Pengamat: Ekosistem EV dimulai dari tata ulang sistem energi nasional

Elshinta
Sabtu, 24 September 2022 - 10:15 WIB | Editor : Widodo | Sumber : Antara
Pengamat: Ekosistem EV dimulai dari tata ulang sistem energi nasional
Ilustrasi - Seorang petugas menghubungkan kabel pengisi daya ke kendaraan listrik (EV) di stasiun pengisian daya. (ANTARA/REUTERS/Stringer/am.)

Elshinta.com - Pengamat otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Yannes Pasaribu menilai ekosistem yang perlu disiapkan pemerintah untuk pengembangan kendaraan listrik (EV) nasional dimulai dari penataan ulang sistem energi nasional.

"Mulai dari produksi energi yang juga benar-benar menggunakan energi baru dan terbarukan hingga menata ulang sistem grid kelistrikan nasional untuk distribusi energi ke masyarakat sebagai pelanggan akhirnya," kata Yannes saat dihubungi ANTARA pada Sabtu.

Lebih lanjut ia menilai, PLN sebagai penyedia listrik utama nasional harus segera menata ulang model bisnisnya saat ini. "Tidak lagi boleh bergantung pada pembangkit listrik yang menggunakan bahan bakar fosil yang padat polusi untuk menjual listrik yang benar-benar bersih," ujar dia.

Selanjutnya, Yannes berpendapat penyiapan stasiun pengisian listrik dan stasiun baterai swapping harus dilakukan secara bersamaan, mengingat tidak mudah untuk menata ulang secara cepat jaringan listrik yang ada di seluruh Indonesia.

"Pola pikir pengembangan ekosistem EV nasional harus dimulai oleh seluruh stakeholder secara serempak, dari tataran pembuat kebijakan hingga pelaksanaannya di lapangan dan ada koordinasi yang kuat lintas departemen. Tidak akan berhasil jika tetap dijalankan dengan pola kerja yang parsial," kata Yannes.

Selain itu, Yannes mengatakan, pemerintah dan para pelaku industri dan bisnis kendaraan EV harus berfokus pada bagaimana pemahaman masyarakat secara inklusif sebagai calon pelanggannya akan benar-benar siap dan menggunakan semua fitur produk dan layanan yang tersedia bagi mereka.

"Mulai dari penyediaan energi, kendaraan, baterai dan jaminan keamanannya, layanan purna jual, hingga sampai pada harga kendaraan bekasnya," katanya.

Saat disinggung soal kebijakan pengurangan emisi karbon bidang otomotif Indonesia, Yannes menilai kebijakan yang sudah dibuat perlu didukung dengan berbagai peraturan teknis operasional di jajaran pelaksanaan lapangan dengan cepat agar masyarakat mendapatkan pemahaman yang lebih jelas dan logis.

"Sekadar instruksi, surat keputusan hingga imbauan dari high level tidaklah cukup," ucap dia.

Menurut Yannes, pemerintah perlu mendorong percepatan implementasi pengurangan karbon ini dengan menambahkan lagi berbagai insentif yang dapat membuat harga komponen baterai yang merupakan komponen termahal di kendaraan menjadi lebih murah dan terjangkau.

Kemudian, ia menambahkan, secara bertahap pemerintah perlu segera menerapkan pajak kendaraan bermotor berbasis karbon sebagai unsur paksaan agar secara rasional masyarakat mulai beralih ke kendaraan dengan polusi yang semakin rendah.

Lalu, pemerintah perlu segera memproduksi bahan bakar pengganti BBM fosil yang sudah menggerus ratusan triliun subsidi dari kas negara untuk mesin bensin, misalnya dengan mempercepat produksi dan pemasaran bioetanol sebagai campuran BBM dengan model bisnis seperti yang sudah diterapkan melalui biodiesel.

"Etanol hingga kadar 15 persen dapat dicampurkan pada bensin dan digunakan sebagai bahan bakar otomotif pada banyak kendaraan ICE (internal combustion engine) tanpa perlu modifikasi," kata Yannes.

Sementara, untuk para pemangku kepentingan industri otomotif nasional untuk mendukung dan mengakselerasi kebijakan pengurangan emisi karbon nasional adalah di samping segera mempersiapkan produksi mesin motor bakar fleksibel yang mampu digunakan hingga 100 persen etanol hingga segera berinvestasi di battery electric vehicle (BEV).

"Produsen mobil perlu untuk mengubah model bisnis mereka untuk membuat harga BEV terjangkau pangsa pasar terbesar di Indonesia hingga berada di kisaran Rp300 juta ke bawah dengan dukungan subsidi untuk pembeli dari pemerintah terutama untuk harga baterainya," ujarnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Kenali tanda-tanda `wiper` mobil rusak
Minggu, 27 November 2022 - 12:09 WIB

Kenali tanda-tanda `wiper` mobil rusak

Elshinta.com, Komponen wiper pada mobil berperan penting untuk menjaga visibilitas pengemudi tetap...
Raksasa otomotif asal Italia resmi punya pabrik di Indonesia
Kamis, 24 November 2022 - 06:45 WIB

Raksasa otomotif asal Italia resmi punya pabrik di Indonesia

Elshinta.com, Perusahaan otomotif asal Italia PT Piaggio Indonesia resmi mempunyai pabrik sepeda mot...
Tokyo Motor Show ubah nama jadi Japan Mobility Show
Sabtu, 19 November 2022 - 08:47 WIB

Tokyo Motor Show ubah nama jadi Japan Mobility Show

Elshinta.com, Setelah rehat selama beberapa kali penyelenggaraan karena pandemi COVID-19, pameran ot...
Acara Pokemon terbesar di Indonesia dimulai bulan depan
Jumat, 18 November 2022 - 10:47 WIB

Acara Pokemon terbesar di Indonesia dimulai bulan depan

Elshinta.com, Festival Pokémon terbesar di Indonesia yang bertajuk bertajuk Pokémon Festival Jakar...
`Big Bad Wolf` kembali hadir setelah dua tahun vakum
Jumat, 18 November 2022 - 10:23 WIB

`Big Bad Wolf` kembali hadir setelah dua tahun vakum

Elshinta.com, Bazar Buku Internasional `Big Bad Wolf Books` (BBW) akhirnya kembali digelar di ICE BS...
bZ4X, SUV pintar Toyota yang berharga lebih Rp1 miliar
Selasa, 15 November 2022 - 23:25 WIB

bZ4X, SUV pintar Toyota yang berharga lebih Rp1 miliar

Elshinta.com, PT Toyota Astra Motor (TAM) baru saja resmi merilis Toyota bZ4X untuk pasar Indonesia,...
QJ Motor luncurkan RX Electric Sportbike pada ajang EICMA 2022
Selasa, 15 November 2022 - 22:25 WIB

QJ Motor luncurkan RX Electric Sportbike pada ajang EICMA 2022

Elshinta.com, QJ Motor memanfaatkan ajang Esposizione Internazionale Ciclo Motociclo e Accessori (EI...
Pokemon Go ramaikan AFK Festival Piala Presiden Esport 2022 pekan ini
Rabu, 09 November 2022 - 09:18 WIB

Pokemon Go ramaikan AFK Festival Piala Presiden Esport 2022 pekan ini

Elshinta.com, Para pencinta Pokemon Go bisa turut berpartisipasi dan berinteraksi dengan sesama pema...
Lionel Messi jadi Kapten di PUBG MOBILE Global Chicken Cup
Selasa, 08 November 2022 - 08:07 WIB

Lionel Messi jadi Kapten di PUBG MOBILE Global Chicken Cup

Elshinta.com, Game PUBG MOBILE resmi mengumumkan pemain sepak bola Lionel Messi sebagai Kapten di PU...
Infinix MLBB Gaming Master capai final ramaikan perilisan Hot 20S
Kamis, 03 November 2022 - 12:40 WIB

Infinix MLBB Gaming Master capai final ramaikan perilisan Hot 20S

Elshinta.com, Perhelatan kompetisi e-sports bagi pelajar di Tanah Air, Infinix Mobile Legend Bang ...

InfodariAnda (IdA)