Gelar aksi, massa terus desak KPK bongkar kasus dugaan korupsi Formula E

Elshinta
Jumat, 23 September 2022 - 19:05 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan | Sumber : Elshinta.Com
Gelar aksi, massa terus desak KPK bongkar kasus dugaan korupsi Formula E
Sumber foto: Istimewa/elshinta.com.

Elshinta.com - Kelompok massa tergabung dalam Satgas Pemburu Koruptor kembali berunjuk rasa di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, Jumat (23/9).

Mereka menuntut agar kasus dugaan korupsi Formula E segera diusut secara tuntas.
 
Dalam aksinya kali ini, massa menyentil hacker Bjorka yang belum menanggapi tantangan aktivis Satgas Pemburu Korutor untuk membuka tabir misteri dugaan penyimpangan penggunaan anggaran APBD untuk ajang balap mobil listrik tersebut.
 
Aksi sentilan itu diwujudkan dalam bentuk alat peraga aksi berupa poster dan spanduk bertuliskan "Ternyata Bjorka takut terima tantangan bongkar data kasus dugaan korupsi Formula E".
 
"Bjorka kok gak berani tanggapi tantangan bongkar data kasus korupsi Formula E," teriak massa.
 
Selain itu, kata Koordinator Aksi Ali Ibrahim, para pendemo juga menyoroti sepak terjang KPK belakangan ini yang gencar OTT dan menetapkan tersangka pada kasus korupsi. Terbaru, OTT Hakim Mahkamah Agung dan penetapan tersangka Gubernur Papua Lukas Enembe.
 
"KPK berani tetapkan Lukas Enembe sebagai tersangka kasus korupsi, kenapa untuk kasus Formula E KPK lambat?," ujar Ali di Gedung KPK Jakarta.
 
Menurutnya, pemeriksaan Anies beberapa waktu lalu oleh penyidik lembaga antirasuah bisa membuka kotak pandora dalam kasus dugaan korupsi Formula E.
 
"Materi yang sudah dikantongi KPK cukup lengkap, sudah saatnya KPK naikkan status kasus korupsi Formula E ke tahap penyidikan," sebutnya.
 
Mereka juga mengapresiasi KPK jika benar ada informasi dalam waktu dekat akan dilakukan gelar perkara terkait kasus dugaan korupsi penyelenggaraan Formula E. 
 
"Lebih cepat lebih bagus, biar kebuka semua. Dan jangan pake ulur-ulur waktu, agar tidak menggantung masalah ini. Jika ada unsur memenuhi naikkan ke penyidikan," ujarnya.
 
Tak hanya di Gedung KPK, massa juga menyambangi Kantor Bank DKI. Pihaknya mendesak agar pihak Bank DKI bisa dipanggil dan diperiksa oleh penyidik KPK untuk memperjelas soal penyimpangan dugaan anggaran tersebut. Sebab, Anies sudah memberikan keterangan pada KPK.
 
"Setiap kasus korupsi adalah sebuah tindakan kejahatan yang harus di bumi hanguskan dari negeri ini. Kami menaruh harapan besar kepada KPK untuk segera menuntaskan seluruh perkara korupsi Formula E dengan memanggil pihak terkait khususnya Bank DKI," katanya.
 
Selanjutnya, kantor BPK Provinsi DKI juga tak luput dari sasaran para pendemo. Massa yang melakukan aksi di hari sakral 'Jumat Keramat' yang menjadi momok para koruptor di negeri ini itu mendesak BPK P proaktif mensupport data kasus Formula E secara transparan dan jelas. Agar status kasusnya bisa naik ketahap penyidikan.
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Belasan wanita pemandu karaoke di Kudus terjaring razia
Jumat, 02 Desember 2022 - 17:36 WIB

Belasan wanita pemandu karaoke di Kudus terjaring razia

Elshinta.com, Puluhan aparat kepolisian dari Polres Kudus mendatangi kafe karaoke di wilayah Kecamat...
Kanwil Kemenkumham Aceh terus pantau kondisi pengungsi Rohingya 
Jumat, 02 Desember 2022 - 15:18 WIB

Kanwil Kemenkumham Aceh terus pantau kondisi pengungsi Rohingya 

Elshinta.com, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Aceh, Meurah ...
Jenazah anggota Brimob Polda Lampung disemayamkan di kampung halaman
Jumat, 02 Desember 2022 - 11:38 WIB

Jenazah anggota Brimob Polda Lampung disemayamkan di kampung halaman

Elshinta.com, Kepolisian Polda Lampung mengatakan bahwa jenazah anggota Satuan Brimob Polda Lampung ...
Babinsa Koramil 1710-04/Tembagapura bantu amankan upacara adat Bakar Batu
Kamis, 01 Desember 2022 - 14:33 WIB

Babinsa Koramil 1710-04/Tembagapura bantu amankan upacara adat Bakar Batu

Elshinta.com, Papua merupakan satu-satunya  provinsi yang memiliki tradisi cukup unik yaitu acara b...
Ketua RT jadi saksi penggeledahan rumah terduga teroris P di Sukoharjo
Kamis, 01 Desember 2022 - 13:55 WIB

Ketua RT jadi saksi penggeledahan rumah terduga teroris P di Sukoharjo

Elshinta.com, Seorang warga Desa Makamhaji, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah be...
KKB adang patroli Damai Cartenz seorang anggota brimob meninggal
Rabu, 30 November 2022 - 21:44 WIB

KKB adang patroli Damai Cartenz seorang anggota brimob meninggal

Elshinta.com, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), Rabu (30/11) sore, sekitar pukul 16.40 WIT mengada...
Polairud Polda Sumsel gagalkan kiriman 60 ton solar ilegal
Rabu, 30 November 2022 - 20:46 WIB

Polairud Polda Sumsel gagalkan kiriman 60 ton solar ilegal

Elshinta.com, Aparat Direktorat Air dan Udara Kepolisian Daerah Sumatera Selatan menggagalkan upaya ...
 Tiga warga Pertoyudan Magelang ditemukan meninggal diduga diracun
Selasa, 29 November 2022 - 17:48 WIB

Tiga warga Pertoyudan Magelang ditemukan meninggal diduga diracun

Elshinta.com, Tiga warga Prajenan, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah ditemukan ...
Basarnas evakuasi jenazah WNA asal Inggris di hutan Ternate
Sabtu, 26 November 2022 - 16:43 WIB

Basarnas evakuasi jenazah WNA asal Inggris di hutan Ternate

Elshinta.com, Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ternate , Maluku Utara (Malut) mengevakuasi ...
Aksi pertandingan tinju, aktivis: KPK harus menang lawan koruptor Formula E
Sabtu, 26 November 2022 - 10:45 WIB

Aksi pertandingan tinju, aktivis: KPK harus menang lawan koruptor Formula E

Elshinta.com, Kelompok aktivis tergabung dalam Satgas Pemburu Koruptor menggelar kegiatan aksi teatr...

InfodariAnda (IdA)