KPK sita 205 ribu dolar Singapura dan Rp50 juta dari OTT suap perkara

Elshinta
Jumat, 23 September 2022 - 08:35 WIB |
KPK sita 205 ribu dolar Singapura dan Rp50 juta dari OTT suap perkara
Petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menunjukkan barang bukti sejumlah uang dari operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan suap pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA) saat jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (23/9/2022). ANTARA/Benardy Ferdiansyah

Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita barang bukti berupa uang 205 ribu dolar Singapura dan Rp50 juta dari operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan suap pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA).

"Adapun jumlah uang yang berhasil diamankan sebesar 205.000 dolar Singapura dan Rp50 juta," kata Ketua KPK Firli Bahuri saat jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Jumat dini hari.

Firli menjelaskan dari OTT tersebut, tim KPK mengamankan delapan orang pada Rabu (21/9) sekitar pukul 15.30 WIB di wilayah Jakarta dan Semarang, Jawa Tengah.

Delapan orang tersebut, yaitu PNS pada Kepaniteraan MA Desy Yustria (DY), PNS pada Kepaniteraan MA Muhajir Habibie (MH), Panitera MA Edi Wibowo (EW), PNS MA Albasri (AB), PNS MA Elly Tri (EL), PNS MA Nurmanto Akmal (NA), Yosep Parera (YP) selaku pengacara, dan Eko Suparno (ES) selaku pengacara.

Lebih lanjut, Firli menjelaskan sebagai tindak lanjuti pengaduan dan laporan masyarakat, KPK menerima informasi dugaan adanya penyerahan sejumlah uang kepada hakim atau yang mewakilinya terkait penanganan perkara di MA.

Berikutnya, pada Rabu (21/9) sekitar pukul 16.00 WIB, tim KPK mendapat informasi adanya penyerahan sejumlah uang dalam bentuk tunai dari ES kepada DY sebagai representasi SD di salah satu hotel di Bekasi, Jawa Barat.

"Selang beberapa waktu, Kamis (22/3) sekitar pukul 01.00 WIB dini hari, tim KPK kemudian bergerak dan mengamankan DY di rumahnya beserta uang tunai sejumlah sekitar 205.000 dolar Singapura," ungkap Firli.

Secara terpisah, tim KPK juga langsung mencari dan mengamankan YP dan ES yang berada di wilayah Semarang guna diminta keterangan.

"Para pihak yang diamankan beserta barang bukti kemudian dibawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan di Gedung Merah Putih KPK," katanya.

Selain itu, AB juga hadir ke Gedung Merah Putih KPK dan menyerahkan uang tunai Rp50 juta.

KPK menetapkan 10 tersangka berdasarkan keterangan saksi dan bukti-bukti yang cukup dalam kasus tersebut.

Sebagai penerima, yakni Hakim Agung pada MA Sudrajad Dimyati (SD), Hakim Yustisial/Panitera Pengganti MA Elly Tri Pangestu (ETP), PNS pada Kepaniteraan MA Desy Yustria (DY), PNS pada Kepaniteraan MA Muhajir Habibie (MH), PNS MA Redi (RD), dan PNS MA Albasri (AB).

Kemudian, sebagai penerima, yaitu Yosep Parera (YP) selaku pengacara, Eko Suparno (ES) selaku pengacara pihak swasta/debitur Koperasi Simpan Pinjam Intidana (ID) Heryanto Tanaka (HT), dan pihak swasta/debitur Koperasi Simpan Pinjam ID Ivan Dwi Kusuma Sujanto (IDKS).

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Syarifuddin sebut OTT momentum perbaiki performa lembaga peradilan
Jumat, 30 September 2022 - 20:46 WIB

Syarifuddin sebut OTT momentum perbaiki performa lembaga peradilan

Elshinta.com, Ketua Mahkamah Agung (MA) M Syarifuddin mengajak seluruh jajaran di lingkungan MA dan ...
Polisi periksa kondisi psikologi Lesti Kejora terkait kasus KDRT
Jumat, 30 September 2022 - 19:45 WIB

Polisi periksa kondisi psikologi Lesti Kejora terkait kasus KDRT

Elshinta.com, Kepolisian segera melakukan pemeriksaan psikologi terhadap artis Lestiani alias Lesti ...
Meski dipenjara seumur hidup, Sunardi terus berkreasi
Jumat, 30 September 2022 - 17:11 WIB

Meski dipenjara seumur hidup, Sunardi terus berkreasi

Elshinta.com, Sunardi (40) asal Bondowoso Jawa Timur patut menjadi inspirasi. Warga Binaan Pemasyara...
Presiden Jokowi tandatangani surat pemecatan Ferdy Sambo
Jumat, 30 September 2022 - 16:25 WIB

Presiden Jokowi tandatangani surat pemecatan Ferdy Sambo

Elshinta.com, Presiden Joko Widodo sudah menandatangani surat pemecatan mantan kepala Divisi Profes...
Oknum polisi di Sultra dipecat akibat suap penerimaan casis Polri
Jumat, 30 September 2022 - 15:40 WIB

Oknum polisi di Sultra dipecat akibat suap penerimaan casis Polri

Elshinta.com, Oknum anggota Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara Brigadir Polisi Satu (Briptu...
Polisi dalami video pembunuhan warga sipil di Papua Barat
Jumat, 30 September 2022 - 15:29 WIB

Polisi dalami video pembunuhan warga sipil di Papua Barat

Elshinta.com, Kepolisian Daerah Provinsi Papua Barat masih mendalami video viral pembunuhan empat wa...
Polrestro Jaksel terima laporan penyanyi Lesti atas dugaan alami KDRT
Jumat, 30 September 2022 - 12:59 WIB

Polrestro Jaksel terima laporan penyanyi Lesti atas dugaan alami KDRT

Elshinta.com, Polres Metro Jakarta Selatan sudah menerima laporan penyanyi  Lesti Kejora atas dug...
Paulus Waterpauw mengutuk kebiadaban KKB
Jumat, 30 September 2022 - 11:47 WIB

Paulus Waterpauw mengutuk kebiadaban KKB

Elshinta.com, Penjabat Gubernur Papua Barat Paulus Waterpauw mengutuk keras serangan kelompok krimin...
Putri Candrawathi diinfokan ke Bareskrim jalani wajib lapor hari ini
Jumat, 30 September 2022 - 11:35 WIB

Putri Candrawathi diinfokan ke Bareskrim jalani wajib lapor hari ini

Elshinta.com, Istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, menjalani wajib lapor sebagai tersangka pembunuh...
Polda Sulteng sebut DPO MIT Askar terlibat 10 kasus pembunuhan
Jumat, 30 September 2022 - 11:23 WIB

Polda Sulteng sebut DPO MIT Askar terlibat 10 kasus pembunuhan

Elshinta.com, Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Polda Sulteng) menyebut anggota kelompok Mujahidin ...

InfodariAnda (IdA)