Pemkot Surabaya bangun 55 sodetan saluran air cegah banjir

Elshinta
Jumat, 23 September 2022 - 14:37 WIB |
Pemkot Surabaya bangun 55 sodetan saluran air cegah banjir
Pembangunan saluran air di Manukan Kulon, Kota Surabaya (ANTARA/HO-Diskominfo Surabaya)

Elshinta.com - Pemerintah Kota Surabaya membangun 55 titik sodetan saluran air di Kota Pahlawan, Jawa Timur, guna mencegah banjir saat musim hujan.

Sekretaris Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya Dwi Djajawardana di Surabaya, Jumat, mengatakan pengerjaan sodetan di 55 titik itu bertujuan untuk mengurangi beban saluran agar tidak lagi terjadi luapan dan genangan ketika musim hujan.

"Pengerjaan crossing ditargetkan selesai pada November 2022. Saat ini, proses pengerjaan crossing itu telah mencapai 60 persen," kata dia.

Dwi menjelaskan, salah satu crossing atau sodetan yang saat ini sedang dalam proses pengerjaan adalah saluran tengah di Jalan Ahmad Yani.

"Itu crossing-nya yang ada di tengah saluran Jalan Ahmad Yani kita tujukan ke arah timur di rumah pompa Korem Surabaya. Kalau tidak melakukan crossing di rumah pompa Korem itu, yang bagian selatan Jalan Ahmad Yani akan menumpuk di saluran Kebon Agung dan Wonorejo," kata dia.

Hal itu, lanjut dia, supaya saluran yang ada di Kebon Agung yang menuju ke Wonorejo, Rungkut tidak terlalu terbebani air, saluran tengah di Jalan Ahmad Yani juga dilakukan pengerukan lebih dalam 4 meter.

Ketika terjadi genangan di wilayah Gayungan, Kebonsari, Ketintang, dan sekitarnya, air akan terpecah ke dua arah di Wonorejo dan rumah pompa Korem Surabaya.

"Jadi, nanti saluran yang ada di Kebon Agung menuju ke Wonorejo itu terbagi. Ketika crossing itu sudah jadi, secara otomatis air akan ditarik ke arah selatan, tepatnya di Mal City of Tomorrow, kemudian rumah pompa yang ada di Korem Surabaya menarik debit air tersebut," kata Dwi.

Dwi melanjutkan, selain crossing di Jalan Ahmad Yani, DSDABM Surabaya juga sedang mengerjakan crossing di kawasan tengah kota. Salah satu crossing yang dikerjakan itu ada di saluran Jalan Embong Kenongo kemudian diarahkan menuju ke Sungai Kalimas.

Selain dibuatkan sodetan di Jalan Embong Kenongo, DSDABM juga mengerjakan sodetan tengah kota di Jalan Kenari.

"Biar tidak terlalu numpuk di rumah pompa dekat Gedung Negara Grahadi atau Kenari. Maka dari itu, kami juga membuat crossing di Jalan Panglima Sudirman untuk ditujukan ke Sungai Kalimas," kata dia.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
 7 warga terjangkit DBD, Pemdes Colo Kudus lakukan fogging
Kamis, 29 September 2022 - 19:48 WIB

7 warga terjangkit DBD, Pemdes Colo Kudus lakukan fogging

Elshinta.com, Maraknya kasus demam berdarah dengue (DBD) didesa Colo Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus ...
Bio Farma awali ekspor IndoVac dengan mendonasikan vaksin
Kamis, 29 September 2022 - 17:59 WIB

Bio Farma awali ekspor IndoVac dengan mendonasikan vaksin

Elshinta.com, Perusahaan BUMN di bidang farmasi PT Bio Farma (Persero) mengawali tahapan ekspor vaks...
Petani dan nelayan bangkit perkuat Lampung sebagai lumbung pangan
Kamis, 29 September 2022 - 17:47 WIB

Petani dan nelayan bangkit perkuat Lampung sebagai lumbung pangan

Elshinta.com, Menjaga produktivitas lahan pertanian dan hasil perikanan menjadi tugas penting yang h...
Kelompok Tani Sidrap: Produksi naik karena program Mandiri Benih Padi
Kamis, 29 September 2022 - 17:35 WIB

Kelompok Tani Sidrap: Produksi naik karena program Mandiri Benih Padi

Elshinta.com, Kelompok Tani Sejahtera di Desa Passeno, Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidrap, Provinsi...
Kementerian BUMN pastikan BUMN rugi tidak dapat PMN
Kamis, 29 September 2022 - 17:23 WIB

Kementerian BUMN pastikan BUMN rugi tidak dapat PMN

Elshinta.com, Staf Khusus (Stafsus) BUMN Arya Sinulingga memastikan BUMN yang rugi tidak akan mendap...
KLHK: Skema multi usaha tak berdampak buruk bagi kondisi hutan
Kamis, 29 September 2022 - 17:11 WIB

KLHK: Skema multi usaha tak berdampak buruk bagi kondisi hutan

Elshinta.com, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memasti...
Ketua IAGI: Konsep green city tepat diterapkan di IKN
Kamis, 29 September 2022 - 17:06 WIB

Ketua IAGI: Konsep green city tepat diterapkan di IKN

Elshinta.com, Konsep greencity yang akan dibangun di kawasan IKN sangat mungkin diterapkan.
Pekalongan optimalkan Jogo Kali antisipasi penumpukan sampah di sungai
Kamis, 29 September 2022 - 16:59 WIB

Pekalongan optimalkan Jogo Kali antisipasi penumpukan sampah di sungai

Elshinta.com, Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah, terus mengoptimalkan tim `Jogo Kali` guna men...
Kabuparen Luwu Utara usulkan bantuan 20 desa KAT ke Kemensos
Kamis, 29 September 2022 - 16:47 WIB

Kabuparen Luwu Utara usulkan bantuan 20 desa KAT ke Kemensos

Elshinta.com, Pemerintah Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan melalui Dinas Sosial mengusulkan pem...
Kementerian PUPR: Progres Bendungan Sepaku Semoi mencapai 63,5 persen
Kamis, 29 September 2022 - 16:35 WIB

Kementerian PUPR: Progres Bendungan Sepaku Semoi mencapai 63,5 persen

Elshinta.com, Direktur Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakya...

InfodariAnda (IdA)