Pendeta Alberth Yoku: Tindakan korupsi Lukas Enembe tanggung jawab pribadi

Elshinta
Senin, 26 September 2022 - 11:46 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan | Sumber : Radio Elshinta
Pendeta Alberth Yoku: Tindakan korupsi Lukas Enembe tanggung jawab pribadi
Sumber foto: Aman Hasibuan/elshinta.com.

Elshinta.com - Penetapan Lukas Enembe (LE) sebagai tersangka dalam kasus korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapat dukungan dari sejumlah tokoh lokal Papua. Di antaranya adalah tokoh Gereja Kristen Indonesia (GKI) di Tanah Papua, Pdt. Alberth Yoku.

Pendeta Alberth yang juga Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Jayapura ini menegaskan, tindak pidana korupsi yang disangkakan kepada Gubernur Papua, merupakan tanggung jawab pribadi Lukas Enembe.

“Setiap pejabat negara sudah melakukan sumpah jabatan pada saat ia dilantik. Maka dalam menjalankan pekerjaan, ia harus ingat dengan Tuhan, dan wajib mengikuti peraturan dalam undang-undang yang berlaku di NKRI,” tegas Alberth di Sentani, Jayapura, Senin (26/9).

Alberth Yoku juga mengimbau agar masyarakat tidak menghalang-halangi proses penegakkan hukum yang dilakukan KPK terhadap Gubernur Papua. 

“Masyarakat tidak diperbolehkan melakukan provokasi dalam bentuk apapun dalam proses hukumnya,” imbau mantan Ketua Sinode GKI di Tanah Papua ini seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Aman Hasibuan.

Dirinya meyakini, KPK bertindak professional terhadap Lukas Enembe, sebagaimana telah ditunjukkan Lembaga antirasuah itu terhadap para bupati di wilayah Papua yang pernah terlibat kasus korupsi. 

“Upaya penegakan hukum yang dilakukan kepada Gubernur ataupun bupati-bupati adalah sesuai hukum, sehingga harus diproses sesuai prosedur yang berlaku,” kata Alberth. 

Dirinya juga mengingatkan agar setiap tokoh masyarakat harus mempunyai sikap profesional dan mempertanggungkan semua yang dilakukan dan kooperatif dengan pihak penegak hukum demi menyelesaikan perkara hukum.

Selain kooperatif, masyarakat dan tokoh-tokoh Papua juga diimbau menghormati keputusan hukum dan tidak boleh melakukan intervensi, agar tidak menimbulkan kesalahan yang memberatkan Gubernur maupun menimbulkan polemik lainnya. 

“Masyarakat harus tenang dan mendukung proses hukum yang berlaku yang benar, adil, jujur dan terbuka untuk kepentingan negara,” tutup Pendeta Alberth Yoku.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Polres Kupang duga tiga jasad yang ditemukan meninggal saat panah ikan
Senin, 28 November 2022 - 11:40 WIB

Polres Kupang duga tiga jasad yang ditemukan meninggal saat panah ikan

Elshinta.com, Kepolisian Resor Kupang Polda Nusa Tenggara Timur menduga tiga jasad yang ditemukan da...
Polisi selidiki kebakaran puluhan kios di Pasar Cinde Palembang
Senin, 28 November 2022 - 11:28 WIB

Polisi selidiki kebakaran puluhan kios di Pasar Cinde Palembang

Elshinta.com, Aparat kepolisian menyelidiki peristiwa kebakaran yang menghanguskan puluhan kios peda...
Polda Jabar tegaskan tindak pengadang bantuan gempa Cianjur
Senin, 28 November 2022 - 00:11 WIB

Polda Jabar tegaskan tindak pengadang bantuan gempa Cianjur

Elshinta.com, Kapolda Jabar Irjen Pol. Suntana menegaskan menindak tegas pelaku pengadangan bantuan ...
Tersangka mantan Kadispora Papua Barat terbebas dari jerat hukum
Minggu, 27 November 2022 - 12:57 WIB

Tersangka mantan Kadispora Papua Barat terbebas dari jerat hukum

Elshinta.com, Mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Papua Barat berinisial HLM yang menj...
27 November 2020: Pembunuhan satu keluarga di Sigi, Sulawesi Tengah
Minggu, 27 November 2022 - 06:00 WIB

27 November 2020: Pembunuhan satu keluarga di Sigi, Sulawesi Tengah

Polri menyatakan, terjadi pembunuhan terhadap empat orang warga di Dusun lima Lewonu, Desa Lemban To...
Empat tersangka kasus akses kartu kredit terancam denda Rp1 miliar
Jumat, 25 November 2022 - 22:41 WIB

Empat tersangka kasus akses kartu kredit terancam denda Rp1 miliar

Elshinta.com, Sebanyak empat orang warga Bogor, Jawa Barat terancam denda senilai Rp1 miliar atau di...
BNPT: Kelompok ekstremisme menyalahgunakan internet untuk propaganda
Jumat, 25 November 2022 - 21:11 WIB

BNPT: Kelompok ekstremisme menyalahgunakan internet untuk propaganda

Elshinta.com, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komisaris Jenderal (Komjen) Poli...
Polres Dompu ungkap kasus rudapaksa ayah terhadap anak kandung
Jumat, 25 November 2022 - 19:41 WIB

Polres Dompu ungkap kasus rudapaksa ayah terhadap anak kandung

Elshinta.com, Aparat Kepolisian Resor Dompu, Nusa Tenggara Barat, mengungkap kasus dugaan rudapaksa ...
Imigrasi deportasi tiga WNA Timor Leste saat hadiri pemakaman di Belu
Jumat, 25 November 2022 - 18:48 WIB

Imigrasi deportasi tiga WNA Timor Leste saat hadiri pemakaman di Belu

Elshinta.com, Kantor Imigrasi Atambua mendeportasikan sebanyak tiga orang warga negara asing (WNA) a...
PJR Polda Metro tangkap buronan Bareskrim di Tol JORR
Jumat, 25 November 2022 - 17:47 WIB

PJR Polda Metro tangkap buronan Bareskrim di Tol JORR

Elshinta.com, Tim Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jay...

InfodariAnda (IdA)