Puslit: Bioaktivator pupuk jadi solusi terbatasnya pupuk bersubsidi

Elshinta
Jumat, 23 September 2022 - 23:43 WIB | Editor : Widodo | Sumber : Antara
Puslit: Bioaktivator pupuk jadi solusi terbatasnya pupuk bersubsidi
Foto dok. Pengolahan bioaktivator pupuk di Pusat Penelitian Sukosari Jatiroto Lumajang. (ANTARA/HO-Diskominfo Lumajang)

Elshinta.com - Manajer Pusat Penelitian Sukosari Jatiroto Lumajang Nanik Tri Ismadi mengatakan Bioaktivator Pupuk (BAP) dapat menjadi solusi terbatasnya pupuk bersubsidi karena penggunaan bioaktivator mampu memangkas penggunaan pupuk non organik hingga 50 persen.

"Dari parameter penelitian tiga bulan penggunaan bioaktivator pupuk 2,5 ton per hektare dan pupuk non organik 50 persen mampu lebih unggul daripada yang 100 persen anorganik," katanya dalam siaran pers yang diterima ANTARA di Lumajang, Jumat.

Menurutnya hasil inovasi Pusat Penelitian Sukosari di bawah PTPN XI menjadi angin segar bagi petani, namun keberhasilan penelitiannya tersebut saat ini masih diaplikasikan terhadap tanaman tebu di Jatiroto.

"Puslit Sukosari Jatiroto akan menggandeng Gabungan Kelompok Tani Kecamatan Jatiroto untuk meneliti efektivitas penggunaan bioaktivator pupuk pada komoditas lain seperti padi, jagung dan lainnya," tuturnya.

Penggunaan bioaktivator pupuk dapat membantu keberlanjutan produktivitas pertanian dan telah teruji di Laboratorium Universitas Brawijaya Malang dan Laboratorium tanah Puslit Sukosari Lumajang.

Selain itu, lanjut dia, pemanfaatan bioaktivator yang sesuai dengan kondisi tanah merupakan alternatif dalam pemupukan untuk meningkatkan kesuburan tanah, efisiensi pemupukan, keberlanjutan produktivitas tanah dan mengurangi bahaya pencemaran lingkungan.

"BAP itu merupakan bahan organik yang kaya akan mikrobia dan nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman yang apabila diaplikasikan bisa memperbaiki kebutuhan tanah dan meningkatkan produktivitas," katanya.

Hal tersebut muncul dari masalah kelangkaan pupuk, mahalnya harga pupuk hingga adanya pupuk palsu yang merugikan petani.

Selain kelangkaan dan mahalnya harga pupuk, ia menjelaskan bahwa penggunaan pupuk non organik berpengaruh terhadap kesuburan tanah.

Ia mengatakan semakin tidak subur tanah maka kebutuhan pupuknya juga semakin tinggi, sehingga bioaktivator pupuk menjadi solusi untuk memperbaiki kualitas tanah itu sendiri.

"Kami menganalisa tanah dari Ngawi hingga Banyuwangi bahan organiknya banyak yang di bawah 3, sedangkan kebutuhan tanaman harusnya di atas 3, pHnya sudah rendah di bawah 5," katanya.

Ia menjelaskan hal tersebut artinya tanah kurus, maka dosisnya pupuk non organik semakin tinggi karena tanahnya tidak mendukung, solusinya adalah menghadirkan mikrobia dan BAP itu peluang yang mampu meningkatkan kesuburan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
BNPB sarankan pencarian korban gempa Cianjur diperpanjang hingga Sabtu
Rabu, 30 November 2022 - 11:41 WIB

BNPB sarankan pencarian korban gempa Cianjur diperpanjang hingga Sabtu

Elshinta.com, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyarankan kepada Bupati Cianjur Herman...
Polairud Polres Manggarai Barat berhasil selamatkan korban kapal karam
Rabu, 30 November 2022 - 11:18 WIB

Polairud Polres Manggarai Barat berhasil selamatkan korban kapal karam

Elshinta.com, Anggota Polairud Kepolisian Resor Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur berhasil menyel...
Tim SAR terima laporan baru delapan orang hilang akibat gempa Cianjur
Rabu, 30 November 2022 - 10:42 WIB

Tim SAR terima laporan baru delapan orang hilang akibat gempa Cianjur

Elshinta.com, Tim gabungan pencarian dan penyelamatan (SAR) gempa bumi Cianjur, Jawa Barat, menerima...
Polri kerahan 261 personel layani kesehatan korban gempa Cianjur
Rabu, 30 November 2022 - 09:42 WIB

Polri kerahan 261 personel layani kesehatan korban gempa Cianjur

Elshinta.com, Kepolisian Republik Indonesia mengerahkan 261 personel dari jajaran medis dan paramed...
Telkom salurkan Rp1 miliar bantuan telekomunikasi di Cianjur
Rabu, 30 November 2022 - 09:18 WIB

Telkom salurkan Rp1 miliar bantuan telekomunikasi di Cianjur

Elshinta.com, Perusahaan telekomunikasi nasional PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) telah me...
30 November 2004: Pesawat Lion Air JT 538 tergelincir di Bandara Adi Sumarmo, 26 orang tewas 63 terluka
Rabu, 30 November 2022 - 06:00 WIB

30 November 2004: Pesawat Lion Air JT 538 tergelincir di Bandara Adi Sumarmo, 26 orang tewas 63 terluka

Selasa, 30 November 2004 silam, pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 538 tergelincir saat ...
KPK luncurkan 10 Desa Antikorupsi tahun 2022
Selasa, 29 November 2022 - 20:45 WIB

KPK luncurkan 10 Desa Antikorupsi tahun 2022

Elshinta.com, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan peluncuran Desa Antikorupsi tahun 2022 de...
BNN antisipasi maraknya peredaran narkotika di Bali 
Selasa, 29 November 2022 - 17:12 WIB

BNN antisipasi maraknya peredaran narkotika di Bali 

Elshinta.com, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia, Komisaris Jenderal (Komjen) ...
Wapres Ma`ruf Amin lanjutkan kunjungan kerja ke Merauke
Selasa, 29 November 2022 - 16:56 WIB

Wapres Ma`ruf Amin lanjutkan kunjungan kerja ke Merauke

Elshinta.com, Selepas melakukan pertemuan dengan para tokoh Persekutuan Gereja-Gereja Papua (PGGP) p...
Pemerintah siapkan aturan CCS/CCUS untuk optimalkan produksi migas
Selasa, 29 November 2022 - 13:49 WIB

Pemerintah siapkan aturan CCS/CCUS untuk optimalkan produksi migas

Elshinta.com, Pemerintah tengah menyiapkan aturan terkait implementasi teknologi penangkapan, utilis...

InfodariAnda (IdA)