Top
Begin typing your search above and press return to search.

Peringati HUT ke-473 Kudus, Bupati optimistis Kudus mampu bangkit paska pandemi

Elshinta.com, 'Kudus Berdaya Guna', itulah tagline hari jadi ke-473 Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Tagline ini diharapkan membawa optimisme kebangkitan di semua bidang, utamanya perekonomian yang sempat dihantam pandemi dan di tengah ketidakpastian perekonomian dunia.

Peringati HUT ke-473 Kudus, Bupati optimistis Kudus mampu bangkit paska pandemi
X
Sumber foto: Sutini/elshinta.com.

Elshinta.com - 'Kudus Berdaya Guna', itulah tagline hari jadi ke-473 Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Tagline ini diharapkan membawa optimisme kebangkitan di semua bidang, utamanya perekonomian yang sempat dihantam pandemi dan di tengah ketidakpastian perekonomian dunia. Hal ini disampaikan Bupati Kudus, Hartopo, dalam Apel Peringatan Hari Jadi ke-473 Kabupaten Kudus di Halaman Pendopo.

Peringatan hari jadi tahun ini terlihat lebih meriah. Pasalnya pada tahun 2021 lalu Kudus diuji dengan lonjakan dahsyat pandemi yang menyentuh angka 2.342 kasus. Bupati menyebut, berkat gotong royong seluruh elemen masyarakat, angka tersebut melandai hingga zero kasus di akhir tahun 2021.

"Bahkan upaya kita mendapat apresiasi melalui Indonesia Awards kategori Public Health Care," ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini, Minggu (25/9).

Orang nomer satu di Kudus ini mengajak seluruh stakeholder untuk mempertajam kolaborasi menuju Kudus yang lebih berdaya guna. Menurutnya, Kudus memiliki potensi besar yang dapat dimaksimalkan. Orang nomor satu di Kudus tersebut bahkan punya harapan besar jika Kudus menjadi peradaban baru.

"Saya kira tidak terlalu naif jika Kudus bermimpi menjadi peradaban baru, begitu besar potensi yang kita miliki, begitu banyak peluang," imbuh Hartopo.

Di sektor perekonomian, Kudus punya lebih dari 17.000 pelaku usaha UMKM yang bisa menjadi pondasi Kabupaten Kudus untuk berdikari. Hartopo mengatakan bahwa pemerintah kabupaten terus berupaya menguatkan ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan pelaku usaha. Bidang pendidikan dan olahraga, Kudus mampu melahirkan pelajar yang berdaya saing di kancah nasional bahkan internasional. Diantaranya I Dewa Ayu Firsty, pembawa Sang Saka Merah Putih pada Upacara Peringatan HUT RI Ke 77 di Istana Negara dan Safira Dwi Meilani, Atlet Pencak Silat asal Kudus peraih medali emas di ajang World Championship 2022 di Singapura.

Dalam bidang pemerintahan, dengan menerapkan prinsip “Good Governance’’, Pemkab Kudus mendapatkan apresiasi dari Kementerian Keuangan melalui Penghargaan Opini Wajar Tanpa Pengecualian 10 kali berturut-turut. Hartopo pun mengapresiasi kinerja para ASN yang senantiasa bekerja dengan profesionall.

"Kita mempunyai ASN-ASN handal dan profesional sehingga kita mampu menyelenggarakan pemerintahan dengan menerapkan prinsip Good Governance," ucapnya.

Kudus juga mendapat kado spesial dengan penyerahan surat pencatatan inventarisasi kekayaan intelektual komunal Pengetahuan Tradisional (PT) Sate Kebo, kekayaan intelektual komunal Sumber Daya Genetik (SDG) Parijoto, dan kekayaan intelektual komunal Ekspresi Budaya Tradisional (EBT) Joglo Pencu. Ketiga surat tersebut diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (Dirjen KI) Kementerian Hukum dan HAM.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire