Tarif angkutan pelayaran belum naik, pengusaha kapal demo kantor BPTD

Elshinta
Kamis, 22 September 2022 - 20:23 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Tarif angkutan pelayaran belum naik, pengusaha kapal demo kantor BPTD
Sumber foto: Istimewa/elshinta.com.

Elshinta.com - Ratusan kru dan anggota Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai, Danau, dan Penyebrangan (Gapasdap) Merak kembali melakukan aksi unjuk rasa di Kantor BPTD Wilayah VIII Banten, Kota Cilegon, untuk menuntut penyesuaian tarif yang telah disetujui pada aturan Kemenhub Nomor 172 Tahun 2022.

Dalam aksi tersebut, para pengusaha meminta Menteri Perhubungan segera memberlakukan tarif sesuai dengan perhitungan yang telah dilakukan imbas kenaikan BBM.  
 
Sekjen DPP Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau dan Penyebarangan (Gapasdap) Aminudin Rifai menjelaskan,  para pengusaha meminta Menteri Perhubungan (Menhub) segera memberlakukan tarif sesuai dengan perhitungan yang telah dilakukan pemerintah ditambah dengan dampak kenaikan harga BBM, karena kondisi angkutan penyebrangan yang sudah tidak kuat beroperasi lagi.
 
Kemudian, pengusaha menolak dengan tegas penetapan tarif yang tidak mempertimbangkan kemampuan pengusaha angkutan penyebrangan untuk menutup biaya operasional atau penetapan tarif yang dipolitisasi.
 
"Kenaikan 32 persen BBM kita sudah hitung kemarin itu hanya mempengaruhi HPP, bukan multiple effect-nya. Akibat dari kenaikan BBM itu kita terpengaruh 10-14 persen dari harga pokok belum termasuk dampaknya. Bayangkan kapal yang bergerak dari Merak ke Bakauheni dalam satu hari harus menambah biaya pembelian BBM itu Rp30-40 juta per kapal tergantung dari kapalnya. Kalau itu tidak segera diputuskan oleh pemerintah maka kemampuan pengusaha untuk mengoperasikan kapalnya ini yang sulit," papar Aminudin Rifai, Sekjen DPP Gapasdap, Kamis (22/9).
 
Dijelaskan, imbas kenaikan BBM pengusaha harus menambah biaya untuk pembelian bahan bakar Rp300 juta dalam satu periode jadwal perjalanan atau satu bulan operasional kapal. Oleh sebab itu, kata Amin, kondisi ini sangat mempengaruhi industri angkutan pelayaran dan diprediksi bakal mengurangi operasional kapal di lintasan penyebrangan. "Bisa jadi kalau tidak ada kemampuan ya kan gitu, saya kembalikan ke pengusaha sekuat apa mereka bisa menerima beban kenaikan BBM itu. Contohnya di Ketapang Gilimanuk, kapal yang beroperasi sekarang ini 25, ya mungkin separonya 12 kapal yang akan bergerak. Ya separonya bisa jadi, pengusaha yang di Merak Bakauheni pengusaha yang tergantung dengan operasional kapalnya," terangnya. 
 
Saat pandemi Covid-19 saja, Amin bilang, pengusaha kapal sudah banyak yang menjual kapalnya karena tidak mampu memenuhi kebutuhan operasional. Pasalnya saat itu, muatan kapal dibatasi."Pandemi belum habis kita dibawah 40 persen load factor-nya kita itu sudah engap-engapan,  sudah banyak perusahaan yang menjual kapalnya bukan hanya akibat daripada BBM naik, tetapi ketidakmampuan mereka melakukan operasional," pungkasnya.
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Gelar aksi teatrikal kuda lumping, massa minta KPK percepat tuntaskan kasus Formula E
Jumat, 30 September 2022 - 16:55 WIB

Gelar aksi teatrikal kuda lumping, massa minta KPK percepat tuntaskan kasus Formula E

Elshinta.com, Kelompok massa tergabung dalam Satgas Pemburu Koruptor kembali menggelar aksi Jumat Ke...
 Warga Binjai ditemukan tewas tersangkut di bawah jembatan Sungai Wampu
Jumat, 30 September 2022 - 16:04 WIB

Warga Binjai ditemukan tewas tersangkut di bawah jembatan Sungai Wampu

Elshinta.com, Masyarakat Kelurahan Stabat Baru, dihebohkan atas penemuan mayat yang tersangkut di ba...
Presiden Jokowi: Penyaluran BLT BBM mencapai 95,9 persen
Selasa, 27 September 2022 - 14:16 WIB

Presiden Jokowi: Penyaluran BLT BBM mencapai 95,9 persen

Elshinta.com, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengatakan hingga saat ini secara nasional Ban...
Presiden Jokowi sambangi pedagang di Pasar Wameo Baubau
Selasa, 27 September 2022 - 11:13 WIB

Presiden Jokowi sambangi pedagang di Pasar Wameo Baubau

Elshinta.com, Presiden Joko Widodo menyambangi sejumlah pedagang di Pasar Tradisional Wameo, Kelurah...
Kebakaran SMAN 1 Pebayuran Bekasi padam dalam sejam
Senin, 26 September 2022 - 09:48 WIB

Kebakaran SMAN 1 Pebayuran Bekasi padam dalam sejam

Elshinta.com, Kebakaran yang melanda SMA Negeri 1 Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat dapat dipa...
Jadi tersangka penganiyaan, pemuda di Buton nikahi kekasihnya di rutan
Minggu, 25 September 2022 - 16:56 WIB

Jadi tersangka penganiyaan, pemuda di Buton nikahi kekasihnya di rutan

Elshinta.com, Sepasang kekasih di Kecamatan Lasalimu Selatan, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Su...
Gelar aksi, massa terus desak KPK bongkar kasus dugaan korupsi Formula E
Jumat, 23 September 2022 - 19:05 WIB

Gelar aksi, massa terus desak KPK bongkar kasus dugaan korupsi Formula E

Elshinta.com, Kelompok massa tergabung dalam Satgas Pemburu Koruptor kembali berunjuk rasa di Gedung...
Tarif angkutan pelayaran belum naik, pengusaha kapal demo kantor BPTD
Kamis, 22 September 2022 - 20:23 WIB

Tarif angkutan pelayaran belum naik, pengusaha kapal demo kantor BPTD

Elshinta.com, Ratusan kru dan anggota Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai, Danau, dan Penyebrangan (G...
Kerangka Paulus Iwan Boedi dimakamkan, pembunuh belum ditemukan
Kamis, 22 September 2022 - 19:54 WIB

Kerangka Paulus Iwan Boedi dimakamkan, pembunuh belum ditemukan

Elshinta.com, Kerangka Paulus Iwan Boedi Prasetijo, 51 tahun, pegawai Badan Pendapatan Daerah Kota S...
Satlantas Polres Boyolali tangkap dua sopir bus ugal-ugalan
Kamis, 22 September 2022 - 17:23 WIB

Satlantas Polres Boyolali tangkap dua sopir bus ugal-ugalan

Elshinta.com, Dua armada bus jurusan Solo - Semarang nampak melaju ugal-ugalan hingga viral di media...

InfodariAnda (IdA)