Hari Maritim Nasional, Luhut optimis RI pusat peradaban maritim dunia

Elshinta
Jumat, 23 September 2022 - 12:03 WIB |
Hari Maritim Nasional, Luhut optimis RI pusat peradaban maritim dunia
Kapal petikemas sepanjang 334 meter yang bersandar di Terminal 3 PT IPC Terminal Petikemas, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/1/2022). (ANTARA/ HO- Humas Pelindo)

Elshinta.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengaku optimis Indonesia bisa menjadi pusat peradaban maritim dunia, saat memperingati Hari Maritim Nasional 2022.

Dalam mewujudkan visi Indonesia sebagai pusat maritim dunia, Luhut menekankan pembangunan nasional harus diarahkan pada pembangunan kemaritiman, yaitu kegiatan pembangunan melalui perencanaan, pelaksanaan, dan pengendaliannya mempertimbangkan jati diri Indonesia sebagai negara kepulauan yang besar.

"Semua harus memberi perhatian besar untuk pembangunan kemaritiman. Kita mulai dengan menyamakan pemahaman kita pada bidang kemaritiman. Meningkatkan literasi bangsa di bidang kemaritiman menjadi langkah awal. Akan tetapi tidak boleh terlalu lama dan berhenti di situ. Kita harus lanjutkan dengan aksi nyata meraih kembali kejayaan bahari. Justru di laut kita jaya," tegas Luhut dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat.

Luhut juga menegaskan bahwa kegiatan kemaritiman bukan hanya aktifitas yang terkait dengan laut saja.

Kajian tentang ekonomi maritim yang dilaksanakan telah menghasilkan pemahaman tentang ekonomi maritim sebagai kegiatan ekonomi yang terjadi di kawasan perairan dan kegiatan di tempat lain yang memanfaatkan sumberdaya alam yang berasal dari kawasan perairan, serta kegiatan di tempat lain yang menghasilkan barang dan jasa untuk dimanfaatkan pada kawasan perairan.

Oleh karena itu, industri yang berlokasi di darat yang mengolah sumber daya alam dari perairan juga termasuk kegiatan ekonomi maritim. Begitu pula industri yang menghasilkan peralatan untuk eksplorasi, eksploitasi, dan konservasi kawasan perairan.

Selain itu, Luhut juga berharap agar Indonesia dapat memperkuat pembangunan kemaritiman. Pasalnya, Indonesia pernah memimpin kejayaan bahari di masa lampau.

"Oleh karena itu, pembangunan maritim ke depan harus diarahkan untuk merebut kembali kejayaan maritim sebagai negeri maritim yang kuat dan bangsa bahari yang unggul seperti di masa lampau. Kita harus kembali menjadi Pusat Peradaban Maritim Dunia," jelasnya.

Lebih lanjut, Luhut menegaskan penguatan ekonomi maritim bukanlah sasaran akhir dalam pembangunan maritim Indonesia melainkan kesejahteraan rakyat yang merata dan berkeadilan di seluruh wilayah di Indonesia.

"Dalam hal kesejahteraan tidak boleh lagi ada kesenjangan. Tidak boleh ada disparitas kesejahteraan antarkawasan. Sebagai negara kepulauan, inilah tantangan terberat yang kita hadapi. Oleh karena itu, kita harus rumuskan strategi yang cerdas dalam membangun kemaritiman kita," imbuhnya.

Ada pun strategi yang dapat dilakukan oleh Indonesia, yaitu melalui strategi ekonomi, politik, dan budaya. Strategi ekonomi dilakukan untuk menggali dan mengembangkan potensi ekonomi maritim sebesar-besarnya bagi kesejahteraan rakyat yang adil dan merata.

Strategi politik digunakan untuk memperkuat kedaulatan dan ketahanan maritim, serta tatakelola maritim yang baik. Sementara itu strategi budaya juga diupayakan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dengan memajukan karakter dan budaya, serta memajukan sumber daya manusia yang selaras dengan perkembangan IPTEK kelautan.

Kajian sementara ekonomi maritim yang dilakukan oleh BRIN bersama Kemenko Marves mengestimasikan nilai Produk Domestik Bruto (PDB) kemaritiman Indonesia pada 2020 sebesar Rp1.212 triliun atau 11,31 persen dari PDB nasional yang mencapai Rp10.722 triliun.

Nilai ini turun sekitar Rp19 triliun dari 2019 yang mencapai Rp1.231 triliun, diduga sebagai dampak pandemi Covid–19. Akan tetapi, meskipun nilainya turun, namun kontribusinya mengalami peningkatan dari sebesar 11,25 persen pada tahun 2019 menjadi 11,3 persen di 2020.

Pemerintah juga akan menyusun Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) tahun 2025-2045, dengan semangat pembangunan kemaritiman.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Kunjungi Lasem, Mendag Zulkifli Hasan: Saya dukung pengembangan Kota Pusaka
Kamis, 29 September 2022 - 19:23 WIB

Kunjungi Lasem, Mendag Zulkifli Hasan: Saya dukung pengembangan Kota Pusaka

Elshinta.com, Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan meninjau pembangunan Kota Pusaka Lasem dan...
Badan Pangan: Jaminan produk halal ikut menjaga ketahanan pangan
Kamis, 29 September 2022 - 14:51 WIB

Badan Pangan: Jaminan produk halal ikut menjaga ketahanan pangan

Elshinta.com, Deputi III Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan, Badan Pangan Nasional...
Rupiah Kamis pagi menguat 35 poin
Kamis, 29 September 2022 - 09:47 WIB

Rupiah Kamis pagi menguat 35 poin

Elshinta.com, Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis pagi men...
IHSG Kamis dibuka menguat 19,52 poin
Kamis, 29 September 2022 - 09:35 WIB

IHSG Kamis dibuka menguat 19,52 poin

Elshinta.com, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis dibuka mengua...
Bank Mandiri belum berencana naikkan suku bunga kredit
Rabu, 28 September 2022 - 19:59 WIB

Bank Mandiri belum berencana naikkan suku bunga kredit

Elshinta.com, Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Darmawan Junaidi menyatakan pihaknya belu...
Ekonom: Pemangkasan biaya aplikasi bisa berdampak pada ekosistem ojol
Rabu, 28 September 2022 - 19:47 WIB

Ekonom: Pemangkasan biaya aplikasi bisa berdampak pada ekosistem ojol

Elshinta.com, Pemotongan biaya sewa aplikasi ojek online (ojol) dinilai tidak hanya berdampak pada p...
Dukung pembangunan IKN, GRP fokus siapkan baja ramah lingkungan 
Rabu, 28 September 2022 - 19:06 WIB

Dukung pembangunan IKN, GRP fokus siapkan baja ramah lingkungan 

Elshinta.com,
Sinergi Pemerintah Pusat dan pemda mengendalikan inflasi
Rabu, 28 September 2022 - 17:11 WIB

Sinergi Pemerintah Pusat dan pemda mengendalikan inflasi

Elshinta.com, Pada tahun 2022, berbagai negara telah mulai pulih dari dampak COVID-19. Akan tetapi, ...
Teten sebut kesadaran masyarakat beli produk dalam negeri meningkat
Rabu, 28 September 2022 - 15:23 WIB

Teten sebut kesadaran masyarakat beli produk dalam negeri meningkat

Elshinta.com, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyatakan saat ini tren kesadaran masyarakat u...
Presiden sebut bansos akan ditambah jika APBN berlebih
Rabu, 28 September 2022 - 14:35 WIB

Presiden sebut bansos akan ditambah jika APBN berlebih

Elshinta.com, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan jika terdapat kelebihan dana di APBN, maka pe...

InfodariAnda (IdA)