, YouTube telah memberikan lebih dari 50 miliar dolar AS penghasilan kepada kreator, artis, dan perusahaan media.

"Namun, perjalanan kami belum selesai. Saat memperkenalkan YPP, kami membuat pertaruhan besar: kami akan sukses hanya jika kreator-kreator kami sukses. Dan sekarang, kami akan meningkatkan upaya itu. Kami memperkenalkan cara anyar untuk mengapresiasi kreativitas di platform kami dengan memperluas akses Program Partner YouTube," kata Wojcicki dalam keterangannya, Kamis.

Mulai awal 2023, kreator yang berfokus pada Shorts dapat mendaftar YPP setelah memenuhi syarat minimal 1.000 subscriber dan 10 juta tayangan Shorts dalam 90 hari. Para mitra baru ini akan mendapatkan semua manfaat YPP, termasuk monetisasi iklan di video Shorts maupun video format panjang YouTube.

Untuk mendukung kreator yang masih pemula di platform ini, YouTube juga akan memperkenalkan tingkat YPP baru dengan persyaratan lebih rendah yang menawarkan akses lebih awal ke fitur Fan Funding tertentu, seperti Super Thanks, Super Chat, Super Stickers, dan Langganan Channel.

Selain itu, YouTube juga memperkenalkan model pembagian keuntungan baru untuk Shorts. Mulai awal 2023, platform akan beralih dari sistem pendanaan tetap dan lebih mengandalkan model pembagian keuntungan yang unik di Shorts, baik untuk kreator yang sudah menjadi anggota YPP maupun yang baru mendaftar.

Karena iklan di Feed Shorts ditayangkan di antara video, pendapatan dari iklan-iklan ini akan ditotal setiap bulan dan digunakan untuk mengapresiasi kreator Shorts dan membantu menutup biaya lisensi musik.

Kreator akan menerima 45 persen dari keseluruhan uang yang dialokasikan untuk mereka, yang kemudian dibagi berdasarkan kontribusi masing-masing dalam jumlah total penayangan Shorts. Angka pembagian keuntungan ini akan sama, apakah mereka menggunakan musik atau tidak.

"Peluang ini akan tersedia bagi semua anggota YPP — termasuk kreator baru yang terutama membuat konten dengan perangkat seluler, yang baru akan bergabung dengan program ini untuk pertama kalinya," kata Chief Product Officer YouTube Neal Mohan.

Lebih lanjut, YouTube memperkenalkan Kreator Musik, sebuah solusi baru yang memberi kreator akses mudah ke katalog musik lengkap untuk digunakan dalam video mereka. Solusi ini juga membuat artis dan pemilik hak musik dapat mengakses sumber pendapatan baru dari penggunaan musik mereka di YouTube.

Kreator sekarang dapat membeli lisensi musik yang terjangkau, berkualitas tinggi, dan memungkinkan monetisasi optimal—pembagian keuntungannya akan sama dengan jumlah yang biasa mereka terima dari video tanpa musik.

Bagi kreator yang tidak ingin membeli lisensi di depan, mereka masih dapat menggunakan lagu tetapi harus berbagi pendapatan dengan artis dan pemilik haknya. Kreator Musik saat ini masih dalam versi beta di AS dan akan tersedia di lebih banyak negara pada tahun 2023.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Twitter pulihkan akun Kanye West
Senin, 21 November 2022 - 13:59 WIB

Twitter pulihkan akun Kanye West

Elshinta.com, Akun Twitter milik rapper Kanye West kembali aktif lagi setelah beberapa diblokir wa...
Alasan Citroen AMI Buggy masih belum dipasarkan di Indonesia
Kamis, 17 November 2022 - 23:41 WIB

Alasan Citroen AMI Buggy masih belum dipasarkan di Indonesia

Elshinta.com, Advisory Board Indomobil Group Tan Kim Piauw mengatakan mobil listrik Citroen AMI Bugg...
Mengenalkan batik Surabaya lewat peragaan busana hingga konser musik
Kamis, 17 November 2022 - 11:59 WIB

Mengenalkan batik Surabaya lewat peragaan busana hingga konser musik

Elshinta.com, Batik merupakan salah satu warisan budaya kebanggaan Indonesia yang kini berada di pun...
Hyundai dan OIKN kerja sama hadirkan ekosistem mobilitas cerdas
Selasa, 15 November 2022 - 10:47 WIB

Hyundai dan OIKN kerja sama hadirkan ekosistem mobilitas cerdas

Elshinta.com, Hyundai Motor Group menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Otoritas Ibu Kota Nus...
Bisnis mainan yang jadi pahlawan bagi lulusan SLB
Rabu, 09 November 2022 - 12:00 WIB

Bisnis mainan yang jadi pahlawan bagi lulusan SLB

Elshinta.com, Sembilan belas tahun yang lalu, seorang perempuan memberanikan diri untuk membangun us...
Setelah centang biru, Twitter siapkan label `resmi`
Rabu, 09 November 2022 - 11:05 WIB

Setelah centang biru, Twitter siapkan label `resmi`

Elshinta.com, Twitter sedang menyiapkan label baru, `official` atau resmi untuk sejumlah akun terver...
Elon Musk, akuisisi Twitter dan ujaran kebencian
Kamis, 03 November 2022 - 13:13 WIB

Elon Musk, akuisisi Twitter dan ujaran kebencian

Elshinta.com, Ketika Elon Musk pertama kali menyatakan akan mengakuisisi Twitter beberapa bulan lalu...
Gaya interior modern estetik di JFW 2023
Sabtu, 29 Oktober 2022 - 11:15 WIB

Gaya interior modern estetik di JFW 2023

Elshinta.com, Perhelatan fashion terbesar Indonesia Jakarta Fashion Week 2023 (JFW) kembali digela...
Koleksi Nagita Slavina, Rinda Salmun & Aesthetic Pleasure hadir di JFW
Kamis, 27 Oktober 2022 - 09:41 WIB

Koleksi Nagita Slavina, Rinda Salmun & Aesthetic Pleasure hadir di JFW

Elshinta.com, Premium pop-up market besutan Majalah Dewi, Dewi’s Luxe Market (DLM), menghadirkan ...
Perancang Korea Selatan ramaikan Jakarta Fashion Week 2023
Selasa, 25 Oktober 2022 - 22:22 WIB

Perancang Korea Selatan ramaikan Jakarta Fashion Week 2023

Elshinta.com, Lembaga ekonomi kreatif Korea Selatan, Korea Creative Content Agency (KOCCA), melalui...

InfodariAnda (IdA)