DKP Kepri: Pemerintah Malaysia bebaskan satu dari dua nelayan Natuna

Elshinta
Jumat, 23 September 2022 - 17:47 WIB | Editor : Widodo | Sumber : Antara
DKP Kepri: Pemerintah Malaysia bebaskan satu dari dua nelayan Natuna
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kepri Tengku Said Arif Fadillah (Nikolas Panama)

Elshinta.com - Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kepulauan Riau Tengku Said Arif Fadillah menyatakan Pemerintah Malaysia membebaskan satu dari dua nelayan tradisional asal Kabupaten Natuna yang ditangkap petugas Kapal Patroli Perikanan Malaysia pada 8 September 2022

"Ada kabar baik dari KJRI Kuching, hari ini Johan (satu dari dua nelayan yang ditangkap petugas Malaysia) dibebaskan," kata Arif yang dihubungi Antara di Tanjungpinang, Jumat.

Johan merupakan salah satu dari nelayan tradisional asal Natuna yang ditangkap petugas Kapal Patroli Perikanan Malaysia pada 8 September 2022. Ia melaut bersama Kasnadi di Perairan Natuna yang berbatasan dengan Malaysia.

"Kami baru tahu, Kasnadi itu merupakan ayah dari Johan," ujar Arif yang saat ini berada di Natuna.

Mantan Sekda Kepri itu menjelaskan proses pemulangan Johan ke Kepri masih dibahas KJRI Kuching dengan Pemerintah Malaysia. Kemungkinan Johan dipulangkan dengan menggunakan kapal cepat komersial dari Malaysia ke Batam atau Tanjungpinang.

"Kami masih menunggu informasi soal itu," ucapnya.

Sementara terkait kasus hukum terhadap Kasnadi, menurut Arif, hari ini akan diputuskan pihak kepolisian dan Imigrasi Malaysia, apakah dilanjutkan atau tidak. Namun, ia optimistis Kasnadi dibebaskan Pemerintah Malaysia, karena tidak sengaja masuk ke Perairan Tanjung Manis, Serawak, Malaysia Timur.

Budiman, dari KJRI Kuching menginformasikan kepada Arif bahwa pihak KJRI Kuching masih melobi Pemerintah Malaysia agar Kasnadi dibebaskan. Proses pembebasan terhadap Kasnadi, tetap harus melalui proses hukum yang berlaku di negara itu, seperti gelar perkara dan sidang.

Pihak Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan Kementerian Luar Negeri juga memantau perkembangan kasus tersebut. Kedua kementerian itu juga menginformasikan kepada Pemprov Kepri terkait langkah-langkah yang sudah dilakukan, termasuk perkembangan terkini kasus itu.

"Nelayan kita itu tidak sengaja masuk ke Perairan Malaysia secara ilegal. Kapal yang digunakan mereka hanya 3GT, sehingga mudah terombang-ambil saat melaut karena gelombang tinggi," katanya.

Di Natuna, Arif memberikan dukungan moril kepada pihak keluarga Kasnadi dan Johan. Ia juga memberikan bantuan kepada mereka.

"Kami berikan bantuan untuk menutup kebutuhan sehari-hari. Ini bantuan pribadi bukan lembaga," tuturnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
MUI: Anwar Ibrahim wakili pandangan Islam progresif
Minggu, 27 November 2022 - 14:35 WIB

MUI: Anwar Ibrahim wakili pandangan Islam progresif

Elshinta.com, Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional Sudarnoto Abdul Hak...
Rekomendasi destinasi libur akhir tahun seru di Singapura
Minggu, 20 November 2022 - 10:46 WIB

Rekomendasi destinasi libur akhir tahun seru di Singapura

Elshinta.com, Libur akhir tahun sudah semakin dekat. Singapura masih menjadi negara yang menarik unt...
Imigrasi Malaysia mulai sediakan `autogate` untuk warga asing
Rabu, 16 November 2022 - 11:47 WIB

Imigrasi Malaysia mulai sediakan `autogate` untuk warga asing

Elshinta.com, Warga asing pemegang izin tinggal jangka panjang mendapatkan kemudahan untuk masuk ke ...
Terima keketuaan, Indonesia siap jadikan ASEAN episentrum pertumbuhan
Minggu, 13 November 2022 - 16:48 WIB

Terima keketuaan, Indonesia siap jadikan ASEAN episentrum pertumbuhan

Elshinta.com, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan Indonesia akan menjadikan ASEAN sebagai epise...
 Presiden Jokowi akan hadiri upacara penutupan KTT ASEAN
Minggu, 13 November 2022 - 10:11 WIB

Presiden Jokowi akan hadiri upacara penutupan KTT ASEAN

Elshinta.com, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menghadiri upacara penutupan KTT ASEAN ke-40 dan ke...
Presiden RI ajak Uni Eropa kerja sama atasi krisis multidimensi
Sabtu, 12 November 2022 - 20:44 WIB

Presiden RI ajak Uni Eropa kerja sama atasi krisis multidimensi

Elshinta.com, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengajak Uni Eropa untuk meningkatkan kerja sama deng...
ASEAN Plus Three harus siap tangani krisis pangan dan resesi ekonomi
Sabtu, 12 November 2022 - 15:56 WIB

ASEAN Plus Three harus siap tangani krisis pangan dan resesi ekonomi

Elshinta.com, Presiden Joko Widodo yang didampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga...
Presiden Jokowi: Kemitraan ASEAN-India penjaga stabilitas Indo-Pasifik
Sabtu, 12 November 2022 - 15:35 WIB

Presiden Jokowi: Kemitraan ASEAN-India penjaga stabilitas Indo-Pasifik

Elshinta.com, Presiden Joko Widodo mendorong kemitraan ASEAN-India agar dapat difokuskan pada tiga ...
Para Pemimpin ASEAN berikan peringatan ke Junta Militer Myanmar
Sabtu, 12 November 2022 - 11:47 WIB

Para Pemimpin ASEAN berikan peringatan ke Junta Militer Myanmar

Elshinta.com, Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi mengatakan para Pemimpin Perhimpunan Bang...

InfodariAnda (IdA)